Tentang Panggilan Ke Alam Gaib


Baca juga: 


Zeta menjelaskan bahwa dalam keseharian manusia, secara sadar atau tanpa sadar, manusia tak lepas dalam interaksinya dengan dunia gaib; bahwa interaksi tersebut disebut Panggilan; momen "kebetulan"--yang sebenarnya bukan kebetulan--merupakan salah satu efek dari interaksi dengan dunia gaib itu; bahwa yang setara dengan Panggilan adalah doa dan rasa penasaran; bahwa Panggilan akan dijawab oleh grup ruh Pengbadi-Kebaikan (malaikat) atau grup ruh Pengabdi-Ego, tergantung sifat panggilan--apakah bersifat Mengabdi-Kebaikan atau kepentingan pribadi semata; bagaimana cara kerja inspirasi/intuisi; bahwa manusia dapat mengenyahkan pengaruh gaib yang buruk cukup dengan mengatakan tidak.

[Apa Itu Panggilan?]  
"Konsep Panggilan tak lain adalah kepanjangan konsep yang telah dikenal manusia. (Contohnya) Kita ke teras dan memanggil keluarga untuk makan malam. Orang mengangkat telepon untuk memanggil orang lain untuk bercakap-cakap.

Ketika memberi panggilan kepada makhluk gaib/alien, manusia tengah mengeluarkan pemintaan untuk kontak, tanpa suara, namun tetap saja maknanya terkirim dan dipahami, melalui telepati dan cara-cara lain tanpa kata maupun kabel. Panggilan itu dilakukan, diterima, dan dipahami, selanjutnya sebuah konferensi diatur. Ada masa-masa kesepian, putus asa, rasa khawatir yang memlintir terhadap orang yang dicintai yang tengah terluka atau sedang mengalami kesulitan, ada masa-masa ketika si individu ingin menggantikan posisi si yang tercinta, ada masa-masa ketika jalan yang diikuti tak jelas dan ada keraguan serta tak bisa memutuskan di jalan masuk, ada masa-masa ketika orang lain dipandang sebagai hambatan yang perlu dienyahkan dengan cara-cara fisik dan kekerasan serta melukai - masa-masa semacam itu terjadi, tak setiap hari, namun banyak kali dalam suatu masa hidup. Inilah momennya ketika orang melakukan Panggilan.

Si individu memiliki kendali atas interaksinya dengan makhluk gaib yang mempengaruhi dirinya. Faktanya, hal ini dipahami secara intuitif oleh kebanyakan manusia, bahkan oleh mereka yang tak memahami pengaruh-pengaruh alien selama hidup mereka. Alasannya hal ini dipahami secara intuitif adalah bahwa interaksi-interaksi itu tak bisa diingat secara sadar. Seluruh manusia, melakukan Panggilan, dan sering melakukan, kapanpun." (Terjemahan bebas ZetaTalk: The Call, Note: written by Jul 15, 1995)


[Apa Yang Setara Dengan Panggilan?]  
Terjemahan bebas ZetaTalk: Equivalents, Note: written Jan 15, 2000

"Manusia sering bingung tentang Panggilan karena begitu banyak dalam hidup mereka yang diatur dari luar, dikendalikan oleh masyarakat serta banyak orang dalam masyarakat yang menganggap kendali adalah prioritas utama. 
Orang harus memiliki nomor identitas, anak-anak yang sekolah formal, dll., dan ada banyak belenggu dalam hidup dimana manusia tak bebas atau tak berada di luar kendali penguasa atau banyak orang yang membentuk jaringan penguasa.
Orang-orang sering berada dalam posisi-posisi kendali itu karena mereka adalah para penggila kendali, dan teramat sangat penting bagi mereka untuk memiliki kendali. Mereka mengambil karir dalam posisi manajemen atau politik atau posisi-posisi lain seperti dokter atau menjadi pengkotbah atau guru karena mereka dapat mengendalikan orang lain. Ini juga bisa dilihat pada istri yang membungkus jaringan kendali pada suami dan anak-anaknya, atau seorang wanita yang sangat menarik yang menggunakan seks atau kecantikannya untuk mengendalikan. Kemungkinannya tak terbatas. 
Oleh karenanya, para entitas di dunia dimensi ketiga bingung ketika disodori konsep Panggilan. 
Apakah ini berarti mereka telah mengetuk pintu sang guru dan menyatakan bahwa mereka butuh bimbingan belajar, lalu diarahkan dari luar, disuruh pergi dan diberi jadwal? 
Manusia menyadari telepati, dimana orang bisa berada frekuensi gelombang yang sama dengan orang lain dan akan akan menelepon ketika ada teman atau kerabat yang tengah stress. Telepati ini merupakan suatu bentuk Panggilan yang dapat dibuat konsepnya oleh manusia. 
Pada dasarnya, mereka meminta untuk bercakap-cakap dengan teman lama atau kerabat yang lalu menelepon mereka. Terkadang permintaan Panggilan dalam masyarakat manusia dilakukan melalui bahasa tubuh. Seorang wanita mungkin akan melambaikan tangannya dengan cara tertentu, lalu polisi yang ada di sudut memperhatikan hal itu dan memberi bantuan. Ini adalah Panggilan kepada polisi. 
Satu cara untuk memahami Panggilan adalah dengan menganggapnya sebagai suatu bentuk komunikasi di luar mode-mode yang dipahami maupun digunakan manusia sehari-hari. Ini merupakan suatu permintaan untuk bercakap-cakap dan berinteraksi, dimana manusia memulai percakapan ini, di luar mode-mode yang dipahami manusia seperti tatap-muka, menulis surat, atau mengangkat telepon. 
Ketika manusia melakukan Panggilan di dunia yang tengah dikunjungi para entitas dari dunia-dunia berdimensi lebih tinggi, mereka sedang meminta bercakap-cakap dengan para entitas itu. 
Hal ini terjadi jauh di luar sekedar meminta percakapan. Si manusia sedang meminta intervensi, untuk membantu orang lain. Dua  manusia ini sedang melakukan Panggilan, dan karena mereka tak melakukan panggilan demi diri sendiri--kesejahteraan sendiri--melainkan mengkhawatirkan orang lain, maka kami para ruh Pengabdi-Kebaikan merespon kedua panggilan ini. Kami menyadari keduanya, dan tak sulit sama sekali untuk mengumpulkan keduanya selama kunjungan yang sama, secara fisik bersama di pesawat ruang angkasa, untuk bercakap-cakap.
Kejadian semua itu akan direkam di bawah sadar dari kedua manusia itu, yang mungkin akan temui diri mereka tertarik ke suatu arah tertentu, memindai wajah-wajah dalam suatu grup, mungkin, dan tak perlu waktu lama, mereka temui diri mereka saling bercakap-cakap seolah-olah seperti saudara yang telah lama hilang, meskipun tadinya belum kenal. Keduanya temui bahwa teman barunya itu sedang memikirkan masalah yang sama dan yang satunya lagi memiliki solusi yang sedang dicari satunya lagi. 
Kejadian ini mungkin seperti kebetulan yang luar biasa, namun bukan kebetulan sama sekali. Ini merupakan permintaan untuk mendapatkan informasi, untuk mengadakan konferensi, untuk mendapat konseling, atau untuk mendapat kesempatan.
 Ini tak ubahnya mengetuk pintu atau menanti surat kecuali bahwa hal ini dilakukan di luar pengetahuan sadar manusia. Manusia memiliki pengetahuan bawah sadar, dan sudah pastinya sang jiwa mengetahuinya. Panggilan itu, pendeknya, jenis komunikasi yang lebih bervariasi dengan entitas-entitas lain." 
[Rasa Penasaran Juga Panggilan Kepada Alam Gaib]
Terjemahan bebas ZetaTalk: Curiosity, Note: written Jul 15, 1995

"Bangsa Yunani kuno mempelajari lebih dari sekedar filosofi dalam perdebatan-perdebatan mereka. Mereka mempelajari cara-cara alam - fisika, astronomi, dan kimia.

Di masa-masa itu, pendapat yang berlaku adalah bahwa dunia ini datar, dan ruang angkasa menari di bawah perintah para dewa, siapapun mereka itu. Mereka tak memiliki mikroskop, mesin akselerator maupun sentrifugal, dan tak mampu memisah-misahkan zat-zat kimia untuk menguji teori-teori mereka. Mereka bahkan tak memiliki konsep tentang partikel-partikel subatom. Bagaimana bisa, kalau materi hanya dikategorikan ke dalam padat, cair, uap, dan spirit.
Namun satu manusia, Democritus, membuat hipotesa bahwa materi memiliki komponen dasar yang sama, yaitu gumpalan-gumpalan bola-bola kecil. Bola-bola kecil yang melesat cepat atau diam tak bergerak, dan saling lengket atau memiliki kehidupan mandiri - molekul-molekul!
Bagaimana bisa konsep itu muncul pada orang yang tak pernah terpapar pada bahkan konsep sebuah tata surya, mengorbitnya planet-planet di sekeliling matahari, apalagi Tabel Periodik dan struktur subatomnya yang teoritis.
Democritus diberi kesempatan untuk memiliki masa-masa tenang di kebunnya, dimana ia mengontemplasikan keajaiban-keajaiban sederhana seperti tetes-tetes hujan dan riak-riak yang dihasilkannya dalam kolam. 
Pada dasarnya, ia telah melakukan Panggilan, dan didengar oleh para alien yang menghabiskan berjam-jam bersamanya, di banyak kesempatan, yang menunjukkan bagaimana cara kerja hal-hal. 
Lalu Democritus akan dikembalikan ke kebunnya, dimana istrinya mengira di sanalah ia selama ini berada, untuk memecahkan semuanya itu. 
Kalau para alien yang menjawabnya mungkin telah menemukan murid yang siap, Democritus tak seberuntung itu dengan sesamanya, yang mengolok-ngoloknya atas apa yang mereka anggap posisi-posisinya yang gila-gilaan."