Prediksi Gegojak Rakyat dalam Tahap 8 Menuju Pergeseran Kutub

Bagaimana kemungkinan gejolak sospol yang signifikan selama Tahap 8 akan bermain di dunia, termasuk Asia Tenggara, kalau melihat demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi baru-baru ini di Thailand?
Bangkok Rusuh, PM Thailand `Mengungsi` ke Lokasi Rahasia Krisis di Thailand sudah mengambil korban nyawa. Lima orang tewas dan puluhan lain terluka dalam bentrok antara massa pendukung dan penentang pemerintah pada Minggu 1 Desember 2013 kemarin. ...dalam rangka melengserkan paksa Perdana Menteri (PM) Yingluck Shinawatra. Kisruh yang terjadi juga memaksa PM mengungsi sementara ke markas polisi. ...sebuah bus dibakar dan para mahasiswa terjebak di dalam Ramkhamhaeng University, di timur laut Bangkok. Sementara, sejumlah kantor pemerintah dan stasiun televisi pindah ke area baru. Sekretaris kantor perdana menteri mengatakan, PM Yingluck menghabiskan pagi ini di markas polisi. Namun, PM cantik itu cepat-cepat diamankan ke lokasi rahasia setelah lebih dari 100 demonstran berusaha masuk ke kompleks. ... Wakil PM Pracha Promnok semalam mengumumkan pemerintah masih mengendalikan situasi dan meminta warga untuk menjauhi jalanan sampai Senin pagi pukul 05.30 waktu setempat. Ketidakstabilan politik menjangkiti Thailand sejak kakak Yingluck, Thaksin Shinawatra, digulingkan militer dalam kudeta tahun 2006. Protes kali ini diawali bulan lalu saat partai berkuasa, Pheu Thai mengajukan UU Amnesti -- yang memungkinkan Thaksin pulang kampung halaman tanpa menghadapi tuduhan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Meski Senat menolak dan Pheu Thai tak ngotot, demo terus terjadi. Thaksin diketahui hidup di Dubai untuk menghindari ancaman pidana 2 tahun atas vonis kasus korupsi. Pihak oposisi mengklaim pemerintah sangat korup dan berada di bawah kendali Thaksin. 
http://news.liputan6.com/read/762250/bangkok-rusuh-pm-thailand-mengungsi-ke-lokasi-rahasia 
Thai Protesters Seize More Ministers The nationwide demonstrations come as Shinawatra has faced a vote of no-confidence in the parliament.  The public protests erupted last month over a government-backed bill that could have granted amnesty to the current premier’s brother, ousted Prime Minister Thaksin Shinawat. The former Thai premier was overthrown following a military coup in 2006, during a battle for power between his supporters and opponents. Since then, Thaksin has lived in self-imposed exile to avoid a prison sentence. http://www.presstv.ir/detail/2013/11/26/336700/thai-protesters-seize-more-ministries/   
Government of Thailand The Revolution of 1932 brought an end to absolute monarchy and replaced it with a system of constitutional monarchy. However from then on the democratic system has been weak and the country was ruled by a succession of military leaders installed after coups d’etat, the most recent in 2006. The Government of Thailand is made up of three branches: the executive, the legislative and the judiciary, the system of government is modeled after the Westminster system. All branches of the government are located within Bangkok, the capital city of Thailand. The Prime Minister is, in accordance with the constitution, selected; first by an election in the lower house then officially appointed by the King. http://en.wikipedia.org/wiki/Government_of_Thailand 

Penjelasan ZetaTalk
Terjemahan bebas ZetaTalk Chat Q&A for November 30, 2013

Start of ZetaTalk. Thailand pernah mengalami kerusuhan-kerusuhan, dan penggantian Perdana Menteri, dengan yang terkini pada 2006. Sistem pemerintahan mereka menyatukan kerajaan dengan pemerintahan konstitusional yang modelnya meniru banyak negara barat--eksekutif, legislatif, dan judicial. Akan tetapi, Raja memiliki hak dalam proses penunjukan dan persetujuan. Perdana Menteri dipilih, bukan melalui pemilihan, dan dapat dengan mudahnya diganti.
Dari apa yang terlihat, kerusuhan-kerusuhan itu tampak seperti pelumpuhan atau pengambilalihan ibu kota--Bangkok. Namun, yang sesungguhnya, itu semua sekedar gertakan tanpa ada substansinya.  
Tunisia, Mesir, dan Lybia dahulu dikuasai oleh para tirani.
Namun Asia akan menjadi chaos akibat pengamblesan daratan-daratan luas. 
Arab Spring menjungkalkan para tirani karena rakyat yang tertindas menolak untuk mundur dan menyerah, dan mereka yang berada di militer berpihak pada rakyat.
Apa yang akan terjadi di Asia?

India menganggap negaranya memiliki pemerintahan yang stabil. Akan tetapi, ketika lari dari tanah-tanah yang kebanjiran, orang-orang yang putus asa akan membuat kerusuhan karena mereka tidak memiliki pilihan lain. 
Rakyat Pakistan dan Bangladesh terus-menerus kehilangan tempat tinggal, dan banyak negara di Lempeng Sunda yang memiliki populasi-populasi semacam itu, meskipun kondisi itu belum diakui (oleh pemerintah).
China akan stabil, demikian pula Jepang dan wilayah-wilayah kekuasaan Rusia sebelumnya. Iran, Irak dan Timur Tengah juga tidak akan mengalami kerusuhan akibat banjir.
Namun Asia Tenggara akan mendapati rakyat jelata menjadi tidak sabar untuk mendapat penyelamatan yang sama dengan para elit ketika dipaksa keluar dari rumah-rumah mereka dan mata pencarian hidup mereka oleh air-air laut yang naik.  
Di masa-masa berlimpah, ketika kehidupan sepertinya tidak berubah dari satu generasi ke generasi berikutnya, penerimaan terhadap status quo-lah yang berjaya. Namun, ketika para elit sedang dilindungi oleh militer dan mendapat kompensasi atas kerugian-kerugian mereka, amarah (rakyat jelata) akan terkembang." End of ZetaTalk

Baca juga: