Evolusi Spiritual

Teori sejati pertumbuhan spiritual akan sulit didapatkan oleh manusia itu sendiri kalau tidak mendapat bimbingan dari alam Pengabdi-Kebaikan, yang notabene adalah alam yang jauh lebih tinggi dari manusia, baik secara spiritual maupun teknologi--yang perbandingan jarak tingkat kemampuannya dengan manusia bumi adalah bagaikan antara langit dan bumi, bahkan walaupun alam Densitas ke-4, setingkat di atas Bumi (Bumi di alam Densitas ke-3). Mengapa demikian?
Karena pemahamannya harus melalui pemahaman awal yaitu pemahaman dasar yang sesungguhnya (berdasarkan hukum sejati alam semesta) tentang hakekat penciptaan--apa, dari mana, kapan, bagaimana, dan mengapa. Hal ini telah dijelaskan dalam Hakekat Ruh. Selanjutnya, berikut penjelasan tentang evolusi spiritual oleh para alien Zeta, sumber langsung dari pengawas alam semesta dimana bumi berada.
Mengapa Pemisahan Orientasi Spiritual Perlu Dalam Evolusi Spiritual?
Terjemahan bebas dari ZetaTalk: Spiritual Evolution, Note: written Jan 15, 1996

Orientasi Mengabdi-Ego lebih merupakan kegagalan, ketimbang pilihan, untuk maju. Kalau suatu Entitas yang berorientasi Mengabdi-Kebaikan berulang-ulang memilih untuk melibatkan orang-orang lain sebagai fokus perhatiannya, maka entitas Pengabdi-Ego tidak pernah meninggalkan fokus aslinya, pada diri sendiri.

Dengan demikian, evolusi, selama pertumbuhan spiritual, menuju dua jalan adalah alami, sebuah faktor tingkat-tingkat pertumbuhan yang tidak rata. Dan pemisahan orientasi spiritual yang terjadi selama densitas-densitas awal, pendek kata, merupakan langkah praktis yang diambil untuk memfasilitasi pembelajaran.

Suatu entitas yang Mengabdi-Ego tidak dapat dipaksa untuk mengembangkan rasa perhatian kepada orang-orang lain, rasa perhatian ini juga tidak bisa dibawa-bawa sebagai topeng sosial di densitas-densitas di atas Densitas ke-3, sebagai kepalsuan atau penipuan. Kalau entitas-entitas diberi kehendak bebas, sebagaimana semua entitas di dalam Alam Semesta Tuhan, maka pilihan semacam orientasi Mengabdi-Ego merupakan dan akan terus menjadi realita.

Mengapa Para Annunaki Dahulu Diperkenankan Menjajah Bumi?
Terjemahan bebas dari ZetaTalk Chat Q&A for August 28, 2010

Pertanyaannya adalah, mengapa waktu itu Dewan Alam Semesta Ini memperkenankan Annunaki memiliki pengaruh pada manusia awal, sedemikian rupa sehingga ada jiwa-jiwa/ruh-ruh yang terpaksa memilih Pengabdian-Ego ketimbang Pengabdian-Kebaikan.
Apa yang harus dicatat di sini adalah bahwa tanpa ada pengawasan, alam-alam muda akan mengembangkan situasi-situasi ini secara teratur. Evolusi spesies cerdas terjadi secara alami, dan hanya dipercepat oleh rekayasa genetika yang terjadi. Dan rekayasa genetika apapun akan mengikuti evolusi alami, karena di alam dimana spesies-spesies lebih memiliki keuntungan dibandingkan yang lainnya, secara kecerdasan, akan menjadi spesies yang akhirnya mendominasi.
Demikianlah, di jaman dahulu, Bumi belum mengembangkan kandidat yang cocok dalam seekor kera. Sedangkan reptil-reptil adalah spesies-spesies cerdas, namun kemudian setelah  perubahan-perubahan iklim dan evolusi yang lebih lanjut, manusia-kera menjadi pilihan.
Demikian pula terjadinya evolusi spiritual dari ruh-ruh muda, yang memijarkan inkarnasi dan kecondongan bertahap ke satu arah ketimbang yang lainnya, ke Mengabdi-Kebaikan atau Mengabdi-Ego, secara alami. Bahkan tanpa asistansi dari para tamu (para makhluk gaib pembimbng, atau alien Pengabdi-Kebaikan, dari alam lebhi tinggi), evolusi semacam itu terjadi, dan terbagi menjadi persentase-persentase tradisional sebagai suatu hasil. 
Baca juga:
Hakekat Ruh