Ransel Darurat (Bugout)

Dengan kondisi alam yang semakin buruk, akibat Keterhuyungan Bumi, dengan demikian cuaca ekstrim dan pergerakan-pergerakan lempeng ekstrim, tidak ada kata terlalu dini untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Pemerintahpun telah mengingatkan masyarakat untuk senantiasa waspada dan mempersiapkan diri.
Jika selama ini wilayah Anda rawan atau telah terkena dampak bencana, namun masih belum bisa mengungsi, setidaknya ada  yang masih bisa dilakukan, yaitu  mempersiapkan ransel bugout. Persiapan ini juga patut dilakukan mereka yang selama ini masih dalam zona aman, bencana alam dapat memberi imbas berupa listrik yang mati dan banyak hal lainnya, seperti yang telah kita alami sekarang-sekarang ini.
Ransel bugout adalah ransel yang tersedia setiap saat untuk bisa langsung dibawa ketika terjadi bencana alam.
Ada banyak situs yang memberi ide bagus tentang rasel bugout. Tak ada kata terlambat untuk membuat persiapan bencan alam selagi bisa. Aktifitas-aktififas alam sekarang dan ke depan akan selalu dalam siklus berputar-- tenang, sedang, dan ekstrim--hingga puncaknya nanti. Maka, jangan lengah, senantiasa waspada. 
Tak perlu khawatir yang berlebihan SELAMA kita mempersiapkan diri kemungkinan- kemungkinannya. Persiapan mental, spiritual dan fisik/bekal dan Ketenangan adalah kunci untuk bertahan hidup.

Berikut sekedar gambaran bagi yang belum tahu.
Ransel Bugout
Ransel ini selalu tersedia di tempat yang mudah dijangkau (atau selalu dibawa seperti misalnya saat commuting) saat terjadi bencana. Ini untuk keperluan mengungsi sementara hingga aman untuk kembali ke rumah.
Kalau tidak mempunyai ransel, dapat menggunakan tas apapun yang dapat segera diangkat dengan mudah dan dilapisi plastik atau terpal jika tidak waterproof. Perbekalan yang dibawa adalah untuk 3-7 hari, tergantung kemampuan, yang penting pikirkan kemandirian saat bencana, ketika mempersiapkannya. 
Ransel ini berisi:
  • P3K
  • keperluan pribadi: baju dalam, keperluan personal hygiene, obat2an, sabun, sikat gigi, disinfectan, anti nyamuk (topi berjaring, dll.), masker 3 buah, alat jahit, dll. sesuai kebutuhan pribadi
  • perangkat makan/minum (untuk praktisnya, bisa pakai rantang tahan panas yang bisa sekaligus untuk memasak/makan/minum)
  • alat penyuling air darurat (apapun yang bisa untuk merebus air sekaligus tutupnya, yang diminum adalah embunnya)
  • selimut
  • baju hujan, baju hangat, kaus kaki 3 buah, t-shirt/kemeja 3 buah, celana panjang ringan 2 buah, syal/semacamnya (bisa untuk menutup leher atau kepala, dll.)
  • kantong-kantong plastik (berguna untuk menutupi kaki kalau tak ada boots, dll.)
  • terpal/plastik (terutama untuk menutupi WC darurat)
  • tenda; kalau tak ada tenda, gunakan terpal atau lainnya 
  • tali rafia/tambang 1 atau 2 gulung dan peniti (untuk jaga-jaga)
  • makanan tahan lama (untuk setidaknya 3 hari atau 1 minggu, tergantung kemampuan): kurma (praktis untuk tenaga), biskuit, rengginang (bisa direbus), dll.
  • alat penerangan: senter baterai & kocok, dll.
  • radio untuk memantau berita;  
  • alat pembuat api: korek gas, yang tahan air (firesteel, korek api diolesi lilin cair, dlsb.)
  • alas tidur (tak ada sleeping bag, gunakan selimut atau seprai atau bahan karpet tipisgulung, bungkus dalam plastik, lalu diikat di luar ransel), 
  • kompor darurat (dengan bahan bakar parafin cair atau beku atau lainnya) atau alas tahan api yang kering untuk membuat api (misalnya, wadah dari seng yang bisa dilipat) 
  • alat tenaga surya untuk mencharge ulang baterai (utk HP, radio), kalau ada, atau lainnya.
Bugout ini akan selalu berguna nanti.