Dualisme Manusia dan Pengecohan Realita

Terjemahan bebas dari ZetaTalk Chat Q&A for July 31, 2010

Manusia memiliki dua bagian otak, yaitu
  • kesadarannya yang bersikap selektif terhadap apa yang diinginkan untuk diingat serta dapat menekan emosi-emosi, 
  • dan bawah sadarnya yang ingat dan menyadari semuanya. 
Ini tidak berlaku bagi seluruh bentuk kehidupan lain yang ada di alam semesta, dan ini pengecualian yang ekstrim. Kami, para Zeta, tidak memiliki dualisme ini.

Manusia dapat mengecoh dirinya sendiri mengenai motif-motifnya, menyangkal dan mengabaikan realita, atau memlintir realita menjadi sebuah versi yang membuatnya nyaman.
(Maka tidak mengherankan jika) manusia dapat melihat perubahan-perubahan bumi tapi berpura-pura bahwa apa yang dilihatnya itu tidak ada. Ia dapat melihat, misalnya, bulan di suatu bagian langit yang jauh di luar jalurnya, tapi mengenyahkan keanehan itu begitu saja dalam pikirannya.
Ketika kami berbicara kepada umat manusia melalui ZetaTalk, kami sedang berbicara kepada alam bawah sadar manusia, yaitu bagian otak yang tidak menekan atau melupakan ataupun memlintir fakta-fakta.
Kami tengah berbicara kepada seluruh manusia, keseluruhan esensinya, dan tidak kepada permukaannya saja yang hanya mengijinkan fakta-fakta tertentu saja yang dibeberkan di meja.
Kami bekerja sama dengan baik dengan Nancy karena ia juga menggunakan pendekatan ini, dan tidak mengecoh realita.
Ia telah menghadapi fakta-fakta keras dan telah menetapkan bahwa ia ingin membantu orang-orang tak bersalah yang akan terkena dampak paling keras oleh cover-up dan oleh kecenderungan manusia untuk menyangkal realita tak menyenangkan. Ini membutuhkan keberanian, yang ia miliki dalam jumlah yang hampir tanpa batas.  
Apakah kami menginginkan para survivor mengambil pendekatan ini, dalam menetapkan prioritas-prioritas mereka mengenai Paska Pergeseran Kutub? Sudah pastinya.