Trend Rumah Menuju Pergeseran Kutub

Trend pengamblesan Lempeng Sunda menuju Pergeseran Kutub dan kenaikan ketinggian muka laut hingga 200an meter dalam waktu 2 tahun Pasca Pergeseran Kutub, rumah kapal di wilayah tinggi menjadi imperatif.

Kelangsungan Hidup Menuju dan Pasca Pergeseran Kutub

Dengan klondisi-kondisi sulit akibat cuaca ekstrim menuju dan pasca Pergeseran Kutub, swadaya dengan cara-cara lama, tanpa listrik dari BBM, melainkan dengan peralatan manual dan sumber-sumber energi angin, dll yang sesuai juga imperatif

Penampakan Nibiru, alias Planet X

Inilah sesungguhnya si Bintang Pari, atau Lintang Kemukus, yang disebut-sebut dalam Jangka Jayabaya.

Penataan-Ulang Pulau-Pulau, Daratan-Daratan, Benua-Benua

Perputaran Kutub-Kutub geografis Bumi sebanyak 90 derajat akan membuat Brazil Kutub Utara baru, India Kutub Selatan Baru, dan Asia Tenggara mendarat di sekitar Kutub Selatan. Persiapkan diri terhadap udara sedingin es/salju.

Jangan Panik. Baca Survival Ekstrim Pergeseran Kutub.

Tentang Minta Diselamatkan

Apa penjelasan para alien Zeta mengenai kapan akan ada penyelamatan terhadap manusia oleh mereka-mereka yang dianggap memiliki kekuatan untuk melakukannya tapi sepertinya tidak turun tangan juga hingga kini sementara banyak tempat di dunia yang mengalami penderitaan dalam berbagai bentuk.

Berikut catatan tentang pertanyaan atas masalah itu beserta jawabannya dari zetatalk. [Baca juga: Zeta Membaca Pikiran ]

Pertanyaan:  Apakah ada kerangka waktu yang akan kami terima tentang kapan kami akan menerima bantuan setelah Pole Shift dari para alien Zeta dan para hibrida serta ras-ras alien lain?
Apabila manusia dan para hibrida melakukan perkawinan, bagaimana hal itu akan terjadi, apakah melalui tabung test atau cara lama? [Baca: Anak-Anak Istimewa]
Bagaimana mungkin orang-orang yang Mengabdi-Kebaikan yang jauh lebih canggih dari kia serta memiliki kekuatan untuk "menolong" hanya dudu-duduk saja dan membiarkan semuanya terjadi ketika pergeseran kutub tiba dan lain sebagainya? 
Saya mendapat mimpi yang terlihat sangat nyata beberapa tahun yang lalu tentang kotak-kotak yang terapung-apung terbalik, setiap orang ketakutan dan berdiri di serambi rumah mereka dan di jalanan serta menatap ke langit, setiap orang ketakutan. Kotak-kotak itu mulai terbuka. Mungkin itu semacam perahu penyelamat untuk menyelamatkan kita.
Saya sering kali memikirkan hal itu, dan tidak dapat membayangkan apabila ada ras alien yang jauh lebih maju dari manusia duduk-duduk saja dan menonton-nonton saja. Dapatkah Anda menanyai mereka mengapa seperti itu? 
Pun, dapatkah Anda menjelaskan mindset di balik orang-orang yang berharap-harap akan datangnya Pergeseran Kutub, lagi pula kenapa ada orang-orang yang membicarakan bencana itu seolah-olah itu hal yang baik? Dengan kebanyakan orang terbunuh, dan ada begitu banyak penderitaan nantinya, saya benar-benar tidak bisa bersemangat mengenai masalah ini.

Penjelasan ZetaTalk:
Sebagaimana tak ada habisnya telah kami jelaskan, pergeseran kutub tidaklah lebih dari apa yang sedang manusia hadapi sekarang ini, namun dalam skala yang lebih besar.
Pergeseran Kutub akan merupakan gempa-gempa berkekuatan 9, di seluruh dunia. Tapi bukankah sekarang ini dunia juga sedang mengalami gempa-gempa berkekuatan 9? Ada gempa itu baru-baru ini di Jepang! 
Bagaimana dengan tsunami, gelombang pasang tiba-tiba yang menerjang ke dalam daratan, berketinggian ratusan kaki atau setidaknya cukup tinggi dan berkekuatan cukup untuk menyapu bersih daratan. Ini tidak hanya terjadi selama gempa Jepang, tapi juga selama gempa tsunami Sumatera pada Desember 2004. 
Kelaparan? Sub-sahara Afrika, Korea Utara, Afghanistan, dan bahkan jutaan dan jutaan di negeri tua AS sedang kelaparan setiap harinya dan bahkan sudah beberapa lama seperti itu!
Hal apa, menurut bayangan Anda, yang membuat Anda unik sehingga harus diselamatkan?
Ah, rupa-rupanya rasa sakitlah yang Anda benci. Anda harus diselamatkan (menurut Anda--pen.) kecuali seluruh jiwa malang yang tertimpa musibah di seluruh dunia itu yang, entah bagaimana, bukan masalah (bagi Anda--pen.). 
Angin-angin puting beliung morobek-robek rumah Anda di tengah malam, melempar bayi-bayi ke pohon-pohon dan memberi mimpi buruk kepada para orang yang selamat sepanjang hayat mereka.
Melalui seluruh komplain bahwa para alien yang baik hati (alias tangan-tangan gaib yang baik hati--pen.) harus menyelamatkan umat manusia dari pergeseran kutub yang masih tertunda, ada sebuah tema.
Si "anak bayi (manusia yang ruhnya masih kekanak-kanakan (masih berusia muda secara inkarnasi)--pen.)" ingin diselamatkan. Kalau saja bencana-bencana alam ini berada dalam kekuatan manusia, mereka pasti sudah akan menuntut Obama (contohnya) untuk menyelamatkan mereka. Tapi umat manusia tidak dapat merubah apa yang akan segera dibawakan oleh sang Ibu Bumi, sehingga mereka tidak dapat menuntut apa-apa kepada Obama.  
Tapi ada yang harus melakukan sesuatu!
Kehidupan serba nyaman, makanan selalu bersih dan dikemas rapi di rak-rak toko, pakaian bergantungan rapi siap dibeli, dana-dana jaminan pensiun, hiburan siap sedia di TV--semua ini akan segera lenyap! Bagaimana mungkin hal-hal itu akan baik adanya? 
Si "anak bayi" tidak berpikir jauh melebihi apa-apa yang dapat menjadi kenyamanan segera baginya, bahkan membungkus hal itu dengan berpura-pura menuntutkan hak orang lain.
Apabila keprihatinan Anda itu untuk orang lain, maka Anda tidak akan meminta diselamatkan, Anda akan telah melakukan sesuatu mengenai masalah kelaparan di seluruh dunia, mungkin menjadi relawan di Palang Merah lokal atau luar negeri. Apakah Anda sedang melakukan hal itu? [Baca juga: Aturan Intervensi Dewan Alam Semesta Ini]
Baca juga:


Cara Pandang Hidup Untuk Survive di Wilayah Ber-Es Nanti

[laman ini telah diedit per 2 Okt. 2014]

Terjemahan bebas ZetaTalk Chat Q&A for January 28, 2012

Ringkasan Pertanyaan kepada ZetaTalk:
Di wilayah-wilayah yang sangat dingin (seperti misalnya Kutub Selatan), pasca Pergeseran Kutub yang bercuaca gerimis, mendung tebal, dan angin kencang, sepertinya akan sulit mendapat kondisi-kondisi yang cocok untuk mengawetkan makanan (tanpa matahari, hari-hari tanpa hujan, angin sepoi, listrik, naungan, dlsb.), belum lagi ditambah peradaban modern sebagaimana yang kita kenali sekarang ini akan telah hancur. Sementara kelembababan adalah musuh nomor satu bagi penyimpanan makanan jangka panjang. 

Kalau di wilayah panas, orang dapat tinggal makan serangga serta menanam benih-benih berulang-ulang. Tapi ini sulit di wilayah dingin, apalagi beku/cenderung beku, Memelihara ternak juga sulit karena butuh simpanan jerami, dan lain semacamnya. Dan menurut ZetaTalk, hewan buruanpun tidak akan tersedia untuk waktu yang sangat lama. Maka, sepertinya survival jangka panjang hanya mungkin di tempat-tempat dengan ketinggian dan suhu, atau di dekat laut, yang dapat mendukung aktifitas berkebun. 

Kalau memang begini jadinya, sepertinya kelaparan di wilayah-wilayah yang lebih dingin akan menjadi satu-satunya opsi, maka kita juga harus memperhitungkan kemungkinan ini serta harus membuat perubahan besar pada rencana-rencana awal untuk kehidupan pasca Pergeseran Kutub. Benarkah pandangan itu?

Jawaban para alien Zeta (via ZetaTalk): Apabila orang menerapkan logika yang sedang dipergunakan di sini bagi para penduduk Bumi sekarang ini, dan iklim-iklim dimana mereka tinggal, ada sedikit wilayah saja yang menyembul sebagai dapat ditinggali.
Sudah pastinya ini tidak termasuk suku-suku Eskimo, karena iklim mereka terlalu dingin untuk ditumbuhi tanaman pangan. Namun mereka tidak memerlukan kawanan ternak maupun menumbuhkan padi-padian/gandum-ganduman, karena telah beradaptasi.
Anda telah membaca prediksi-prediksi kami tentang masa Pasca Pergeseran Kutub yang bercuaca mendung dan gerimis bagi kebanyakan tempat di dunia, dengan mengenyahkan segala pikiran tentang cara pengawetan makanan, mengabaikan kelembaban tinggi sebagai musuh kebanyakan tanaman pangan. 
Di iklim-iklim seperti itu, dimana tanaman pangan tidak dapat tumbuh sepanjang tahun akibat cuaca dingin, maka cuaca dingin itu sendirilah pengawetnya. Tidak perlu kulkas (freezer) ketika jendela-jendela dalam ruangan tinggal dibuka.
Kunci untuk survival adalah bersikap banyak akal (resourceful)--melihat gelas setengah penuh ketimbang setengah kosong--serta menjelajahi kemungkinan-kemungkinan dimana adanya nutrisi.
Dalam hal ini sangat penting untuk melihat cara banyak budaya di seluruh dunia yang telah survive sekarang ini. [Baca juga: Tapestry Ruh]
Menyimpan kubis dan apel dalam ruang-ruang penyimpanan yang dingin bersama dengan jeruk squash dan labu, akan menyediakan vitamin-vitamin yang diperlukan, beserta banyak sekali kalori. Dan ruang-ruang penyimpanan yang dingin itu sudah pastinya tidak akan kering-kerontang.
Tengoklan 100 tahun yang lalu, misalnya, bukannya ke masa sekarang ketika listrik dan pengiriman hasil bumi ada di mana-mana.
Anda (selama ini) telah diarahkan untuk berharap pada tempat penyimpanan makanan model sekarang ini, bukannya pada ruang penyimpanan makanan yang terbatas di tahun-tahun silam.
Ubahlah sikap Anda!
======================= 

Catatan:
Tentang Asia Tenggara yang akan bergeser ke Lingkar Kutub Selatan, silahkan baca: Bahtera Survivor Pergeseran Kutub : Asia Tenggara, Australia Barat, India
"Maka, orang-orang yang terapung-apung di laut akan bergabung bersama mereka yang harus berkemas-kemas dan bermigrasi ke arah utara, sementara itu hanya ada sedikit saja makanan untuk dibagikan dan udara dingin turun dari Kutub Selatan baru--India." ZetaTalk [Baca: Bahtera Survivor]




Prediksi Indonesia dan Asia Tenggara (Pengingatan)

Berikut adalah daftar prediksi dan penjelasan para alien Zeta tentang bagaimana potensi Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, serta Australia dan India, dalam menghadapi event menuju dan setelah Pergeseran Kutub.
Ini sangat penting bagi siapapun yang ingin mengupayakan keselamatan dengan harapan untuk membangun kembali peradaban yang jauh lebih baik di kalangan sesamanya, karena Indonesia, beserta negara-negara Asia Tenggara lainnya, akan terseret ke wilayah lingkar Kutub Selatan (dalam waktu singkat selama Jam Pergeseran Kutub)--entah sejauh apa (dimana sedangkan India akan menjadi Kutub Selatan). 
Maka tak perlu lagi dikatakan bahwa kita perlu mempersiapkan semuanya sebaik-baiknya (apapun bentuknya) terhadap kondisi alam itu. Yang pasti, para alien Zeta Abdi-Kebaikan telah jauh-jauh hari memperingatkan semuanya untuk mempersiapkan diri terhadap udara dingin (cuaca dingin) Kutub Selatan yang akan jatuh ke wilayah Asia Tenggara. Harapan (apapun bentuknya) akan selalu ada bagi siapapun yang memilih (atau setidaknya mencoba) Mengabdi-Kebaikan terhadap kemanusiaan. Berikut prediksi-prediksi alien Zeta (via zetatalk.com) yang telah diterjemahkan.
Langkah utama pada akhirnya untuk mengupayakan keselamatan dari dan setelah Pergseseran Kutub adalah membangun rumah perahu di tempat tinggi sebelum Pergeseran Kutub. Berikut laman-laman tentang rekomendasi-rekomendasi dari para alien Zeta Abdi-Kebaikan. 

Hubungan Tubuh Dengan Ruhnya, dan Tentang Chi

Entitas yang terintegrasi dengan baiknya dengan alam fisiknya sedang melakukan hubungan sejati dengan alam semesta Tuhan, merayakan hubungan-hubungan yang kaya. ~ZetaTalk [Baca: Kesadaran dan Kesehatan Spiritual]

Berikut para alien Zeta menjelaskan bagaimana sesungguhnya, serta sejauh atau sekuat apa, ruh manusia berpengaruh pada jasad yang menjadi wadag inkarnasinya. [Baca juga Inkarnasi Ruh Yang Belum Matang] 

"Terjemahan bebas ZetaTalk: Spirit/Body Connection, Note: written Nov 15, 1995 

Orang tidak perlu mendengarkan pembahasan tak berujung mengenai alam vs perawatan untuk memahami bahwa keduanya mempengaruhi bentuk orang.
Namun, pengaruh yang ketigalah yang memiliki dampak yang lebih kuat dari kedua pengaruh tadi, yaitu ruh/roh. [Baca juga: Hakekat Ruh]
Genetika tentu saja membatasi orang secara fisik, yang menentukan apakah orang itu dapat, misalnya, mengikuti lomba Olimpiade atau menyelesaikan teka-teki matematis yang rumit, dan yang juga menentukan, hingga ke tingkatan tinggi, bagaimana tubuh akan bereaksi terhadap stress atau proses penuaan.
Lingkungan, yang membentuk persepsi anak terhadap dunia di sekelilingnya, akan menentukan--setidaknya di awal hidup--panutan seperti apa yang akan dipilih oleh si anak dan seberapa berhati-hatinya atau antusiasnya si anak nantinya. 
Namun si ruh (bersuara) lebih keras ketimbang kedua 'suara' itu, dan, melalui orientasi dan kekuatannya, akan menentukan seperti apa kehidupan yang akan dijalani orang itu: pekerjaan yang dipilihnya, motif-motif yang menyetir orang itu, dan kemana si orang itu akan menarik garis batas untuk terlibat atau tidak (dalam suatu situasi--pen.).
Oleh karena ruh berbicara kepada tubuh maupun pikiran, pengaruhnya juga ada pada biokimiawi tubuh manusia yang menjadi inkarnasinya, yang memberi efek lebih kuat ketimbang yang umumnya dikenali orang.
Bilamana, contohnya, seorang anak telah bertekad untuk menjadi atlit yang hebat setelah menilai bahwa ia tidak mungkin keluar dari perkampungan kumuhnya tanpa bantuan (tindakan) semacam itu (menjadi atlet), maka perkembangan fisik di luar apa yang dapat didukung oleh faktor-faktor genetikanya akan dapat dihasilkan.
Bagaimana hal itu dapat dimungkinkan? Ruh menempati alam dengan kepadatannya sendiri, sebuah kepadatan yang dapat berinteraksi dengan materi di semua kepadatan alam. Sebagaimana ruh menyesuaikan dirinya terhadap kepadatan alam inkarnasinya, dan memposisikan dirinya untuk berkomunikasi dengan otak manusia untuk melakukan hubungan Pikiran/Ruh, demikian pula si ruh memposisikan dirinya untuk mempengaruhi tubuh manusia. [Baca juga: Chakra]
Genetika tidak lain bersifat kimiawi, dan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan melalui zat kimia, meskipun hal ini tidak dapat diubah sama sekali, atau bahkan secara signifikan, oleh pengaruh si ruh.
Dan, kalau biokimiawi dapat mempengaruhi hasilnya dan ruh dapat mempengaruhi biokimiawi, maka pengaruh ruh itu dapat meninggalkan bekas.
Dalam contoh si anak yang ingin menjadi atlit tadi, tulang dasar dan struktur otak, tinggi, stamina, dan refleksnya ditentukan oleh genetika. Namun prestasi fisik sering kali sama ditentukannya oleh konsentrasi dan energi belaka--faktor-faktor yang dikendalikan oleh biokimiawi: hormon-hormon seperti adrenalin (yaitu zat-zat kimia otak yang mendukung fokus yang terus-menerus), dan nutrisi-nutrisi bebas dalam aliran darah yang tersedia untuk memberi makan proses tersebut.
Dengan cara ini, ruh melampaui perbedaan-perbedaan kepadatan alam, dan mengendalikan inkarnasi sebanyak mungkin secara fisik. [Baca juga: Hakekat Ruh]
Dokter sering kali memperhatikan bahwa seorang pasien yang akan terus hidup atau mati tergantung pada kemauannya untuk hidup. Kalau ini dikaitkan dengan Koneksi Pikiran/Tubuh, maka pengaruh ruh pada masalah-masalah inilah yang menjadi dasarnya.
Jiwa diisikan ke dalam tubuh selama suatu inkarnasi, dan berkomunikasi pada banyak tingkatan serta dapat menjembatani kepadatan-kepadatan alam dalam hal ini. [Baca juga: Chakra]
 Tidak saja kandungan ruh bukanlah sesuatu yang menjadi eksperimen kami, para Zeta, kami juga tidak diperkenankan untuk melakukannya!
Maka, di luar menggambarkan properti-properti dan kapasitas-kapasitas kandungan ruh, kami tidak dapat menjelaskan bagaimana kandungan ruh mengurus masalah ini. 
Kandungan ruh memang mempengaruhi tubuh, untuk mengatasi penyakit serta berjuang untuk melangkah ke depan dalam hidup. Kandungan ruh mempengaruhi otak, untuk medayagunakan bagian ini atau itu dari otak atau untuk mengembangkan saluran-saluran dan koneksi-koneksi dalam materi otak. [Baca juga: Tentang Ruh Tua]
Keinginan untuk tetap hidup telah didokumentasikan dengan baik dapat mengatasi penyakit yang dianggap para dokter akan mengakhiri hidup. [Baca juga: Kaitan Alzheimers dan Kanker]
Kebanyakan alasannya adalah sang ruh/jiwa yang telah bertekad untuk tidak mengakhiri reinkarnasinya. Demikian pula, ruh/jiwa dapat mempengaruhi tubuh yang sekarat untuk pergi meninggalkan dunia sebelum waktunya, jika berhasrat untuk mengakhiri inkarnarsinya.
Maka, saran kami kepada mereka yang penasaran tentang bagaimana ruh mempengaruhi tubuh adalah cukup dengan mengamati banyak pertanda di sekeliling mereka, karena inipun alat untuk mempelajari sebagaimana alat apapun yang dapat kami jelaskan."  [Baca juga: Tentang Kristal-Kristal Air Masaru Emoto]

Chi
Terjemahan bebas ZetaTalk: Chi, Note: written on Jan 15, 1996

Kami telah berbicara tentang
hubungan Pikiran/Tubuh, dimana pikiran mengarahkan serta mempengaruhi tubuh;
dan bagaimana konsentrasi yang luar biasa dapat meningkatkan koneksi ini--koneksi Ruh/Tubuh--dengan mana ruh yang berinkarnasi mempengaruhi tubuh fisik hingga ke tingkatan yang dapat direspon oleh tubuh;
dan koneksi Pikirah/Ruh, dengan mana ruh juga mempengaruhi pikiran dengan mempengaruhi kimiawi otak yang membentuk pikiran. [Baca juga: Chakra]
Secara keseluruhan, koneksi itu membentuk daya hidup (life-force).
Dan tidak ada yang namanya daya (sebagaimana yang disebut) sebagai chi yang berada di luar parameter-parameter ini.
Ruh tidak dapat mendorong pikiran ataupun tubuh di luar apa yang dapat dilakukannya. Seluruh dongeng yang mengatakan sebaliknya sudah selayaknya mempertimbangkan kemampuan sugesti dari si mortal yang ingin menjadi hal lain selain itu. [Baca juga: Apakah Keinginan/Pikiran Positif Dapat Menghalau Pergeseran Kutub?]
All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com

Baca juga:
Inkarnasi Dengan Banyak Ruh Dalam Diri








Tidak Ada Uang di Alam Pengabdi-Kebaikan

Planet Bumi berada di alam Densitas ke-3. Dan yang disebut sebagai alam Pengabdi-Kebaikan tidak berada di alam Densitas ke-3, melainkan di alam mulai dari Densitas ke-4 ke atas, alis alam gaib. Kehidupan di alam Pengabdi-Kebaikan tidak mengandalkan perputaran uang, karena di sana memang tidak ada yang namanya uang. Berikut penjelasan para alien Zeta mengenai kondisi khusus itu di alam mereka, yaitu alam Pengabdi-Kebaikan Densitas ke-4.   


Terjemahan bebas ZetaTalk: Without Money, Note: written by Jul 15, 1995.

Uang tidak ada di alam Pengabdi-Kebaikan Densitas ke-4. Baiklah kami jelaskan mengapa demikian.

Apa itu uang?
Sebuah media pertukaran. Sesuatu yang bernilai konsisten, atau, setidaknya, bernilai stabil, yang memungkinkan sistem barter terjadi secara lebih abstrak. Jika orang menanam lalu memasarkan apel, misalnya, ia tidak harus menyeret-nyeret sekarung apel untuk membeli susu atau membayar sewa rumah, meskipun opsi ini masih terbuka pagi para petani apel. Sedangkan tanpa uang, petani apel harus menyeret-nyeret apelnya dalam karung kesana-kemari, dan cara ini melelahkan sekali serta mengakibatkan pembusukan yang harus ditangani.
Meskipun demikian, keberadaan uang, yang selama ini disebut sebagai akar segala kejahatan, mendukung aktifitas-aktifitas yang tidak memiliki nilai dalam maupun dari aktifitas-aktifitas itu sendiri.
Apa sesungguhnya keuntungan dari kasino-kasino judi virtual (maya) yang memakai nama-nama seperti Bursa Saham, Pasar Komoditi atau Pasar Obligasi? Hal ini memberi keuntungan bagi orang-orang yang dapat memanipulasi lebih cepat, atau dengan taktik-taktik licik dan jitu yang selalu siap dipergunakan, namun, keuntungan bagi semua orang sama sekali tidak ada. 
Aktifitas-aktifitas ini sesungguhnya bersifat parasit secara keseluruhan, karena para operatornya harus diberi makan dan tempat tinggal, namun tidak memberi kontribusi apa-apa. Sering kali, malahan, mereka memberi keuntungan dari penderitaan orang-orang yang seharusnya mendapat keuntungan, yaitu mereka yang memproduksi.    
Orang-orang yang pada dasarnya para penerima keuntungan di arena-arena judi adalah mereka yang sudah kaya raya, yang menyewa para penjudi ulung yang pada utamanya tidak akan pernah berhenti untuk alasan apapun untuk mendapatkan kesuksesan. 
Hukum-hukum yang mengatur aktifitas ini tidak menghentikan kebohongan-kebohongan, pencurian maupun pengelakan dari regulasi. Ini karena adanya tekanan dan bujukan-bujukan yang diberikan oleh para orang kaya raya itu pada para legislator. Yang kalah adalah, lagi-lagi, orang kecil.   
Lalu bagaimana masyarakat-masyarakat di alam Densitas ke-4 berfungsi tanpa uang, sebuah media pertukaran?
Uang digunakan untuk mengindikasikan kepada orang lain tentang apa yang telah diperoleh atau berhak dibelanjakan oleh individu. Apapun penyajian uang itu--apakah cash, batas kredit, kartu kredit dengan saldo yang mempengaruhi limitnya, barang antik atau intan permata dengan nilai appraisal maupun real estate dengan nilai appraisal--semua itu mengindikasikan bahwa si pemegang dapat membelanjakan atau menukar barang yang setara dengan jumlah itu. 
Makna lainnya lagi adalah bahwa tanpa bukti nilai itu, individu tidak dapat berbelanja, sehingga harus mengandalkan sumbangan. Pada titik ini, si individu mendapat makanan dan tempat tinggal gratis dari pemerintah atau organisasi-organisasi penyalur sumbangan atau hidup di jalanan sebagaimana dilakukan banyak orang. 
Untuk sekedar menyederhanakan masalah ini, Anda dapat menganggap bahwa para Pengabdi-Kebaikan di alam Densitas ke-4 beroperasi seolah-olah setiap orang adalah kasus sumbangan. Akan kami jelaskan secara eksplisit.
Petani apel, ketika membutuhkan suatu barang selain apel yang ia tumbuhkan, akan pergi lalu mengambil barang itu begitu saja. Demikian pula, yang lainnya akan datang untuk mengambil apel begitu saja, sebanyak yang dibutuhkannya. 
Kalau ada terlalu sedikit apel, maka akan ada rasa tertekan yang dikomunikasikan secara telepatis, lalu perlunya sebuah pertemuanpun diumumkan. Oleh karena ada rasa tertekan, orang-orang lain dalam grup itu menimbang-nimbang aktifitas-aktifitas mereka saat ini dari sudut pandang kebutuhan baru itu, lalu membahas alternatif-alternatifnya.
Pada dasarnya, seseorang yang mungkin sedang mengambil hari libur untuk mendedikasikan diri dalam suatu kegiatan belajar mungkin akan segera menghentikan kegiatannya itu untuk memberi asistansi, atau orang yang telah mengambil tanggung jawab untuk mencuci baju mungkin akan dapati dirinya ternyata memiliki waktu luang sehingga menawarkan diri untuk membantu. Atau, bisa juga bahwa dalam menimbang-nimbang aktifitas-aktifitas seluruh orang, grup itu menyimpulkan bahwa apel kurang penting, maka sebuah kesepakatan diambil untuk membagi-bagi suplai yang ada secara lebih seksama.
Dengan cara itu, uang digantikan oleh komunikasi dan kerja sama, dan cara ini baik-baik saja adanya.

All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com


Baca juga: