Kesurupan Ksatria Hitam, dan Peningkatan Kasus Kesurupan

Proses kesurupan melalui apa yang disebut sebagai "kencan dengan makhluk-makhluk gaib Pengabdi-Ego/jahat (para alien dari alam-alam lebih tinggi--dari luar bumi, tentu saja) yang berniat menyurupi" dapat dilihat pada kasus James Holmes (24) yang berhasil melakukan penembakan masal, pada Juli 2012 saat pemutaran perdana film Batman: The Dark Knight Rises, yang telah terjual habis tiketnya itu. Dua belas orang tewas, 59 lainnya luka-luka. 
Twelve people were killed and 59 were injured in Aurora, Colo., during a sold-out midnight premier of the new Batman movie "The Dark Knight Rises" when 24-year-old James Holmes unloaded four weapons' full of ammunition into the unsuspecting crowd. The number of casualties makes the incident the largest mass shooting in U.S. history. http://gma.yahoo.com/colorado-batman-movie-shooting-suspect-phd-student-085940589--abc-news-topstories.html 

Satu minggu kemudian terjadi penembakan masal serupa oleh orang lain, tapi berhasil digagalkan.
Aksi 'The Joker' Maryland Berhasil Digagalkan http://www.tempo.co/read/news/2012/07/28/116419862/Aksi-The-Joker-Maryland-Berhasil-Digagalkan Satu minggu setelah penembakan Colorado, polisi Maryland menangkap seorang pria bersenjata yang mengatakan kepada majikannya ia adalah seorang Joker yang "akan meledakkan setiap orang". Namun ulahnya batal dilakukan setelah polisi mengendus dan mengamankannya.Tersangka, yang diidentifikasi sebagai Neil Edwin Prescott dalam dokumen pengadilan yang diperoleh ABC News, sebelumnya diberhentikan dari pekerjaannya. Dia kemudian mengancam dengan membuat pernyataan kepada atasannya setidaknya dua kali pada hari Senin, kata polisi.
Seperti yang pernah dijelaskan sebelumnya, kesurupan hanya dapat terjadi pada orang yang mengundang (secara sadar maupun tidak) para makhluk gaib Pengabdi-Ego untuk mempengaruhi dirinya karena ia terlalu memfokuskan hati/pikirannya pada hal-hal demi kepentingannya sendiri hingga tahap tertentu. Untuk lebih memahaminya, berikut analisa para alien Zeta Pengabdi-Kebaikan.mengenai kasus-kasus penembakan masal semacam itu melalui kehidupan James Holmes, dan penjelasan tentang jenis-jenis proses penyurupan, beserta penjelasan tentang peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh Dewan Alam Semesta Ini mengenai ruh-ruh (makhluk gaib) Pengabdi-Ego yang dikontak (secara sadar maupun tanpa sadar/tak sengaja) oleh manusia. 

Terjemahan bebas dari ZetaTalk: Possession Increase, written July 28, 2012

Jelas-jelas James Holmes mengalami perubahan dalam kepribadian di minggu-minggu sebelum pembunuhan masal.
Ia menyemir rambutnya dengan warna merah seperti tokoh Joker dan mencari aksi dalam sebuah klub sex online. 60 hari sebelumnya, ia mengisi senjata-senjata dan amunisinya. Namun tak satupun dari semua tindakannya itu cocok dengan pembawaannya yang digambarkan sebagai orang yang pendiam, baik hati, rajin, dan sukses. Seperti sang kanibal dari Miami, yang rutin membawa Injil, Holmes bahkan digambarkan sebagai orang yang teratur pergi ke acara-acara gereja.
Apakah ini kasus kesurupan lainnya, seperti kasus di Miami? Ya dan tidak, karena kesurupan memiliki banyak aspek dan banyak bentuk. Kami telah memprediksikan, setelah episode orang memakan wajah orang lain di Miami, bahwa dunia akan melihat lebih banyak lagi episode-episode ini, akibat Polarisasi Spiritual selama periode Transformasi, dan ini adalah sebuah contohnya.
Kesurupan dapat menjadi urusan yang berapi-api, dengan satu atau lebih ruh yang diundang untuk berinkarnasi dalam manusia, tapi tanpa pengambilalihan tubuh secara total. Hal ini, sesungguhnya, bentuk kesurupan yang paling umum. Si manusia memiliki penampilan luar yang sama, misalnya pergi bekerja atau ke sekolah, tapi menunjukkan kilasan-kilasan kepribadian lain. Jenis-jenis kesurupan ini biasanya terbatas, karena si ruh asli (sejatinya) dari manusia itu memiliki perasaan yang campur-aduk, dan tidak memberi ijin sepenuhnya pada ruh-ruh yang menyurupinya. Dengan demikian, ruh-ruh yang bermaksud untuk mencapai tujuan melalui penyurupan menjadi agak frustrasi, lalu mereka pergi untuk mencari pemilik tubuh yang dapat lebih menerima.   
Kesurupan juga dapat menjadi urusan dramatis, sebagaimana yang ditunjukkan dalam film Exorcist dan catatan-catatan sejarah manusia. Ruh yang menginkarnasi (ruh asli) si manusia meninggalkan jasadnya sepenuhnya, pergi selama-lamanya, sehingga ruh atau ruh-ruh yang menyurupinya memiliki otorita penuh, sehingga membuat ngeri keluarga dan komunitasnya, sebagaimana dikehendaki para ruh itu. Ini tentu saja agenda ruh Pengabdi-Ego, yang berniat untuk menanamkan rasa tak ada harapan dalam komunitas manusia, karena rasa takut akan mendorong orang untuk condong ke orientasi Mengabdi-Ego, dan ruh-ruh yang menyurupi berharap untuk mendapat hadiah berupa ruh-ruh manusia (yang berpindah ke Mengabdi-Ego untuk dibawa ke planet-planet penjara mereka--pen.).
Kesurupan-kesurupan semacam itu dapat menghasilkan
  • pengusiran ruh-ruh penyurup karena orang-orang yang mendatangi si orang kesurupan memiliki hati yang penuh empati dan cinta kasih (yang mengganggu dan membingungkan para ruh Pengabdi-Ego yang menyurupi) atau karena si ruh asli (yang telah digantikan oleh ruh atau ruh-ruh penyurup) berubah pikiran dan ingin kembali,
  • kematian pada si manusia yang kesurupan karena ia sangat kelelahan.
Kesurupan juga dapat menjadi urusan "datang dan pergi", dengan si jiwa (asli) dan ruh-ruh yang ingin memulai penyurupan memiliki hubungan jenis kencan. Dalam kasus-kasus ini, si jiwa asli lebih seringnya tetap ada, sehingga kesurupan itu akan lebih akurat digambarkan sebagai inkarnasi ramai - semua ruh yang menyurupi berbagi tubuh yang sama dengan si jiwa/ruh asli.
Jenis-jenis kesurupan ini lebih sering terjadi dimana si manusia telah dipilih sebagai target karena status dan posisinya - politisi atau pimpinan agama atau jenderal - sehingga kerasukan itu akan berdampak maksimal atau mencapai hasil spesifik. Si manusia disanjung-sanjung (melalui hati dan pikirannya sendiri--pen.), selama suatu periode waktu, dan ia dapati masa-masa kesurupan itu penuh dengan kesenangan dan rasa berkuasa. Lalu masa-masa penyurupan meningkat, demikian pula intensitas dan lamanya.
Demikianlah kasusnya dengan si Holmes, karena ia cukup cerdas untuk merekayasa sebuah ledakan besar, menjadi berita, yang merupakan tujuan para makhluk gaib (ruh-ruh) Pengabdi-Ego yang terlibat.    
Holmes teramat sangat pemalu, dan tak mampu melarikan diri dari penjara ini. (sifat pemalunya--pen.). Dianggap cerdas dan sukses, ia membosankan, yang digambarkan oleh orang-orang yang bergaul dengannya sebagai orang yang hampir-hampir tak dapat mereka ingat. Ia bagaikan wall-paper saja, barang yang tak diperhatikan, dan kehidupan seks-nya nol. Sementara, pasar kerja begitu ketat persaingannya. Holmes masih sekolah, menunda mencari kerja, dan dapat bertahan hidup dengan uang beasiswa dan uang bantuan sosial pemerintah. Jadi kondisi keuangannya tidak kepepet. Tapi ia melihat kehidupannya yang membosankan dan tidak memuaskan itu telah menjadi begitu parah, seperti hukuman penjara, dan dibujuk untuk disurupi (dari alam gaib--pen.) seiring dengan berjalannya waktu.
[Peraturan Alam Semesta Bagi Makhluk Gaib Yang Mengunjungi Manusia Bumi] 
Ada peraturan-peraturan dalam apa saja yang dapat dilakukan oleh para makhluk gaib yang berkunjung ke alam densitas ke-3, seperti misalnya Bumi.
Mereka tidak diperkenankan mendarat secara masal untuk menakut-nakuti penduduk bumi ataupun mengkoloni Bumi. 
Dewan Alam Semesta Ini juga telah mengenakan peraturan-peraturan pada para "tamu (makhluk gaib)" (yang berkunjung ke bumi--pen) sedemikian rupa sehingga kunjungan-kunjungan itu hanya untuk keperluan memberi konsultasi. 
Lalu bagaimana peristiwa kesurupan, yang merupakan invasi terhadap tubuh manusia yang tadinya digunakan oleh ruh aslinya, dapat terjadi? Jasad manusia yang sedang kesurupan (meskipun tampak mencengangkan) masihlah dianggap dipengaruhi secara psikologis oleh para ruh yang berkunjung. Jasad manusia merespon pengaruh ini. Dan jika kesurupan itu berupa kesurupan beramai-ramai (oleh ruh-ruh) sementara ruh aslinya masih ada, maka ruh aslinya merespon pengaruh ini.
Dengan demikian, kesurupan sangatlah tergantung pada sikap-sikap yang dipegang oleh jasad manusia -- rasa dendam, mendambakan status, atau rasa birahi tak terpuaskan. 
[Kesurupan Hanya Dapat Terjadi Pada Jiwa/Ruh Yang Berinkarnasi]
Mungkinkan jasad manusia dengan jiwa yang tak berpijar kesurupan?
Ini nyata-nyata melanggar peraturan alam (tidak mugkin terjadi--pen.), karena, kalau tidak, peristiwa kesurupan akan merajalela, karena sekarang ini ada lebih banyak manusia seperti itu (memiliki jiwa tak berpijar) ketimbang mereka yang memiliki jiwa-jiwa berinkarnasi. 
Maka, setting kesurupan memerlukan jiwa yang berinkarnasi, yang memungkinkan ruh Pengabdi-Ego yang ingin menyurupi untuk mempengaruhi jasadnya hingga suatu tingkatan dimana ruh yang ingin menyurupi itu dapat memberi saran-saran kepada si jasad tentang bagaimana cara berprilaku.
[Tujuan dan Proses Kesurupan ]
Tujuan kesurupan adalan untuk membuat ruh-ruh muda yang masih tumbuh agar memilih orientasi Mengabdi-Ego. Hal ini dapat dicapai paling efisien selama Panggilan melalui konseling periodik oleh para entitas Pengabdi-Ego yang berinkarnasi dari alam-alam lebih tinggi.
Penyurupan memerlukan kehadiran full-time dari pihak ruh Pengabdi-Ego dari alam-alam lebih tinggi, yang dapat beroperasi tanpa inkarnasi (secara gaib--pen.), dalam jumlah yang sangat kekurangan. Mereka ada di sana atas pesanan tuan pengawas yang menginginkan rekruit. Lagi pula, mereka hanya terfokus pada diri sendiri, dan akan lebih suka berada di rumah melakukan suatu aktifitas yang akan langsung memperkokoh kehidupan mereka dengan suatu cara. Dengan demikian, suplai ramuan yang diperlukan untuk kesurupan total sangat kekurangan.  
Dengan demikian, penyurupan-penyurupan dipilih secara seksama, untuk dampak maksimum pada seluruh masyarakat manusia. Mereka (para makhluk gaib jahat itu--pen.) ingin masuk ke dalam berita, diingat-ingat dalam cerita-cerita rakyat dan sejarah, mempengaruhi jalannya event-event manusia, dan memiliki efek menyeluruh dalam menciptakan rasa tak berdaya tanpa harapan dan rasa takut pada umat manusia.
Kapan suatu penyurupan berakhir akan bergantung pada banyak faktor. 
  • Kesurupan itu mungkin tidak mendapat perhatian atau perubahan yang diinginkan, sehingga ruh-ruh iru pindah.  
  • Jasad manusianya mungkin akan mati, karena ruh-ruh yang menyurupinya tentu saja tidak peduli dengan si manusia dan mendorongnya untuk beraksi melampaui batas kelelahannya.  
  • Si jiwa asli mungkin ingin mendapatkan kembali kehidupannya hingga ke kondisi sebelum kesurupan, sehingga menarik sambutannya.  
  • Atau ruh-ruh yang menyurupi mungkin akan mendapati bahwa luapan kasih sayang dan perhatian dari orang-orang yang mengunjungi si orang kesurupan membuat bingung, mengalihkan fokus ruh-ruh Pengabdi-Ego yang menyurupi itu. Sehingga mereka pergi karena alasan ini.
----------------------------------

Berikut berita-berita mengenai James Holmes

Sekilas Mengenai James Eagan Holmes, Pelaku Penembakan Masal di Colorado http://luar-negeri.kompasiana.com/2012/07/22/sekilas-mengenai-james-eagan-holmes-pelaku-penembakan-masal-di-colorado-479066.html Pada hari Jumat pukul 00:30 waktu setempat, seorang pria tiba-tiba saja melakukan penembakan secara acak didalam Bioskop tersebut, 15 menit saat film, The Dark Knight Rises, dimulai. Si Penembak tersebut diindikasi mengidap kelainan jiwa karena menganggap dirinya sebagai “Joker”, musuh Batman di Film The Dark Knight Rises tersebut. Pria tersebut diidentifikasikan sebagai James Eagan Holmes, 24 tahun, bersenjatakan senapan serbu AR-15, 20-gauge shotgun Remington dan 40 kaliber Glock. Senjata lainnya ditemukan di mobilnya, Hyundai putih yang diparkir dibelakang gedung. Pada saat film itu berlangsung, ia pergi ke pintu keluar belakang, mengokang senjata. Saat ia kembali masuk, ia melemparkan kaleng sebelum mulai menembak. Para penonton bioskop berteriak panik buru-buru melarikan diri dari pria bersenjata tersebut yang menembak secara acak sambil berjalan melangkah keluar Bioskop. Holmes menyerah tanpa perlawanan dalam waktu tujuh menit setelah penembakan itu. Saksi mata melaporkan tersangka pertama kali menembak ke udara, kemudian mulai menembaki orang-orang. Holmes terlihat begitu tenang ketika melakukannya. Dia memakai pakaian hitam mengenakan masker gas untuk melindungi kepalanya.
 
Lima Fakta James Holmes, Tersangka Penembakan 'Batman' http://jogja.tribunnews.com/2012/07/24/lima-fakta-james-holmes-tersangka-penembakan-batman  Berikut beberapa fakta yang terungkap soal James Holmes.  1. Dia adalah seorang anak pemalu  2. Dia adalah seorang mahasiswa cemerlang....3. Dia terdaftar di situs kencan online....4. Ia diduga mempersiapkan penembakan selama berbulan-bulan.....5. Apartemennya mengambarkan 'ilmuwan gila'. Alat musik milik Holmes dikabarkan mulai berbunyi dengan keras, musik techno itu bergema di tengah malam, disaat Holmes diduga berada di biskop, selanjutnya mati sendiri tiba-tiba pada pukul satu. Apartemennya itu dicurangi dengan "serangkaian rumit jebakan peledak, yang tampaknya dirancang untuk membunuh siapa saja yang masuk sementara mengejar jejaknya," kata Healy dan Kovaleski. 
http://latimesblogs.latimes.com/lanow/2012/07/colorado-shooting-suspect-struggled-to-find-work-neighbor-says.html The alleged gunman in the deadly "Dark Knight" movie theater shooting had trouble finding work before he returned to school to study neuroscience in Colorado. James Holmes, 24, who graduated from Westview High School in San Diego in 2006, could not find work after graduating from UC Riverside in 2010 with a bachelor's in neuroscience. He was a student at the University of Colorado Denver/Anschutz Medical Campus, but the school said he was in the process of withdrawing from the graduate program in neuroscience. Holmes was a quiet person who kept mostly to himself.  Holmes was a very shy, well-mannered young man who was heavily involved in their local church. 
http://latimesblogs.latimes.com/lanow/2012/07/colorado-shooting-suspect-really-smart-friend-says.html People who knew the suspect in the "Dark Knight" shooting at a Colorado movie theater described him Friday as an intelligent student who showed no signs of violence. 
http://www.nytimes.com/2012/07/21/us/shooting-at-colorado-theater-showing-batman-movie.html In the last 60 days Mr. Holmes had purchased four guns at local gun shops. And through the Internet, he bought more than 6,000 rounds of ammunition: more than 3,000 rounds for the assault rifle, 3,000 rounds of .40 caliber ammunition for the two Glocks, and 300 rounds for the 12-gauge shotgun. The guns were all bought legally. 
http://www.foxnews.com/us/2012/07/20/grad-school-dropout-horrific-attack-came-out-nowhere/ Holmes seemed smart, with a swagger. But in the age of widespread social media, no trace of Holmes could be found on Facebook, LinkedIn, MySpace, Twitter or anywhere on the web. Either he never engaged or he scrubbed his trail. 
http://www.tmz.com/2012/07/20/james-holmes-sex-website-penis-cops/ A man claiming to be James Holmes created a profile on a popular sex website just days before "The Dark Knight Rises" massacre. Holmes" created the profile on AdultFriendFinder.com July 5 -- and included a picture of himself with reddish, orange hair, just as officials in Aurora, CO said he looked when he was apprehended Friday morning.