Nubuatan Hopi : Planet X/Nibiru dan Pemurnian Bumi (Tambahan)

Situasi Transformasi Bumi sekarang ini melalui mekanisme kedatangan Planet X/Nibiru ke dekat bumi beserta segala dampak geologis dan psikologisnya bagi bumi dan manusia telah dinubuatkan sejak jaman dahulu oleh banyak tradisi di dunia serta kitab-kitab agama-agama besar.  

Yang paling dikenal oleh bangsa Indonesia pada umumnya adalah nubuatan Sabdo Palon dan Jangka Jayabaya tentang era Transformasi Bumi, yaitu, utamanya, degradasi moral manusia dan gejolak geologis dahsyat, yang mana, agar selamat dari semua gejolak itu, manusia perlu kembali mempraktekkan ajaran budhi, atau dharma, yang sebenarnya tak lain dan tak bukan adalah Ajaran Emas Yesus (perlakukan orang lain sebagaimana kauingin diperlakukan)--falsafah sejati Pengabdi-Kebaikan--dan menjalani kehidupan yang selaras dengan alam.

Nubuatan semacam ini selaras dengan yang dikenal dunia pada umumnya, yaitu Nubuatan Suku Indian Amerika Hopi. Nubuatan Hopi menuturkan secara lebih detil gejolak-gejolak itu dalam kaitannya dengan Sang Pemurni. 

Yang dimaksud Sang Pemurni dalam nubuatan itu tak lain dan tak bukan adalah DAMPAK dari kedatangan Planet X/Nibiru, yang berupa melalui apa  pembongkaran segala kebohongan dan kepalsuan penguasa korup, berikut segala konsekuensinya pada apapun yang selama ini diyakini manusia, dapat dimungkinkan dengan penjelasan-penjelasan ZetaTalk.. Berikut cuplikan nubuatannya.
Nubuat Suku Indian Amerika Hopi (link): (Terjemahan bebas) 
"Tak jauh di belakang si kembar, akan datang Sang Pemurni, Sang Katchina Merah (matahari merah)...Ketika Sang Pemurni datang, kita akan melihatnya pertama-tama seperti Bintang Merah yang kecil yang akan mendatangi hingga sangat dekat, lalu duduk di langit mengawasi kita. Mengawasi kita untuk melihat seberapa baiknya kita telah mengingat ajaran-ajaran sakral.".......... 
"Sang Pemurni akan menunjukkan pada kita banyak tanda-tanda ajaib di langit kita. Dengan cara ini kita akan tahu bahwa (keberadaan) Sang Pencipta bukanlah mimpi. Bahkan mereka yang tak merasa terhubung dengan ruh akan melihat wajah pencipta di seluruh langit. Hal-hal yang tak kasat mata akan sangat kuat terasa. Pada hari ini, bumi, makhluk-makhluknya, serta seluruh kehidupan yang kita ketahui akan berubah selamanya." 
"Akan ada para pembawa pesan yang mendahului kedatangan sang Pemurni ini. Mereka akan meninggalkan pesan-pesan kepada orang-orang di Bumi yang mengingat cara-cara lama. Pesan-pesan itu akan ditemukan terukir pada batu yang hidup, melalui biji-bijian sakral, dan bahkan di air. (Cat: menurut para penafsir  nubuatan ini dari Suku Hopi, pesan-pesan pada batu hidup dan biji-bijian sakral tersebut adalah crop circle - pen.)  
Dari Sang Pemurni akan keluar Cahaya Merah besar. Segala hal akan berubah dalam konteks sifat alaminya. Setiap mahkluk hidup akan ditawari kesempatan untuk berubah mulai dari hal terbesar hingga terkecil." 
"Mereka yang kembali ke cara-cara yang telah diberikan kepada kami dalam ajaran-ajaran asli dan menjalani hidup yang alami, tidak akan tersentuh oleh kedatangan Sang Pemurni. Mereka akan selamat dan membangun dunia baru. Hanya di dalam ajaran-ajaran kunolah ditemukan kemampuan memahami pesan-pesan itu."

Baca juga:  
Suku Indian Hopi dan Pemelekan Dunia
Peningkatan Hewan Albino dan Nubuat Hopi
Planet X/Nibiru Dalam Teks-Teks Kuno