Pergeseran Kutub: Sifat Gelombang Pasang Laut

Terjemahan bebas ZetaTalk: GodlikeProduction Live, written May 9, 2009

Pertanyaan: Berapa kecepatan gerak banjir rob, atau gelombang pasang laut, segera setelah lempeng-lempeng tektonik berhenti bergerak? Contohnya, berapa lama waktu yang dibutuhkan air laut di Laut Utara mencapai Berlin (Jerman)? Jerman Utara adalah sebuah dataran, sedangkan Berlin berjarak sekitar 200 mil dari Laut Utara. Dapatkah para alien Zeta memberikan angkanya?

Jawab ZetaTalk:
Gelombang-gelombang pasang laut yang terkait dengan pergeseran kutub akan berbeda dengan segala jenis gelombang pasang laut lain, karena faktor-faktor pemicunya berbeda.
Gelombang pasang laut normal dipengaruhi oleh posisi bulan, yang melakukan tarikan gravitasi pada laut. Gelombang-gelombang badai (storm surges) terkait dengan tekanan rendah atau tinggi di atas lautan, yang menarik air laut ke atas, demikian pula dengan air laut yang terdorong oleh angin-angin yang sangat kencang.
Sedangkan selama Jam Pergeseran Kutub, adalah daratan yang bergerak di bawah air yang menjadi faktor dominannya. Daratan akan bergerak seperempat putaran bumi, sementara lautan bersikukuh untuk diam di tempat. Selama jam ini, lautan akan cenderung mencari tempat meratanya, secara terus-menerus, sehingga anjlok ke belakang (memental) dari pantai manapun yang menjadi arah terdorongnya laut tersebut.
Dengan demikian, gelombang pasang tersebut tidak memiliki kecepatan yang begitu besar, terjangan ke darat, sebagai tempat meratanya dimana laut tidak dapat surut ke tempat terendahnya dalam 'mangkuk' lautan. Selama sepanjang waktu itu, laut berusaha anjlok ke tempat meratanya, namun dipaksa ke atas oleh pergerakan daratan di bawahnya.
Dalam hal Jerman, yang dapat mengekspektasi gelombang pasang yang naik dari basin Laut Utara dan dari basin Laut Baltic, air laut akan berada di daratan hampir secara instan.
Untuk awal terjangan gelombang laut pergeseran kutub, air laut tidak akan perlahan-lahan memecah ke daratan (di seluruh pesisir pantai dimana daratan tererosi oleh laut), terdorong ke atas, ke pantai, melainkan air yang akan berada di ketinggian maksimumnya hampir secara instan. 
Di pantai-pantai yang di seberangnya, dimana daratan menarik diri dengan sangat cepatnya dari air laut, terjadi efek yang berlawanan, yang mana menjadi tempat anjloknya air laut untuk merata, namun ini untuk sementara waktu saja, karena air laut akan segera memecah ke sisi di seberang tersebut .
Kalau air pasang di awal pergeseran kutub terjadi dengan cepat, maka surutnya akan perlu waktu berjam-jam, meskipun air laut akan bergerak secara jauh lebih mendadak ketimbang selama gelombang pasang laut normal. 
Air pasang kedua dari gelombang itu, ke sisi seberang, akan terjadi lebih lambat, dalam waktu 12 jam, namun akan naik ke level yang hampir sama seperti laut pasang awal.
Kalau gelombang pasang laut (normal) yang dipicu oleh bulan akan pasang-surut setiap sekitar 6 jam, maka gelombang-gelombang pasang laut pergeseran kutub menangani volume air laut yang lebih besar, yang harus menuju basisnya dahulu sebelum bertambah ketinggiannya untuk mempengaruhi pantai di seberangnya. Seluruh gerakan pasang-surut yang mengikutinya akan berkurang dalam ketinggian hingga sisa-sisa pasang-surut pergeseran kutub telah lenyap.