Bahtera/Kapal Nabi Nuh

Terjemahan bebas dari Noah's Arc, The ZetaTalk Newsletter Issue 249, Sunday July 10, 2011

Seorang pria (Johan) di Nederland telah membangun sebuah bahtera "skala Injil", yaitu a la bahtera Nabi Nuh. Menurut para alien Zeta, sudah pastinya Nederland akan kebanjiran selama pergeseran kutub, dan jauh sebelum Tsunami Eropa dalam (pergerakan-pergerakan lempeng akhir) Tahap 7 menuju Pergeseran Kutub. Seperti Nuh, Johan sedang mencoba memperingatkan orang-orang tentang banjir mendatang, dengan melakukan bagian perannya serta mengambil resiko diolok-olok.
Meet the Man Who's re-Creating Noah's Ark, June 22, 2011 http://today.msnbc.msn.com/id/43492787/ns/today-today_people/t/meet-man Dutch builder Johan Huibers is expected to complete work on the massive vessel sometime next month in what has been a staggeringly ambitious project to bring one of the best-known stories of the Bible to life. It's taken three years of his life and $1.6 million out of his pocket, but Huibers, owner of a successful construction company in Holland, says the project is a dream come true - literally. Despite his wife's misgivings, he built an ark in 2004 that was roughly half the size of the specifications listed in the Bible. He guided the craft through the myriad canals of the Netherlands, and it proved such a hit among tourists, who were charged seven bucks apiece to climb aboard, that it financed Huibers' true dream - building an ark every bit as big as Noah's.
Menurut Kitab Kolbrin, kisah sejati yang disimpan oleh bangsa Mesir kuno, Nuh adalah seorang bangsawan, kaya raya, dan, dengan demikian, memiliki dana untuk upayanya itu. [Baca: Kolbrin: Hari-Hari Gelap dan Kitab Kolbrin dan Kitab Henokh]
It has been told to me in a dream that the ship should be built against the mountains, and the sea will come up to me. … The lowermost was for the beasts and cattle and their provender, and it was laid over with sand from the river. The middle one was for birds and fowls, for plants of every kind that are good for man and beast, and the uppermost one was for the people. … cisterns for water and storehouses for food … the ship was without mast or oars. [THE BOOK OF GLEANINGS: CHAPTER FOUR: THE DELUGE
Terjemahan bebas baris pertama: "Aku telah diberi tahu melalui mimpi bahwa kapal harus dibuat menempel di pegunungan, lalu laut akan naik mendatangiku."
Menurut para alien Zeta, kisah Nabi Nuh pada dasarnya benar. Sebagaimana sekarang ini , ketika banyak Kontakti melakukan Panggilan (doa atau rasa khawatir--pen.) karena merasa resah akibat cuaca dan melihat matahari dan bulan yang melenceng dari posisi, Nuh juga melakukan Panggilan.
Penjelasan ZetaTalk 19 Agt. 1995: Banjir Bah itu terjadi tiga masa pergeseran kutub yang silam, sekitar 11 milenium (11.000 tahun) yang lalu. Merasa resah, dan seorang yang teramat sangat Mengabdi-Kebaikan, [Nuh] melakukan Panggilan sehingga menerima kunjungan-kunjungan dari sesosok Ruh Pembimbing yang meresponnya. Ia sungguh membangun sebuah kapal untuk menyelamatkan dirinya, keluarganya, dan hewan-hewan peliharaannya. 
Telah banyak yang dijelaskan oleh para alien Zeta tentang para survivor yang bekerja sama sebagai sebuah komunitas Pengabdi-Kebaikan, dimana seluruh orang saling membantu, berbagi rata. Serangkaian luas keahlian dalam grup merupakan keuntungan, dan para alien Zeta menekankan bahwa sebuah set keahlian tidak dapat dicuri dari Anda. Menurut Kitab Kolbrin, Nuh bersikap arif dalam hal ini.
Dari semua orang yang masuk ke kapal bersamanya, ada dua orang yang memahami cara-cara matahari dan bulan dan cara-cara tahun dan musim-musim. Satu orang memahami penggalian batu, satu orang dapat membuat batu bata dan satu orang membuat kapak dan senjata. Satu orang dapat memainkan alat musik, satu membuat roti, satu membuat tembikar, satu merawat kebun, satu membuat keju dan mentega. Satu membuat atap, satu ahli penebangan kayu, satu ahli membajak tanah, satu menguasai anyam pakaian dan pencelupan, satu membuat bir. Satu orang dapat menebang pohon, satu orang membuat kereta, satu menari, satu ahli kitab, satu membangun rumah dan menyamak kulit. Kolbrin
Perhatikan bahwa Nuh bahkan memasukkan musik, tarian, dan pembuatan bir sebagai keahlian untuk diteruskan ke masa depan. Menurut para alien Zeta, masa Pasca Pergeseran Kutub tidak perlu menjadi suram.
Nasehat ZetaTalk 15 Juli 1995: Bukan hal yang remeh untuk memasukkan musik, puisi, dan seni. Bidang ini mengisi hati musisi, pujangga, atau sang seniman sebanyak penerimanya. Akan ada banyak kebutuhan untuk megalihkan perhatian, karena hari-hari akan menjadi redup, dan malam-malam menjadi gelap dan lama. 
[Kapalnya Sudah Hilang]
Menurut para alien Zeta, kapal Nabi Nuh tidak pernah, dan tidak akan, ditemukan, karena kayu-kayunya telah dilepas untuk membangun perumahan baru. Sebagaimana para survivor pergeseran kutub mendatang, mereka akan mendapati kebutuhan untuk membangun kembali perumahan dari bahan apapun yang dapat ditemukan. Nabi Nuh penuh akal, merubah kapalnya menjadi perumahan baru bagi keluarganya dan para staff rumah tangganya.
Penjelasan ZetaTalk 24 Jan. 2009: Bahtera Nabi Nuh tidak, dan tidak akan, pernah ditemukan. Gelombang laut yang berpindah yang menerjang menuju Teluk Persia dari lingkungan Antarctica naik menjadi sebuah tidal bore saat merobek wilayah Turki dan Iran.
Lokasi tepatnya di dataran-dataran tinggi dimana Perahu itu dapati air laut tidak lagi menyokongnya karena sudah berada di tempat yang tinggi dan kering bersamaan dengan air laut yang surut, tidaklah penting. Namun pencariannya seharusnya berkonsentrasi pada wilayah perbukitan yang bergelombang, bukan puncak-puncak gunung. Kapal itu sudah ditinggalkan, dan kayu-kayunya sudah dilepas untuk tempat-tempat tinggal, dan, dengan demikian, tak ada jejak sisa-sisanya sekarang ini.
 Bahtera Nuh Modern
credit: msnbc