Pasca Pergeseran Kutub: Peta Dunia Baru, Garis Lintang Baru

Dimana tepatnya letak Kutub Utara dan Kutub Selatan baru nanti, Pasca Pergeseran Kutub? Menurut para alien Zeta:
Kutub Utara : 5°S dan 29°W dan Kutub Selatan : 10°N dan 78°E
  • 5°S (South) dan 29°W (West) adalah 5°LS (lintang selatan) dan 29°BB (bujur barat)
  • 10°N (North) dan 78°E (East) adalah 10°LU (lintang utara) dan 78°BT (bujur timur)
Berikut penjelasan mereka.

Garis Lintang Baru (Lihat Peta Geografi Baru, Paling Bawah)
Terjemahan bebas dari ZetaTalk Chat Q&A for July 17, 2010

Di bawah arahan kami, Nancy telah memastikan via Google Earth bahwa Kutub Utara baru akan berada di lat/long 5°S dan 29°W yang sekarang, dan Kutub Selatan akan berada di lat/long 10°N dan 78°E yang sekarang.
  • lat= latitude (garis lintang) 
  • long = longitude (garis bujur)  
Titik-titik ini tidak berada di sisi yang saling berlawanan dari bola bumi sekarang ini. Lempeng Pasifik memampat, Lempeng Atlanik melebar, Lempeng Amerika Selatan akan mengalami krisis melalui apa yang sebagian besar sekarang ini adalah Lempeng Karibia.
Dan semua ini lebih memperbarui bola bumi agak sedemikian rupa sehingga titik-titik geografi itu tidak relatif terhadap titik-titik geografi lainnya seperti sekarang ini. 
Namun, sebagai panduan umum untuk menentukan garis lintang (latitude) baru lokasi Anda, dengan menggunakan titik-titik ini dan peta geografi baru, beserta pernyataan-pernyataan kami tentang dimana Garis Khatulistiwa baru akan berada, akan membantu Anda menentukan dengan lebih akurat iklim baru Anda.

[Penataan Ulang Benua-Benua Baru]
Terjemahan bebas dari ZetaTalk Chat Q&A for April 9, 2011

Nancy telah mengatur benua-benua di bola dunia, sesuai Geografi Baru yang telah kami proyeksikan. Kutub-kutub barunya berada di Lat/Long yang telah kami berikan beberapa bulan yang lalu. Garis Khatulistiwa melewati kutub-kutub lama, turun (pada peta--peta.) melewati benua Amerika, dan naik di sepanjang Afrika dan Eropa.
Perhatikan bahwa ukuran Samudera Atlantik yang baru sama dengan ukuran Samudera Pasifik yang baru.
Daratan akan terdistribusi lebih merata dari sudut pandang manapun, tidak seperti pemandangan sekarang terhadap belahan bumi utara yang didominasi oleh daratan, sementara pemandangan Samudera Pasifik sekarang didominasi oleh air. 
Namun posisi tepat benua-benua tidak akan sepenuhnya sesuai dengan penyejajarannya paska pergeseran kutub. Akan tetapi, untuk menjelaskan secara detil perubahan-perubahan ini akan sama saja menjelaskan skenario-skenario Tahap 8 sebelum tiba waktunya kami siap membahas skenario-skenario itu.

Kutub Utara dan Kutub Selatan Baru, ZetaTalk


[Penataan Ulang Bumi, Geografi Baru]
Terjemahan bebas dari ZetaTalk: New Geography, Note: written prior to July 15, 1995

Setelah pergeseran kutub,.bumi mulai berotasi kembali, dengan kutub-kutub barunya berada di posisi yang relatif sama terhadap Tata Surya ini seperti sekarang ini.
Dengan kata lain, apapun bagian dari bumi yang adalah Utara, secara magnetik, setelah pergeseran, akan menjadi Kutub Utara Baru. Pergeseran Kutub, dengan konsekuensi penyejajaran kembali kutub-kutub, akan menempatkan Garis Khatulistiwa baru di tanah-tanah yang tadinya beku. 
Greenland, Kanada, Alaska, Siberia, dan Eropa akan dipengaruhi oleh garis khatulistiwa baru. Ini bukan berarti area-area itu akan segera hijau raya-raya. Zona-zona bersuhu sedang, yang tidak semuanya hijau raya-raya untuk mengawalinya, akan dapati diri mereka dalam kondisi hangat setelah bencana-bencana alam dahsyat, tapi dengan sedikit vegetasi.
Bencana-bencana alam dahsyat telah secara rutin mengatur  ulang geografi bumi dan zona-zona iklim, sebagaimana yang dibuktikan oleh bumi.
Benua-benua, yang tadinya satu daratan luas yang besar, terobek-robek terpisah. 
Wilayah-wilayah bersuhu sedang atau tropis tiba-tiba membeku dan tertutup es dan salju yang tidak pernah mencair, dan tanah-tanah kosong yang beku, secara bertahap, mencair dan memanas untuk mempertahankan kehidupan sekali lagi. 
Pegunungan di area-area pembentukan gunung terdorong lebih tinggi lagi, sedangkan lempeng-lempeng yang menyubduksi tiba-tiba tergelincir ke bawah lempeng yang berada di atasnya.
[Lautan ]
Kalau tanah mengatur ulang, maka lautan terkocok-kocok kesana kemari, namun pada akhirnya akan menjadi tenang, mengalir ke area-area lebih rendah. Lokasi-lokasi pantai yang sebelumnya berada di atas ketinggian muka laut bisa jadi akan berada di bawah gelombang laut, dan demikian pula dengan lempeng-lempeng yang tadinya terbenam, bisa menjadi daratan kering. Seberapa banyak bagian daratan yang menonjol di atas gelombang laut akan tergantung seberapa dalam dan luasnya celah-celah dalam lautan, tapi secara historis, daratan luas secara total tetap sama.

Benua-benua tidak lenyap, namun lempeng-lempeng yang membatasi benua-benua atau dekat dengan permukaan laut mungkin akan naik atau anjlok, tergantung pada aktifitas lempeng di sekitar lokasi itu dan tempat-tempat lain di bumi.
Jika aktifitas lempeng menusuk/mendorong, dari bawah laut, daratan yang sebelumnya terbenam, maka lautan yang tengah menstabilkan diri memiliki area yang lebih sedikit untuk tenang, sehingga, konsekuensinya, pantai-pantai di seluruh dunia mungkin akan naik. Demikian pula, sebuah pembengkokan yang tiba-tiba di mid-ocean rift mungkin akan menyebabkan pantai-pantai di seluruh dunia anjlok. Namun, tak terelakkan, pembengkokan itu akan diimbangi oleh sebuah situasi kritis di tempat lain, dimana daratan akan menyubduksi.   
[Kutub-Kutub Lama dan Baru]
Setelah pergeseran kutub, kutub-kutub lama, tanpa kecuali, akan mencair dan melunak sementara kutub-kutub baru akan membentuk lapisan demi lapisan es dan salju.
Namun tingkat kecepatannya tidak sama, karena pembentukan puncak kutub hanya menstabilkan diri pada suatu titik dimana penguapan dan pencairan pada tepian glasialnya setara dengan datangnya saju yang baru turun setelah beberapa abad. 
Untuk sementara waktu itu, terjadi Kenaikan Air Laut di seluruh dunia, beberapa ratus kaki (meter), lalu surut kembali. Tingkat kecepatan kejadiannya bertahap, sehingga mereka yang tinggal di pantai-pantai memiliki banyak waktu untuk pindah, sebuah aktifitas yang harus mereka lakukan berulang-ulang.

Peta Geografi Baru, ZetaTalk
[Peta ini dapat diprint, dipotong, lalu direkatkan untuk menjadi bola dunia]

emergent: baru muncul - existing: sudah ada - submergent: terbenam 


All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com

Baca juga:
PASCA PERGESERAN KUTUB
Indonesia, Asia Tenggara : Potensi Kerawanan Bencana Subduktif
Perkembangan Perubahan-Perubahan Ekstrim Bumi