Ketika Bumi Berhenti Berputar (Tahap 9)

Baca juga:

Apa yang akan terjadi di bumi ketika bumi berhenti berputar? Itulah saat inti bumi ingin terus berputar namun kerak bumi terkunci rapat di tempat oleh cengkeraman Planet X pada Atlantic Rift. Maka, satu belahan bumi akan mengalami Siang Yang Panjang, yang lainnya Malam Yang Panjang. Kekacauan masif di bumi. ZetaTalk menyarankan agar orang tidak menunggu hingga bumi berhenti berputar untuk berada di tempat aman, karena situasi yang sangat kacau itu.

Inilah tanda-tandanya:
  • Bumi mengeluarkan suara erangan keras nan dahsyat (suara robekan dahsyat akibat kerak bumi berusaha melepas diri dari inti bumi). Suara ini bukan seperti suara Trumpet Israfil maupun Suara berdebum yang telah di dengar di beberapa tempat di dunia, termasuk Indonesia;  
  • jembatan-jembatan ambruk, jaringan-jaringan listrik dan telepon terputus, kereta-kereta anjlok 
  • gedung-gedung meledak karena fondasinya bergerak, meruntuhkan bangunan-bangunan di depannya; 
  • aktifitas vulkanik meningkat besar-besaran di wilayah sepanjang Pacific Rim atau di wilayah pembentukan gunung; 
  • arus angin lebih ekstrim, menggerakkan udara dingin ke tempat-tempat hangat, sehingga meningkatkan aktifitas tornado di wilayah-wilayah yang terkena dampaknya; 
  • arus laut bergerak ke arah yang berbeda, air laut dingin menerjang lebih cepat ke wilayah-wilayah hangat, lalu membuat pusaran-pusaran, sehingga menciptakan lebih banyak aktifitas semacam hujan badai atau typhoon di wilayah-wilayah yang terkena dampaknya.
Dengan situasi-situasi hidup seperti itu, orang-orang akan menjadi sangat cemas dan dapat melewatkan tanda-tanda alam kritis berikutnya, yaitu:
  • debu merah yang memerahkan sungai-sungai dan danau-danau sehingga airnya menjadi pahit, yang diikuti oleh 
  • hujan es batu, dan gempa-gempa bumi yang lebih kuat.
Pada kondisi alam seperti inilah Jam Pergeseran Kutub (Tahap 10) tinggal dalam hitungan hari atau jam saja, tergantung pada tahap mana orang akhirnya menyadari semua itu ketika itu.

Maka, penting bagi orang-orang yang tidak dapat melihat tanda-tanda di langit (Baca: Mengukur Saat-Saat Terakhir Menuju Jam Pergeseran Kutub) untuk telah berada di dekat shelter parit dangkalnya, yang pada dasarnya sudah tinggal (termasuk tidur) di sana. Lalu Jam Pergeseran Kutub terjadi. Berikut penjelasan dan peringatan ZetaTalk tentang tanda-tanda dan situasinya.

Tanda Waktu Rotasi Bumi Terhenti
Terjemahan bebas ZetaTalk: Dark Side Clues, Nov 30, 2002
  
Mereka yang berada di Belahan Bumi dengan Siang Hari Yang Panjang dapat mengantisipasi untuk mendapat sebuah pertanda, yang mana jam pagi mereka akan tak sinkron dengan apa yang mereka temui di luar. Tapi bagaimana dengan pertanda bagi mereka yang tinggai di bumi yang mengalami Malam Yang Panjang?

Jawaban bagi kedua kasus itu adalah untuk tidak menunggu hingga saat bumi benar-benar berhenti, karena pelambatan bumi tidak mendadak terjadi, dalam hal ini. 

[Rotasi Bumi Sekarang Sudah Melambat]
Rotasi bumi sekarang ini sedang melambat hingga titik dimana fase-fase bulan dapat diperhatikan. Jam-jam sekarang ini senantiasa perlu dikalibrasi ulang. Namun, oleh karena cuaca yang begitu aneh, kebanyakan orang tak memperhatikan ataupun peduli bahwa hal ini paling ganjil. 

Namun minggu sebelum rotasi bumi terhenti, akan ada pelambatan rotasi yang tak bisa disangkal, sedemikian nyata sampai-sampai ada beberapa menit dalam satu hari yang hilang, lalu mungkin satu jam per hari. Seandainya orang peduli memperhatikan bahwa itu satu-satunya pertanda sehingga ia pindah ke dataran-dataran tinggi, maka akan ada lebih banyak lagi pertanda. 

[Tanda: Gempa-Gempa Besar] 
Gempa-gempa sekarang ini sudah tiba pada titik dimana Kebohongan Nyata oleh USGS tampak jelas, dan diperhatikan. Mereka mengurangi laporan (gempa - pen.), bahkan membuangnya. Namun segera nantinya, gempa-gempa ini tak hanya akan berupa jumlah saja di database, melainkan cukup besar (intensitasnya - pen.), yang terjadi di tempat-tempat yang biasanya tak mengalaminya, sedemikian rupa sehingga kota-kota akan terkena dampaknya. 

[Tanda: Planet X Membesar]  
Akan ada banyak pertanda, terutama pada obyek merah besar itu (tubuh Planet X/Nibiru - pen.), yang akan tumbuh besar, terlihat di siang hari bolong, bukan komet, bukan pula asteroid, yang tak memiliki sumber-sumber cahaya dari dalam diri mereka, serta tak dijelaskan oleh pihak-pihak penguasa. 

[Tanda: Beberapa Menit Waktu Berkurang -- Pindah!]   
Maka, dari sudut pandang ini, ketika rotasi melambat pada titik waktu manapun sebanyak beberapa menit, pindah! 

Reaksi Orang Di Awal Tanda Rotasi Bumi Terhenti 
Terjemahan bebas ZetaTalk: Dark Side Clues, Nov 30, 2002

Telah kami nyatakan bahwa ketika rotasi bumi terhenti, orang-orang akan mengalami syok, bahkan jika mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi, sehingga tak ada satupun roda yang memutar perdagangan atau bisnis atau usaha jasa negara atau badan pemerintah yang akan beroperasi pada tingkat apapun.
Penjaga jembatan, yang harus menaikkan atau menurunkan jembantan, akan meninggalkan posnya, dengan jembatan terangkat sehingga mobil tak dapat menyeberang atau sebaliknya. 
Lampu-lampu  lalu lintas akan terhenti, tak berganti warna, atau mati, sedemikian rupa sehingga jalan-jalan menjadi kacau dengan klakson-klakson. Individu-individu yang ketakutan akan menghalangi jalan, berdebat dengan wajah memerah untuk hal-hal yang tak jelas, dan menolak untuk bergerak. 
Mobil-mobil akan kehabisan bensin, yang dikendarai oleh supir-supir yang ketakutan hingga titik mendadak mati, lalu ditinggalkan begitu saja. Ini akan membuat jalan-jalan terblokir total dengan masalah-masalah yang tak ada habisnya, sehingga macet total, apakah itu di bumi yang sedang mengalami malam ataupun siang hari (yang panjang - pen.)."

Kondisi Alam Saat Rotasi Bumi Terhenti
Terjemahan bebas ZetaTalk: How to Identify, Note: written during the May 10, 2003 Live ZetaTalk IRC Session.

"Ketika rotasi bumi terhenti, inti bumi mencoba berputar, namun kerak bumi terkunci di tempatnya oleh Planet X yang mencengkeram Atlantic Rift yang bermagnet tinggi, lalu perubahan-perubahan dramatis terjadi.
Bumi mengerang, dan peregangan di sepanjang lempeng Atlantik akan memutus jembatan-jembatan, merobek jaringan-jaringan listrik dan telepon, menganjlokkan kereta-kereta. Saat itulah ketika bangunan-bangunan akan meledak, karena fondasinya bergerak, merubuhkan bangunan-bangunan di depannya. 
Di wilayah-wilayah yang memampat lempengnya, dimana pembentukan gunung terjadi atau di sepanjang Pacific Rim, aktifitas-aktifitas vulkanik meningkat besar-besaran.
Terhentinya rotasi bumi akan mempengaruhi atmosfer, dimana arus angin akan menjadi lebih ekstrim, menggerakkan udara dingin pada utamanya ke wilayah-wilayah hangat, yang dapat menyebabkan lebih banyaknya aktifitas puting beliung di wilayah-wilayah yang terkena dampaknya. Demikian pula, arus-arus laut akan bergerak secara berbeda, dengan air laut dingin menerjang lebih cepat ke wilayah-wilayah hangat, lalu berpusar-pusar. Hal ini akan menciptakan lebih banyak aktifitas semacam hujan badai atau typhoon di wilayah-wilayah yang terkena dampaknya.

Dengan semua peristiwa itu, orang-orang akan merasa teramat sangat cemas, dan bisa melewatkan tanda-tanda berikutnya yang perlu diawasi, yang mana adalah menyapunya debu merah yang membuat sungai-sungai dan danau-danau berwarna merah dan terasa pahit. Penyapuan debu ini diikuti oleh hujan badai es, serta gempa-gempa yang lebih kuat karena pada titik ini pergeseran kutub tinggal beberapa hari atau beberapa jam saja.

Bagi mereka yang tak mampu mengawasi langit untuk mengukur gerakan gerakan kerak bumi selama jam pergeseran kutub melalui gerakan matahari atau bulan atau bintang-bintang, sebaiknya mereka sudah berada di parit-parit dangkal mereka--pada dasarnya sudah tinggal di sana.

Sudah pastinya, karena pergeseran kutub akan terjadi dalam waktu sekitar satu jam, terhentinya penggelinciran kerak bumilah yang akan menciptakan gempa-gempa luar biasa besarnya. (Setelahnya), orang dapat keluar dari parit untuk memulihkan badan yang tegang, namun sudah pastinya tidur harus di dalam parit dangkal itu."