Pasca Pergeseran Kutub: Pemerintahan Yang Berlaku

Tentang anak-anak di sini yang dibicarakan adalah mereka yang masih belum memasuki usia yang relatif dewasa dan anak-anak muda yang umumnya dianggap belum dewasa oleh masyarakat dewasa dan masyarakat profesional.

Terjemahan bebas dari ZetaTalk: Government, Note: written during the October 19, 2002 Live ZetaTalk IRC Session.

Pasca Pergeseran Kutub akan menjadi situasi dimana terjadi kekurangan pengarahan-pengarahan dari pemerintahn. Bahkan di kota-kota kecil, yang diatur oleh para walikota yang telah dikenal semua orang di jalanan kota-kota, dan grup-grup bepergian yang diatur oleh para kepala suku, akan merasakan kekurangan itu.
Kegilaan, depresi, kehilangan nyawa, dan kebingungan akan mengenyahkan tangan kokoh yang sudah begitu akrab dalam pengaturan. Keluarga-keluarga akan mencari bimbingan dari para sesepuh, kepala keluarga, pimpinan keagamaan, namun malahan akan dapati orang-orang itu tercenung, menggeleng-gelengkan kepala, tak mampu berkata-kata.
Dalam situasi-situasi ini, kepemimpinan akan muncul dari orang-orang yang berkekurangan--para pemimpin alami bermunculan.
Sering kali mereka itu adalah anak-anak, yang mendapati kehidupan menjadi mengejutkan dan aneh, hal-hal tak biasa menjadi menu sehari-hari. Namun bagi si anak, kondisi itu lebih seperti petualangan, sebuah kesempatan untuk bertindak tanpa dimarahi terus-menerus oleh orang tua. Mereka akan memberi saran-saran, dan diperbolehkan untuk menjalankan rencana-rencana, dan sering kali memimpin para orang tua dan sesepuh mereka yang linglung dan depresi seperti boneka-boneka usang.. 
Di luar anak-anak itu, yang akan utamanya bersifat inventif dan energik, para wanita akan mengambil komando dengan melakukan tugas-tugas rumah tangga harian. Sering kali dikatakan bahwa para pria, yang memiliki satu buah tugas dalam masyarakat, menjadi menderita ketika pensiun, namun wanita, yang telah memiliki banyak tugas demi berjalannya rumah tangganya, tidak pernah pensiun.
Dengan demikian, para wanita yang melihat apa yang harus dilakukan dengan waktu mereka, dan menjalankannya, dan menjadi orang yang berguna, menjadi hidup lebih lama dan memiliki kesehatan yang lebih baik. Demikian pula, setelah pergeseran kutub, para wanita akan mencuci dan bersih-bersih, mengumpulkan dan memasak makanan, dan, dengan demikian, dilihat sebagai seseorang yang dapat mengarahkan aktifitas-aktifitas. 
Ketika depresi mulai sirna, dan para survivor mulai melihat ke sekeliling mereka, menentukan apakah mereka harus mencari perwakilan pemerintah atau membuat laporan, mungkin mencari bantuan dari pemerintah mereka, maka kesimpulan yang berbeda akan muncul.
Setiap ada prakarsa, orang-orang lain akan mengamati dan menawarkan bantuan, maka tindakan berbagi telah terjadi. Ini adalah masyarakat Pengabdi-Kebaikan di masa depan Anda. Dan begitu dibentuk oleh grup-grup survivor, tidak boleh digantikan oleh arahan yang didorong oleh ego orang yang haus kekuasan. Kalau ada orang yang demikian, suruh mereka duduk kembali dan diam saja, karena itu akan lebih baik bagi Anda sebelum mereka membuka mulut.
All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com