Pergeseran Kutub: Arah Badai Api dan Meteor

Berikut para alien Zeta menjelaskan pertimbangan-pertimbangan dalam memprediksi arah serangan badai api dan meteor selama pergeseran kutubberdasarkan posisi Jepang di minggu rotasi bumi terhenti, yaitu di bagian bumi gelap. [Baca: 3 hari kegelapan

 Baca juga:

Penjelasan ZetaTalk, terjemahan bebas ZetaTalk Chat Q&A for May 14, 2011:

Selama minggu terhentinya rotasi bumi, ketika badai-badai api dan puing-puing antariksa dalam ekor Planet X dalam kondisi terburuk, arah angin pada utamanya akan berdasarkan perbedaan-perbedaan temperatur antara daratan dan lautan.
Angin-angin akan berdasarkan pemanasan dan pendinginan dari massa-massa udara di atas daratan yang ada di bawah angin-angin itu. Efek Coriolis akan hilang, akibat kurangnya rotasi bumi di minggu sebelum pergeseran kutub.
Jepang akan berada di sisi gelap bumi (saat tiga hari kegelapan), sehingga akan kurang mendapat pengaruh pemanasan dari matahari.
Apabila pergeseran kutub terjadi selama Musim Dingin, maka angin akan datang dari Pasifik, yang akan tetap lebih hangat secara keseluruhan ketimbang daratan di China.
Apabila pergeseran kutub terjadi selama  Musim Panas, maka sebaliknya yang akan terjadi, dengan angin-angin yang datang dari China.
Dengan demikian, tanpa sebuah jadwal, tidaklah mungkin untuk memprediksi arah angin-angin Anda, yang akan meniupkan puing-puing serta badai-badai api ke atas Jepang. Bersiaplah untuk kedua kemungkinan waktu kedatangannya itu.