Pergeseran Kutub: Air Yang Mengamuk

Terjemahan bebas ZetaTalk: Rampaging Water, Note: written on Apr 15, 1999.

Tidak ada tempat aman di udara maupun di air, tidak ada tempat yang tidak akan terpengaruh oleh pergeseran kutub, dan air dapat membuat Anda syok dengan gejolaknya.
Lautan, seperti halnya atmosfer, tidak terisolasi. Lautan berenang-renang, dan terpengaruh oleh udara yang mendorong dan terbentur-bentur, serta oleh air yang mendorong dan terbentur-bentur yang menciptakan pusaran-pusaran.
Bayangkan saja arus-arus udara dan air bumi dengan gejolak yang jauh lebih besar lagi---air dingin menerjang masuk, pasang-surut yang terjadi ketika bumi berputar di bawah air sehingga terjadi gelombang-gelombang pasang laut yang hebat, lalu kembali, menarik diri, saat air menemukan tempat meratanya.
Manusia terbiasa berpikir bahwa sungai-sungai bergerak pelan dan gelombang-gelombang pasang datang-dan-pergi dengan tenang. Bayankan apabila ada tekanan kuat di belakang kepala air, sehingga air bergerak sangat cepat lalu memecah, memanjat ke sisi-sisi bukit karena tak ada tempat lain untuk dituju, mengepung wilayah pedesaan di luar bukit yang mungkin menjembatani di sepanjang pesisir pantai, lalu kembali dengan raungan ke laut sehingga orang-orang mendapati laut datang dari belakang mereka, datang baik dari dalam daratan maupun dari laut.

Air dapat menjadi tidak dapat diprediksi, meskipun dapat dianalisa kalau orang mau dutuk dan sedikit memikirkannya.
Kapal boat bukanlah tempat yang aman selama pergeseran kutub nanti, kecuali orang sudah bersiap-siap untuk berada di tengah-tengah lautan, atau terseret jauh ke dalam daratan, atau terapung terbalik, atau di tarik turun ke dalam pusaran air laut sedemikian rupa sehingga berada di bawah air untuk waktu yang sangat lama.
All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com