Trend Rumah Menuju Pergeseran Kutub

Trend pengamblesan Lempeng Sunda menuju Pergeseran Kutub dan kenaikan ketinggian muka laut hingga 200an meter dalam waktu 2 tahun Pasca Pergeseran Kutub, rumah kapal di wilayah tinggi menjadi imperatif.

Kelangsungan Hidup Menuju dan Pasca Pergeseran Kutub

Dengan klondisi-kondisi sulit akibat cuaca ekstrim menuju dan pasca Pergeseran Kutub, swadaya dengan cara-cara lama, tanpa listrik dari BBM, melainkan dengan peralatan manual dan sumber-sumber energi angin, dll yang sesuai juga imperatif

Penampakan Nibiru, alias Planet X

Inilah sesungguhnya si Bintang Pari, atau Lintang Kemukus, yang disebut-sebut dalam Jangka Jayabaya.

Penataan-Ulang Pulau-Pulau, Daratan-Daratan, Benua-Benua

Perputaran Kutub-Kutub geografis Bumi sebanyak 90 derajat akan membuat Brazil Kutub Utara baru, India Kutub Selatan Baru, dan Asia Tenggara mendarat di sekitar Kutub Selatan. Persiapkan diri terhadap udara sedingin es/salju.

Warna-Warni Upaya Ketahanan Pangan Tanpa Daging Merah


Bagi sebagian orang, daging merah, dari sapi atau kambing atau lainnya, adalah keharusan dalam menu. Tapi dengan trend keterhuyungan bumi yang terus memburuk, dengan hasil cuaca-cuaca ekstrim dan pergerakan-pergerakan lempeng ekstrim, daging merah akan semakin langka dan mahal.

Alternatif-alternatifnya, yang akan menjadi menu keharuan di masa mendatang, adalah antara lain serangga (jangkrik, belalang, semut, kecoa, dan lainnya) dan cacing (cacing merah terutama) atau larva (maggot/belatung). [Baca: Alternatif Daging Sapi (Terkait Siklus Kekeringan dan Banjir Yang Bergantian, Akibat Nibiru, AKA Planet X)]

PBB sudah lama menyarankan sumber-sumber pangan ini, karena nutrisinya yang sangat tinggi.
What’s In a Bug? Lots of Healthy Nutrients http://healthland.time.com/2013/08/21/why-eating-bugs-is-good-for-you-its-about-the-nutrients/slide/grasshopper/ They’re similar to crickets, but grasshoppers have a shorter antenna and are more active during the day. Most commonly found and consumed in areas with grasslands, the writers of the U.N. report maintain that the critters are simple to cook, and especially tasty when roasted and seasoned with onion, garlic, chili or soy sauce. Their nutritional content makes them a hearty snack or addition to most meals.
Breed insects to improve human food security: UN report  http://www.theguardian.com/environment/2013/may/13/breed-insects-improve-human-food-security-un Farms processing insects for animal feed might soon become global reality as demand grows for sustainable feed sources - The best way to feed the 9 billion people expected to be alive by 2050 could be to rear billions of common houseflies on a diet of human faeces and abattoir blood and grind them up to use as animal feed, a UN report published on Monday suggests. Doing so would reduce the pressure on the Earth's forests and seas as food sources.
Could Grasshoppers Become a Stylish Snack Food? http://www.wired.com/2013/07/lepsis-grasshopper-growing-appliance While this seems dire by modern western standards, it could become the new normal. The UN estimates that by 2050, there will be nine billion people on Earth, and due to the industrialization of developing countries, the food system will need to double in capacity. Farming already uses up half of the earth’s habitable landmass, the majority dedicated to livestock, making linear expansion impossible. Current levels of livestock cultivation produce more greenhouse gasses than driving cars, making expansion perilous.
Demikian pula,  media-media massa luar maupun nasional mencanangkan hal ini.
Insects as Food for Humans http://www.si.edu/Encyclopedia_SI/nmnh/buginfo/inasfood.htm As one would expect, when insects are eaten (in other parts of the world) they are usually those that may be gathered in large numbers. Examples are social insects, such as ants, and especially termites, and locusts that migrate in hordes of millions of individuals. Some human societies actually utilize insects as a major source of protein.
Bugs as Food: Humans Bite Back http://news.nationalgeographic.com/news/2004/04/0416_040416_eatingcicadas.html In Thailand, open-air markets sell silkworms, grasshoppers, and water bugs by the pound. Movie theaters in South America sell roasted ants as snacks instead of popcorn, and Japanese supermarkets stock their shelves with aquatic insect larvae.
BUGGY RECIPES Insect Recipes http://www.manataka.org/page1083.html (Banana Worm Bread, Chocolate Covered Grasshoppers, etc) 
Banyak koki terkenal yang juga telah lama memanfaatkan serta mencanangkan makanan-makanan jenis itu. 
Worms As a Food Source for Humans http://www.livestrong.com/article/472699-worms-as-a-food-source-for-humans/ But, renowned chef David George Gordon wants to change peoples’ minds regarding insects and bugs and features worm specialties he calls Superworm Tempura with Plum Dipping Sauce, Fried Green Tomato Hornworm and Alpha-Bait Soup in his book “The Eat-A-Bug Cookbook."  
11 Edible Insects and How to Eat Them http://www.motherearthnews.com/real-food/edible-insects-zebz1305znsp.aspx Slugs, snails, crickets oh my! Join Miles Olson as he shares the ins and outs of gathering edible bugs for food.
Peralatan khusus untuk memasak belatungpun mulai didesain.
This Appliance Makes Gourmet Meals Out of Maggots http://www.wired.com/2013/08/this-appliance-makes-a-meal-out-of-maggots/ Can good design make insects more appetizing and prevent worldwide famine? Designer Katharina Unger thinks so and has invented a new kitchen appliance to test out her icky idea.Photo: Katharina Unger.
Bagi mereka yang belum mulai mengikuti trend yang sangat penting bagi survival umat manusia ini, ada banyak sumber informasi di internet maupun offline, tentu saja sudah banyak individu maupun kelompok yang telah berbagi keahlian mereka di youtube, website, blog, dan forum-forum. Berikut sedikit saja dari sekian banyak sumber tersebut. 

Warming Up Dengan Ternak Jangkrik, Cacing dan Larva
Teknik budaya jangkrik https://www.youtube.com/results?search_query=teknik+budaya+jangkrik
Belatung Tak Pernah Ingkar Janji-Tabung Ajaib (I Iove Maggot Black Soldier) https://www.youtube.com/watch?v=R2iVJdo1IQw  
Teknik Budidaya Larva (mogot) https://www.youtube.com/watch?v=aFaVojmn82Y
Cara Belajar Budidaya Cacing Gratis http://carabudidayacacingtanah.blogspot.com/2015/05/cara-belajar-budidaya-cacing-gratis.html
Bercocok Tanam Mudah

Panduan Budidaya Jamur Tiram dan Penjelasan Tata caranya http://www.bestbudidayatanaman.com/2013/01/Panduan-Budidaya-Jamur-Tiram-dan-Penjelasan-Tata-caranya.html
Cara Budidaya Bayam (Complete Steps) http://1001budidaya.com/budidaya-bayam/ Penanaman bayam tidak melalui persemaian lagi. Biji langsung disebar dan dipelihara hingga besar. Mula-mula tanah diolah hingga gembur. Kedalaman pencangkulan untuk bayam cabut ialah 20 cm, dan bayam petik 30 cm. Lantas tanah dibuat bedengan berukuran lebar 1 m.
Menanam bayam dalam pot http://tongkat-batu-jadi-tanaman.blogspot.com/2013/10/menanam-bayam-dalam-pot.html
Cara budidaya bayam organik http://alamtani.com/budidaya-bayam-organik.html
Bagaimana cara Menanam Bayam organik? http://jokowarino.id/bagaimana-cara-menanam-bayam-organik/
Cara Menanam Anggur Di Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah http://www.bestbudidayatanaman.com/2013/02/Cara-Menanam-Anggur-Di-Dalam-Pot-Supaya-Cepat-Berbuah.html
Hidroponik dan Aquaponic
Bagi yang ingin memulai hidroponik atau aquaponic dapat menengok sumber-sumber informasi berikut.
Cara Menanam Tanaman Hidroponik Sederhana [Gambar] https://justmyhobby.wordpress.com/2014/02/19/cara-menanam-tanaman-hidroponik-sederhana/#comments
Gubuk Aquaponik "Wana Wana" http://wana-wana-blogger.blogspot.com/2014/03/gubuk-akuaponik-wana-wana.html Blog yang satu ini mencatat perkembangan sang blogger dalam mulai membuat aquaponic, disertai gambar.
Tahapan Cara menanam hidroponik http://tipspetani.blogspot.com/2014/04/tahapan-cara-menanam-hidroponik.html
Jejaring Aquponik Nusantara https://plus.google.com/+JEJARINGAQUAPONIKNUSANTARA/posts
Bahan Makanan Pengganti Nasi
Ada berbagai jenis tanaman pangan biji-bijian (grain crops) yang dapat menggantikan nasi. Salah satu contohnya adalah hanjeli. 
Prof. Dr. Hj. Tati Nurmala, “Hanjeli Potensial Gantikan Padi” http://www.unpad.ac.id/profil/prof-dr-hj-tati-nurmala-hanjeli-potensial-gantikan-padi/ Prof. Tati  saat ditemui di Fakultas Pertanian, Jatinangor, Jum’at (24/05) lalu mengungkapkan, ada jenis serealia lain yang sudah sejak lama tumbuh di Indonesia seperti sorgum, jewawut, hanjeli yang ternyata sangat potensial dan tumbuh merata hampir di semua provinsi. Selain pemeliharaan dan penanamannya lebih mudah, dilihat dari segi kandungan nutrisinya juga tidak kalah dengan padi. Sayangnya, lanjut Prof. Tati, bahan pangan lokal ini masih langka, dan sebagai tanaman sumber karbohidrat selain padi, pamornya masih kalah dengan terigu. Padahal, untuk bahan pangan alternatif, aneka tanaman pangan lokal ini memiliki kadar gizi yang tidak kalah serta memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan di Indonesia karena bisa tumbuh di lahan marjinal dengan iklim kering sekalipun.
Berikut rekomendasi-rekomendasi ZetaTalk untuk makanan tanpa, tapi setara dengan, daging merah, yaitu kombinasi antara sayuran yang mengandung lisina (lysine) tinggi dengan biji-bijian. 

Terjemahan bebas Without Meat, The ZetaTalk Newsletter Issue 307, Sunday August 19, 2012

Harga daging sapi, ayam, babi, dan ikan ternak akan meningkat di AS akibat kekeringan terkini, membuat sumber-sumber protein semakin tidak tersedia bagi banyak orang, karena biaya yang mahal. Rumput-rumput telah mengering lalu mati, sehingga tidak memungkinkan ternak merumput atau orang mengumpulkan rumput.

Tanaman biji-bijian atau padi-padian dan gandum-ganduman telah gagal, sehingga sapi yang diberi makan jagung mungkin akan menjadi masa silam, sedangkan ayam-ayam, babi (atau kambing, domba, sapi), dan ikan di kolam-kolam tidak hanya butuh udara dan air.


Chronic Drought to Become Commonplace, Scientists Warn, July 30, 2012 http://www.ctvnews.ca/sci-tech/chronic-drought-to-become-commonplace-scientists-warn-1.897746 Projections indicate that drought events of this length and severity will be commonplace through the end of the 21st century.
U.S. Ranchers Sell Cattle as Drought Spreads, July 24, 2012 http://www.ctvnews.ca/business/u-s-ranchers-sell-cattle-as-drought-spreads-1.890891 Cattlemen throughout the middle and western part of the U.S. also are selling animals they can't graze or afford to buy feed for. Beef from the animals now flooding livestock auctions will start showing up in grocery stores in November and December, temporarily driving down meat prices. But then prices are expected to rise sharply by January in the wake of dwindling supplies and smaller livestock herds.
Makanan tanpa daging akan menjadi prioritas. Para alien Zeta telah lama memperingatkan tentang kekurangan tanaman pangan di tahun-tahun sebelum Pergeseran Kutub.
Kekurangan pangan yang terus membesar di pelupuk mata telah diprediksikan dalam newsletter Issue 120 pada 15 Feb. 2009 dan kekurangatan tanaman pangan sebagai penyebabnya telah dilaporkan dalam newsletter Issue 165 di tahun itu juga, 27 Des. 2009.
Di awal hikayat ZetaTalk pada 1995, para alien Zeta telah mendesak rakyat jelata untuk mulai  berkebun, belajar cara menyimpan benih tanaman, beternak ayam atau kambing apabila memungkinkan, serta terbiasa dengan memenuhi kebutuhan sendiri (self-sufficient).

ZetaTalk Advice 7/15/1995: "Grup-grup yang telah mempersiapkan diri, dan mengandalkan diri mereka sendiri serta kebun-kebun yang mereka rawat dengan seksama, tidak akan mendapat diri mereka terjepit di antara kelaparan dan permusuhan-permusuhan. 
Untungnya, hasil bumi yang paling mudah ditanam adlah yang paling ekonomis sebagai bahan makanan. Manusia mau tidak mau harus kembali ke masa silam mereka yang belum lama ini dan mempelajari kembali pelajaran-pelajaran mereka."
ZetaTalk Prediction 7/15/1995: "Tentu saja, menuju bencana-bencana alam kataklismik, seluru hasil bumi akan gagal. 
Tanaman-tanaman pangan di rumah-rumah kaca akan berhasil melewati itu. Kebun-kebun di rumah, yang dirawat dengan seksama oleh mata yang awas, akan selamat.
Tetapi, tanaman-tanaman pangan pengasil uang yang banyak yang menyuplai pusat-pusat berpopulasi padat akan ditemukan sedikit saja di pasar-pasar, dan harga-harganya akan naik sesuai denga itu.
Kalau-kalau pembaca mengira bahwa bercocok tanam dan panen akan berlanjut seperti sebelumnya, mereka harus menyadari bahwa cuaca suram yang mengikuti sebuah bencana alam dahsyat akan sangat merusak vegetasi. 
Apabila vegetasi itu dapat bertahan melewati kekeringan yang mendahului bencana-bencana alam kataklismik dan hujan batu es dan badai-badai apidan angin-angin kencang yang terjadi selama bencana-bencana alam kataklismik, maka vegetasi itu pastilah akan bertahan dari banjir bah dan kurangnya sinar matahari yang hampir terus-menerus."
Mengapa sayuran yang kaya lysine itu penting?
Karena sayur-mayur dan tanaman biji-bijian (atau serealia) yang mengandung protein lisina memungkinkan menu vegetarian memiliki nilai protein yang sama dengan daging merah!
Lisina adalah protein yang perlu yang biasanya tidak ada dalam menu vegetarian.
Kacang kedele, polong-polongan (peas), kacang-kacangan (legumes), buckwheat, dan amaranth (bayam) adalah termasuk sayuran mengandung lisina yang direkomendasikan.

Amaranth http://www.aaoobfoods.com/graininfo.htm Amaranth has the highest lysine content of all the grains in this study with Quinoa coming in a close second. To make your whole wheat bread a complete protein, substitute about 25% of your wheat flour with Amaranth flour.  Just 150 grams of the grain is all that’s required to supply an adult with 100% of the daily requirement of protein.
Buckwheat http://www.aaoobfoods.com/graininfo.htm If you use half buckwheat flour with your wheat flour, the buckwheat's amino acids will round out the limiting amino acids in your wheat nicely, giving you a nearly perfect balance of the 8 essential amino acids. This particular balance between half wheat and half buckwheat flour is much more closely aligned to your dietary needs even than lean beef!!!
Protein http://www.veganhealth.org/articles/protein Legumes are the foods highest in the amino acid lysine. Tofu, tempeh, and soy meats are the highest, followed by other legume foods.
Yang harus dicatat adalah bahwa dengan mengombinasikan sayur dan biji-bijian, orang dapat membuat makanan yang setara dengan daging merah!
Ketimbang memberikan jagung Anda untuk ternak, demi mendapatkan daging mereka, tanamlah amaranth, lalu campurkan dengan jagung untuk menu makanan yang setara daging merah. Sederhana, dan pemanfaatan jagung yang jauh lebih efisien. 
Dalam cerita Finegan Fine (karya Nancy Lieder) ada bab tentang an orphanage, dimana ide ini dicanangkan. Kalau perempuan tua yang sudah kelelahan ini berhasil memberi makan anak-anak yang sedang tumbuh dengan makanan berprotein tinggi, Andapun dapat.

"The orphan mistress has graying hair, barely pinned on top of her head in a bun. Her dress is tattered and hanging on her body as though at one time she were somewhat overweight. She looks immensely weary, and walks as though she might not make the next step. She stops to take her breath and looks up at the visitors. Seeing them non-threatening, she raises a hand weakly, as though saying a "hello", and then walks forward toward the dining area. She takes a seat on the picnic table, sighing as though relieved to be off her feet. Taking a deep breath to gain her strength, she lifts her face to smile at the visitors and waves them forward to join her. She directs her charges. “Stir that fire and put on a pot. We'll serve some tea.” She leans back, having caught her breath, and continues to direct her young charges. “Honey, use that other pot. It has a spout. That's it.”

Finegan says, “These aren't all yours.” The startled orphan mistress responds, “Oh Heaven's no. I'd surely be in the ground if that was the case! Picked them up in Montgomery when the troubles hit. I was down there visiting, checking on some friends of mine that can't move around so good no more. After I buried them, heart attack and such, I was heading back home and found these kids just lost.  Been weeks, and no one came to collect them. Well, what could I do? We came home together. Been a blessing, these darlin's have been. A blessing.” Finegan's mouth drops open at this unexpected description of a dozen or more orphans, some obviously only toddlers when she collected them, being described by this exhausted woman as a "blessing". He catches himself as he realizes they are watching his reactions.

“I been at this business for some years. Planted corn and amaranth, being vegetarian and all. Don't need meat if you got those. Made a mix for the local organic outlets. Amaranth greens are a good salad too. Made my living at that. No need to plow if you keep the weeds down regular. Just re-seed.” The orphan mistress waves in the direction of the wall of young children clustered behind her, each clutching a cup of tea. “These are the best little weed pickers I ever seen. You pull a weed up, the grubs and beetles fall out, and the chickens clean them up. You go down the rows and knock the bugs off the plants, and the chickens foller along and clean them up. What's left is our produce, bug free, and eggs. We got lots of eggs.”"

Tentang Intervensi Alien Abdi-Kebaikan Terhadap Bencana Nuklir


Berikut para alien Zeta menjelaskan batasan intervensi para alien Abdi-Kebaikan terhadap bencana nuklir di Bumi.

Terjemahan bebas ZetaTalk Chat Q&A for July 17, 2010:

Oleh karena Elemen Keraguan harus dipertahankan, bahkan setelah pergeseran kutub, Dewan Alam akan mengijinkan interferensi terhadap kehendak bebas manusia, dan fatwa mereka hanyalah sejauh bahwa umat manusia tidak boleh mengalami peningkatan kecemasan tanpa ada perlunya dengan kehadiran kami.
Kalau menjadi terlalu nyata bahwa tanpa keraguan para alien sedang mengunjungi Bumi, maka manusia-manusia yang mungkin akan menjadi gila akan menyerang orang-orang yang dengan senangnya mengumumkan bahwa mereka adalah para Kontakti
Ini pernah terjadi sebelumnya di dunia-dunia lain (berdensitas ke-3--pen.). Kami terpaksa harus beroperasi di balik layar, dengan para kontakti yang menerima kunjungan-kunjungan (dari alien--pen.) yang direkam hanya di bawah sadar mereka.
Pernah kami nyatakan bahwa karena adanya Panggilan yang begitu kuat mengenai potensi polusi nuklir, maka para alien yang baik hati telah diperbolehkan untuk mengintervensi timbunan senjata nuklir yang dipegang oleh banyak negara.
Kami juga diperkenankan untuk mengintervensi bencana-bencana nuklir saat pergeseran kutub atau gempa-gempa besar, membatasi polusi dari insiden-insiden semacam itu.
Tapi ini jangan dianggap bahwa seluruh insiden semacam itu akan dihentikan, atau bahwa sebuah bom nuklir tidak akan didetonasi! [Baca juga: Prediksi Perang Dunia III dan Holocaust Nuklir]
Kekuatan-kekuatan besar menyadari bahwa timbunan nuklir mereka telah diutak-atik, dan dengan demikian menjadi gugup kalau harus memulai konfrontasi apapun. 
Tapi dalam hal pertempuran kecil jenis apapun, dimana sebuah dirty bomb (bom dengan campuran bahan konvensional dan radioaktif) misalnya, akan ditanam untuk memberi dampak terorisme nyata maupun palsu, maka akan ada pelangaran terhadap peraturan Elemen Keraguan kalau bom itu sekedar dinetralisir.
Cara operasi selama situasi semacam itu adalah melalui orang-orang, yang melakukan Panggilan. 
Dan mereka yang berada dalam MJ12 Baru yang menyadari kehadiran kami karena keanggotaan mereka dalam MJ12, dengan demikian, dikecualikan dari peraturan Elemen Keraguan. Manusia-manusia ini diberi asistansi untuk mengintervensi rencana-rencana dirty bomb semacam itu, sehingga ketika plot itu dibatalkan, bom-bom mereka (milik teroris--pen.) itu radioaktif, masih hidup, tapi plotnya tidak sukses.

Apakah Para Ruh Pembimbing Mampu Menilai Dengan Akurat Orientasi Spiritual Jiwa-Jiwa Yang Mereka Bimbing



Para alien Zeta pernah menyatakan bahwa mereka juga merupakan Ruh-Ruh Pembimbing manusia dan makhluk-makhluk lain di dunia-dunia lain di alam Densitas ke-3. Mereka juga memiliki Ruh-Ruh Pembimbing dari alam yang lebih tinggi dari alam mereka (Densitas ke-4).
Kini pertanyaannya, bagaimana para Ruh Pembimbing dapat menentukan secara presisi sesosok jiwa memikirkan dirinya sendiri sebanyak 90% atau 95% dari waktunya (alias mengabdi-Ego) atau 45%/50% dari waktunya (alias Mengabdi-Kebaikan)? Berapa banyak entitas yang terlibat dalam keputusan ini? Apakah mereka terkadang membuat kesalahan ataukah segalanya transparan dari sudut pandang mereka yang lebih tinggi? [Sumber: ZetaTalk Chat Q&A for July 17, 2010]

Penjelasan para alien Zeta, terjemahan bebas ZetaTalk Chat Q&A for July 17, 2010:
 
Kami sering ditanyai seputar prediksi-prediksi kami mengenai perubahan geologis, jalur lintasan Planet X. Bagaimana kami tahu hal-hal semacam itu?
Jawaban kami adalah bahwa sebagaimana umat manusia telah dapat menghitung bagaimana dan mengapa Matahari terbit esok pagi, setelah berabad-abad mengira matahari mengelilingi bumi, para alien yang mengunjung Bumi dan para entitas yang advanced seperti Ruh Pembimbing memiliki wawasan yang tidak dimiliki manusia. 
Anda bukan level kami, Anda juga bukan level para Ruh Pembimbing. Mereka membaca niat jiwa dan sejarah jiwa-jiwa muda (dalam hal inkarnasi, bukan usia fisik--pen.) layaknya Anda membaca headline di surat kabar. Sejelas itu.

Baca juga:
IQ Zeta
Bagaimana Bisa Zeta Tahu Semuanya?


Tentang Rasa Takut dan Tak Berdaya Manusia Menghadapi Pergeseran Kutub


Apa para alien Zeta memikirkan konsekuensi-konsekuensi dari rasa takut dan ketakberdayaan total yang akan dialami umat manusia selama Minggu-Minggu Terakhir sebelum Pergeseran Kutub, sebuah situasi yang dengan cepatnya akan mengalihkan jutaan jiwa ke orientasi Mengabdi-Ego?
Para alien yang baik hati sudah berhati-hati sekali sejauh ini untuk maslah ini, dan seluruh kunjungan alien direkam di bawah sadar saja untuk alasan itu. Sudah diketahui bahwa rasa takut dan tak berdaya adalah senjata besar yang dipergunakan gerombolan Abdi-Ego.  
Penjelasan para alien Zeta (terjemahan bebas):
Umat manusia setiap hari dihadapkan dengan situasi-situasi yang menyebabkan ketakutan, dan hingga sejauh apa yang akan dihasilkan oleh pergeseran kutub. Tornado-tornado memorak porandakan kota-kota, kanker menyerang pencari nafkah di usia matang, anak-anak diculik (oleh orang jahat--pen.) dan tidak pernah terlihat lagi - masalah-masalah semacam  itu.

Apa yang berbeda selama pergeseran kutub adalah bahwa mereka yang sudah terbiasa mengira bahwa pemerintah mereka akan menyelamatkan mereka akan mendapati tidak akan seperti itu jadinya, mereka malahan harus memikirkan sendiri jalan keluarnya bersama tetangga-tetangga mereka.
Ini tentu saja berlangsung sekarang ini bagi banyak orang yang terlempar keluar dari rumah-rumar mereka, kehilangan pekerjaan, atau terjebak dalam banjir atau kekeringan.
Apakah tingkat ketakutan mereka naik, rasa tak berdaya mereka membuat diri mereka kewalahan?
Ini mengenai golongan manusia, dan, seperti yang pernah kami tunjukkan dalam ZetaTalk untuk masalah ini, yang bersifat relatif sesuai ekspektasi-ekspektasi seseorang.
Bagi sebuah keluarga di India yang hampir-hampir tak mampu bertahan hidup dan memberi makan keluarganya, dihantam parah oleh kekeringan membuat mereka kelaparan. Paling seringnya, mereka menerima keadaan ini dengan persepsi fatalistik bahwa inilah nasib yang harus diterima manusia dalam hidup. 
Namun seorang sosialita kaya raya di Kota New York, yang mendapati bahwa anggaran bulanannya yang didapat dari mantan suaminya akan dikurangi, boleh jadi akan terdorong untuk bunuh diri. Pemikiran bahwa tidak akam mampu meneruskan gaya hidup terkininya--mampu membeli pakaian-pakaian mahal dan bepergian ke luar negeri--sudah terlalu berat baginya.
Di luar fakta bahwa pergeseran kutub hanya akan membawa tingkat bencana yang lebih besar, bagi semua orang, adalah reaksi jiwa-jiwa individu terhadap bencana-bencana.
Mereka yang berdasarkan sifatnya sudah teramat sangat Mengabdi-Kebaikan tidak memandang ini sebagai sumber ketakutan dan ketidakberdayaan, melainkan lebih merupakan insentif untuk melakukan tindakan, dengan menolong orang-orang lain menjadi kepuasan. Malahan, ini sebuah kesempatan untuk bertindak, yang mana sebelumnya hal ini mungkin telah dianggap mengintervensi kehidupan orang lain.
Bagi mereka yang memikirkan diri sendiri saja--sebuah fokus pada diri sendiri--pergeseran kutub tentu saja akan meningkatkan rasa tak berdaya dan meningkatkan rasa takut secara potensial, tapi seperti ini juga keadaannya dalam hidup mereka pada umumnya. Setiap uban, setiap kemunduran pergaulan juga menjadi bencana bagi orang-orang ini. Dengan demikian, semua itu relatif, dan seiring sejalan dengan kehidupan pada umumnya.
Baca juga:  
Apa Guna Bertahan Hidup Dalam Kiamat?


Ras Alien Zeta Tidak Dikendalikan Ras Alien Reptil



Berikut para alien Zeta menjelaskan bahwa spesies mereka, yang disebut Zeta oleh manusia, tidak dikendalikan oleh ras alien Reptil.

Terjemahan bebas ZetaTalk: Reptilian Control Note: written by Jul 15, 1995.
 

Mengenai apakah para alien Zeta, dari kedua orientasi spiritual (baik yang Mengabdi-Kebaikan maupun yang Mengabdi-Ego--pen.), dalam arahan ras alien lain, seperti ras Reptil? Ini sama sekali tifak benar.

Sas sus ini dimulai karena adanya karakeristik-karakeristik dalam masyarakat manusia, maka asumsi-asumsipun dibuat sebagai sebuah paralel.
Dalam masyarakat-masyarakat manusia, satu ras atau ras lainlah yang mendominasi. Ras berkulit hitam hampir selalu tunduk. Wanita dari ras ini sudah pastinya tunduk, bahkan kalau ras berkulit hitam itu dituduh matriarkal.
Orang cuma perlu menengok ke Afrika, dimana [perempuan-perempuan membesarkan anak-anak muda mereka tanpa dukungan dari laki-laki yang gagah-gagahan, untuk melihat posisi mereka dalam budaya-budaya kulit hitam. Ras-ras kulit putih [dianggap] paling unggul, di seluruh dunia. Kelas-kelas sosial itu ada.  
Dengan demikian, manusia beranggapan sama terhadap apa yang mereka sebut dari ruang angkasa, seolah-olah ruang dalam adalah satu tempat dan ruang angkasa adalah tempat satunya lagi. Bukankah ruang angkasa adalah kumpulan dari banyak ruang angkasa lain?
Para alien Zeta, dari kedua orientasi spiritual, tidak memiliki asosiasi apapun dengan spesies alien yang manusia sebut Reptilian. 
Sas-sus ini muncul karena tempat yang sangat berdekatan saat berjumpa dengan ras itu, dimana grup-grup alien Abdi-Ego berada di lokasi yang berdekatan satu sama lain, dan juga karena para alien Zeta memberi tampilan tenang (menahan diri) dan terkendali. 
Pada manusia, prilaku ini mengindikasikan ketundukan.
Baca juga: 
 Zeta Pengabdi-Kebaikan Tidak Abu-Abu, Juga Bukan Ras Reptil