Siapa Pembawa Pesan Gaib Yang Dapat Dipercaya?

Ada begitu banyak pesan yang diklaim berasal dari alam gaib disampaikan oleh kalangan awam maupun terkenal. Pesan-pesan itu tak jarang saling konflik di antara para penyampainya. Salah satu jenis pesan gaib adalah klaim bahwa bencana alam telah berhasil dihindarkan oleh manusia tertentu atau oleh makhluk-makhluk gaib tertentu. Dan itu baru satu pesan, belum pesan-pesan lainnya yang konflik dengan itu. Lalu mana yang dapat dipercaya oleh manusia? Para alien Zeta pernah mengingatkan:
Mengenai apa yang orang lain katakan, sebagaimana yang dijelaskan dalam peraturan chat (di blog Pole shift ning), kami tidak mengomentari apa yang orang-orang lain katakan, kecuali mereka dapat memprediksi secara akurat. Anda dapat berasumsi bahwa, misalnya, para elit (dengan seluruh otak yang dapat dibeli melalui kekayaan mereka, atau seluruh otak yang mereka miliki sendiri untuk dapat, pertama-tama, mengakumulasi kekayaan), berpikir di jalur yang sama. 
(Lagi pula) Akankah Anda percaya begitu saja apa kata orang hanya karena ia mengatakannya? ZetaTalk, March 28, 2009 

Fakta-Fakta Pembawa Pesan Gaib
Berikut para alien Zeta menjelaskan  fakta-fakta mengenai para pembawa pesan gaib.

Terjemahan bebas dari ZetaTalk: Who to Believe, written Aug 15, 1996.

Telah kami jelaskan bahwa
  • banyak penyampai pesan dari alam gaib itu yang palsu, yang mengklaim menyampaikan pesan, padahal hanya demi mendapatkan perhatian serta rasa kemegahan diri atau sengaja menyesatkan, 
  • sementara, penyampai-penyampai pesan gaib yang sejati sering berbicara secara puitis dalam metafor-metafor dan analogi-analogi atau malah menjadi begitu terkesan dengan sebuah konsep sehingga memberinya penekanan yang tak perlu.
Telah kami jelaskan pula bahwa banyak nubuat menjadi pesan-pesan yang disalahtafsirkan akibat telinga pendengar yang hanya ingin mendengar apa yang ingin didengar. 
Maka, misalnya, penyelamatan singkat yang ditawarkan kepada golongan manusia yang berorientasi Mengabdi-Kebaikan selama masa-masa terburuk pergeseran kutub telah disalah tafsirkan sebagai Ascension oleh Kristiani.
Kami juga telah menjelaskan bahwa tahun pastinya event pergeseran kutub telah salah dilaporkan oleh banyak penyampai pesan gaib yang sejati. 
Ini karena si manusia penyampainya ingin menyangkal apa yang akan terjadi di masa depan atau karena si alien (makhluk gaib) sendiri enggan memberi kabar yang sedemikian mengerikannya kepada manusia ketika hanya sedikit saja yang bisa dilakukan tentang itu. 
Maka, manusia pun menerima pesan-pesan yang saling konflik. Lalu siapa yang dapat dipercaya? Situasi pesan-pesan yang tercampur atau saling konflik ini sudah pastinya bukan hal baru bagi manusia, yang sudah setiap hari mengatasi elemen-elemen semacam itu dalam hidup mereka. (Contohnya:)
Para kekasih mengatakan tiga kata - aku cinta kamu - tapi mungkin sedang mengutarakan hasrat seksual mereka atau kebutuhan untuk mendapat perhatian atau perlindungan. 
Janji-janji politis kaya dengan pernyataan-pernyataan yang saling bertentangan, untuk tak mengatakan niat palsu. 
Baik pekerja maupun bos tidak mengatakan yang sesungguhnya tentang kualifikasi serta kemampuan mereka untuk melaksanakan pekerjaan -- si bos menjanjikan lingkungan kerja yang menarik dan edukatif, si pekerja prospektif mengklaim kompetensi dalam pekerjaan itu. 
Iklan produk sering kali berlebihan dalam pernyataan sehingga seluruh seksi dalam pemerintahan diberi tugas untuk mengawasi prilaku semacam itu. 
Baik tuntutan kriminil maupun sipil dapati kedua belah pihak memberi klaim yang bertentangan atas rasa bersalah atau tak bersalah serta mengiringi klaim-klaim itu dengan penjelasan dan bukti yang panjang lebar. 
Jadi, mengapa pula manusia berharap akan menemukan presisi absolut serta kejujuran mengenai nubuat-nubuat milenium serta klaim-klaim dari alam gaib? 
Sebagaimana dengan semua aspek kehidupan, Anda harus berpikir mandiri dan membuat ketetapan-ketetapan Anda sendiri.