Telepati

Para alien Zeta menjelaskan
bahwa telepati sebenarnya adalah sifat alami manusia, yang mana didukung oleh DNA, dan sering terjadi tanpa disadari terutama di kalangan keluarga;
bahwa pemakaiannya setiap saat sesuai keinginan hanya bisa dilakukan oleh sebagian kecil orang, namun manusia bisa belajar seperti mereka melalui teknik-teknik tertentu yang dijabarkan di bawah ini.
Bicara tentang pergeseran kutub, tak ada salahnya melatih telepati, yang bisa sangat membantu ketika semua perangkat komunikasi mati total.

Berikut penjelasannya oleh para alien Zeta.

Terjemahan bebas ZetaTalk: Telepathy, Note: written on Dec 15, 2002

"Telepati bersifat spesifik maupun umum. Sebagaimana yang dapat diberitahukan oleh orang yang memiliki kemampuan telepati, cara komunikasi itu bisa secara sukarela ataupun melalui kunjungan.
Kami akan menggunakan analogi radio, yang dapat disetel ke berbagai frekuensi readio atau dimatikan. Radio juga memerlukan stasiun penyiar, dari mana banyak radio sebagai penerimanya dapat mendengar. 
Gelombang-gelombang radio menjalar hingga jarak jauh, demikian pula gelombang-gelombang otak yang bertanggung jawab atas apa yang manusia sebut telepati.
[Cara Otak Menyortir Telepati]
Jika, secara teoritis, orang yang memiliki kemampuan telepati dapat menerima seluruh otak yang menyiarkan, bagaimana otak yang menerimanya akan menyortir semua itu dan tak merasa kewalahan?
Otak yang menerima (siaran telepati), pada dasarnya, sibuk dengan urusan-urusannya sendiri, maka siaran yang datang dianggap sebagai suara bising pada utamanya.
Kalau pesan yang masuk selaras dengan otak yang menerima, seperti misalnya adegan keluarga atau kepentingan bersama, maka otak yang menerima akan memutuskan untuk mendengarkan. Ketika hal ini terjadi, ini seolah-olah dial pada radio dinyalakan, volumenya juga dikeraskan. Si penerima berkonsentrasi pada sinyal-sinyal yang datang, tak membiarkan dirinya diganggu oleh urusan-urusan internal dirinya.
Maka, orang yang telepatis yang berada dalam mode mendengarkan bisa seperti terganggu, meskipun fungsi-fungsi lainnya dapat terus bekerja.
Selaras dengan pesan yang masuk, hati si penerima akan berdetak selaras dengan si pengirim, dan otak mereka diaktifasi di tempat-tempat yang serupa, sehingga mereka sebisa mungkin bertindak sebagai satu otak. Selama mode-mode ini, adalah mungkin bagi si penerima untuk mulai mengirim, karena dalam kondisi sinkron, yaitu pada gelombang yang sama, bisa dibilang.
[Telepati Bersifat Alami] 
Pada umumnya, dan hingga ke tingkatan yang tinggi, telepati adalah sesuatu yang didukung oleh DNA Anda.
[Namun] Sadarilah bahwa hanya sebagian kecil saja dari umat manusia yang dapat memanfaatkan telepati hingga tahapan apapun. Presentase kecil dari masyarakat sesekali mendapat pengalaman telepatis, yang mana adalah jarang, terkadang sekali seumur hidup. 
Dari persentase yang kecil ini, cuma persentase yang lebih kecil lagi, mungkin hanya 2% dari seluruh populasi, yang mempunyai kemampuan ini yang dapat digunakannya setiap saat. Dalam hal itu, mereka memiliki DNA yang sama, gelombang otak yang sama, bisa dibilang, yang paling umum adalah hubungan-hubungan keluarga. Orang kembar dan keluarga juga memiliki pengalaman yang sama, yang juga meningkat kejadiannya.
Telepati juga terjadi selama tidur, yang paling sering, yang mana karena itulah banyak manusia menyimpulkan mereka mendapat mimpi-mimpi nubuatan.
Mereka semata-mata menjangkau keluar, selama tidur, ketika mereka bernapas pelan dan tak mendapat oksigen dalam jumlah banyak, serta bercakap-cakap dengan orang lain yang memiliki pengetahuan.
Nubuatan sering kali merupakan tebakan logis, yang berdasarkan pada banyak fakta yang umumnya tak diketahui masyarakat. 
Nabi bisa jadi sekedar mengumpulkan informasi yang didapat dari orang lain, dan dapat menyimpulkan secara logis!
[Teknik : Karbondioksida Membantu] 
Menahan napas Anda, untuk menaikkan tingkat Karbondioksida, akan membantu (dalam telepati), yang karena itulah para orang Hindu lebih suka bermeditasi di puncak gunung. 
Karbondioksida menekan interferensi, kebisingan, dari fungsi-fungsi tubuh dan otak, sehingga pada dasarnya tubuh dan otak seperti terbius (drugged). 
Demikian pula, belajarlah untuk mempercayai indera-indera Anda, jika Anda merasa sedang melakukan kontak, dari pada menolaknya sebagai pikiran-pikiran bodoh. 
Hal ini akan membantu Anda untuk memanfaatkan secara penuh kemampuan yang telah Anda miliki.
Latihlah bersama teman-teman, dan bandingkan apa yang Anda terima dengan apa yang mereka kirimkan atau tuliskan, untuk mendapat rasa percaya diri (dalam komunikasi telepati)."