Teritori Dewan Alam Semesta Ini, dan Bicara Langsung Dengan Tuhan

Kalau Dewan Alam Semesta Ini adalah Sebuah Badan (dengan beberapa ketua dari kalangan ruh yang bermassa masif dan sangat matang, yang dipilih secara demokratis) yang mengatur jalannya alam semesta dimana bumi berada, dengan para alien Zeta Pengabdi-Kebaikan turut menjadi anggotanya, lalu seberapa luas wilayah kekuasaan mereka? Apakah para pimpinan Dewan itu mengetahui siapa yang mayoritas manusia Indonesia sebut sebagai Tuhan Yang Maha Esa? Lalu kalau dikatakan bahwa ada manusia yang dapat berbicara langsung dengan Tuhan itu, apakah itu mungkin? Berikut penejelasan para alien Zeta, via ZetaTalk.
   
Dewan Alam Semesta Ini dan Tuhan
Penjelasan ZetaTalk, terjemahan bebas ZetaTalk: GodlikeProduction Live, written August 4, 2007

Telah kami sebutkan bahwa kalau kami meyakini Tuhan, dan memiliki suatu agama dalam rasa hormat kami terhadap cara Alam Semesta ini digelar, kami tidak dapat menjawab banyak pertanyaan yang diajukan kepada kami mengenai apa Tuhan itu. Kamipun tidak merasa lebih yakin ketimbang umat manusia sendiri!

Meskipun demikian, kami para Zeta berada di alam Densitas ke-4, dan para makhluk yang bijak dengan ruh yang bermassa masif yang memimpin Dewan Alam Semesta Ini berada di vibrasi yang lebih tinggi dan lebih ringan dari alam Densitas ke-4. Mereka mungkin memiliki suatu pemahaman yang tidak kami ketahui, namun tidak berbagi pemahaman ini dengan kami. 
Banyak pelajaran, dan banyak kearifan yang harus dipelajari, bukan diajarkan. Dengan demikian, melalui pengalaman, pengorbanan, dan tindakan-tindakan yang dilakukan, orang dapat tiba pada pemahaman.
Ketika kami sarankan bahwa umat manusia melakukan tindakan untuk mendemonstrasikan keputusan mereka untuk Mengabdi-Kebaikan, ini bukan karena kami sedang mengarahkan manusia untuk melakukan apa yang harus kami katakan namun tidak kami lakuan sendiri. Kami sendiripun harus mengambil langkah-langkah yang sama ini.
Wilayah Kekuasaan Dewan Alam Semesta Ini
Penjelasan ZetaTalk, terjemahan bebas ZetaTalk Nov.24, 2007

Telah kami nyatakan bahwa Dewan Alam Semesta Ini mengatur bagian Alam Semesta yang disadari manusia. Ini lebih besar dari pada konsep yang memungkinkan untuk disadari manusia.

Bicara Langsung Dengan Tuhan
Benarkah Neale Donald Walsch berbicara langsung dengan Tuhan sebagaimana yang ia tulis dalam seri bukunya The Conversations With God: Friendship With God, Communion With God, dan The New Revelations?
Penjelasan ZetaTalk, terjemahan bebas ZetaTalk: GodlikeProduction Live, written January 16, 2010
Telah kami nyatakan, ketika ditanyai tentang buku Urantia, bahwa fiksi dapat menyampaikan konsep-konsep dan fakta-fakta, dan sering kali menjadi kendaraan yang lebih baik dimana fakta itu dapat menghibur dan kurang lugas. Tentu saja si pengarang tidak sedang berbicara langsung dengan Tuhan. 
Bahkan kami, para Zeta, yang jauh lebih maju dan berpengetahuan ketimbang manusia, tidak tahu apa itu Tuhan, juga tidak menganggap diri kami mengobrol dengan Tuhan. 
Jika konsep-konsep seperti misalnya mengambil tanggung jawab diri sendiri, keputusan-keputusan diri sendiri, selaras dengan realita, maka ini bagus adanya. 
Sudah pastinya, menurut pengalaman kami, orang tidak dapat menyalahkan orang lain atas keputusan-keputusan pribadi orang, dan upaya apapun untuk melakukannya tidak akan berhasil. Pada akhirnya, Anda tersangkut dengan keputusan-keputusan Anda sendiri. 
Anda juga tidak akan dapat memohon-mohon untuk diarahkan dalam langkah-langkah Anda, agar dapat menghindari tanggung jawab, atau pekerjaan. Anda harus membuat keputusan-keputusan sendiri dan melakukan tindakan-tindakan untuk perkembangan spiritual (ruh) Anda.  
George W. Bush dan Percakapannya Dengan Tuhan
Penjelasan ZetaTalk, terjemahan bebas ZetaTalk: GodlikeProductionLive, written Sep 1, 2007

Apa yang dianggap sebagai ketabahan Bush telah salah dimengerti, karena itu hanya merupakan kekakuan pribadi yang lemah, ketidakmampuan untuk merubah jalan hidup.
Dengan demikian, ketika kehilangan seluruh garda depannya, ia bersikukuh dan mendesak untuk "tetap di jalurnya". Irak sudah hilang dari tangannya, gelombang tentara di sana akan menjadi kegagalan lain, namun ia mendesak hal ini disajikan sebagai kesuksesan ketika laporan September sudah harus masuk. 
Ia telah tertangkap basah menyadap secara ilegal namun tidak menghentikan aktifitasnya ini bahkan ketika berkelakar dengan Kongres tentang perubahan hukum. Ia telah banyak sekali berupaya memicu preang dengan Iran dan banyak sekali mencoba menyatakan darurat militer, yang selalu diblokir oleh militer AS maupun agen-agen federal yang bijak melihat agendanya dan melawannya. Namun, tetap saja hatinya memiliki harapan untuk mencapai tujuan-tujuan itu.
Ini adalah pikiran orang yang tidak terhubung dengan realita, sebagaiman terbukti dari penegasannya bahwa ia berbicara dengan Tuhan, dan sedang bertindak sesuai keinginan Tuhan dengan melakukan apa yang sedang ia lakukan.
Masuk saja ke rumah-rumah sakit jiwa dan lihatlah betapa banyak pasiennya, yang, dalam kebutuhan mereka untuk merasa istimewa dan mengendalikan hidup mereka, menyatakan hal yang sama! 
Bush Harus Dipakaikan Jaket Pengaman Orang Gila
Straitjacket Bush, October 25, 2007 Liberals, put it behind you. George W. Bush and Dick Cheney shouldn't be treated like criminals who deserve punishment. They should be treated like psychotics who need treatment. Because they've clearly gone mad. Exhibit A: We're in the middle of a disastrous war in Iraq, the military and political situation in Afghanistan is steadily worsening, and the administration's interrogation and detention tactics have inflamed anti-Americanism and fueled extremist movements around the globe. Sane people, confronting such a situation, do their best to tamp down tensions, rebuild shattered alliances, find common ground with hostile parties and give our military a little breathing space. But crazy people? They look around and decide it's a great time to start another war. But all this creates a conundrum. What's a constitutional democracy to do when the president and vice president lose their marbles? Impeachment's not the solution to psychosis, no matter how flagrant. But despite their impressive foresight in other areas, the framers unaccountably neglected to include an involuntary civil commitment procedure in the Constitution. Still, don't lose hope. By enlisting the aid of mental health professionals and the court system, Congress can act to remedy that constitutional oversight. The goal: Get Bush and Cheney committed to an appropriate inpatient facility, where they can get the treatment they so desperately need. In Washington, the appropriate statutory law is already in place: If a "court or jury finds that [a] person is mentally ill and . . . is likely to injure himself or other persons if allowed to remain at liberty, the court may order his hospitalization." http://www.latimes.com/news/opinion/commentary/ 
Kucinich: Is it Time to Question Bush's Mental Health? October 30, 2007 Ohio Congressman Dennis Kucinich, a dark horse contender for the the Democratic presidential nomination, questioned President Bush's mental health on Tuesday. "I seriously believe we have to start asking questions about his mental health," Kucinich told The Inquirer's editorial board. "There's something wrong. He does not seem to understand his words have real impact." Kucinich was referring to President Bush's warning of dire consequences if Iran acquires nuclear weapons during a press conference earlier this month. Bush said that he had told world leaders the country must be prevented from achieving nuclear capability "if you're interested in avoiding World War III." http://rawstory.com/news/2007/Kucinich_questions_Bushs_mental_health_1030.html

Baca juga: