Peralihan Bumi Ke Alam Yang Lebih Tinggi

Banyak manusia yang meyakini bahwa bumi beserta manusia sekarang ini sedang dalam proses untuk berpindah ke alam yang lebih tinggi, yaitu kehidupan surgawi, ketika memasuki sabuk photon (Photon Belt), yang akan terjadi di bawah sadar manusia (melalui perubahan-perubahan DNA). Bagaimana menurut para alien Zeta tentang hal ini?

Pindah Ke Alam Berkepadatan Ke-4 
Bumi kita ini adalah alam berkepadatan ke-3. Bumi, bersama-sama dengan manusia, memang akan berpindah ke alam yang lebih tinggi, yaitu yang berkepadatan ke-4 (Densitas ke-4) dan bukan yang lebih lagi, karena bumi, secara spiritual, masih berada di tingkat, katakanlah, Play Group.
"Dalam perkembangan spiritual, Densitas ke-3 adalah yang paling awal, yang dapat Anda setarakan dengan sekolah di tingkat awal (Play Group - pen.). Anak-anak tak diperkenankan berada di ruang kendali lalu lintas udara maupun di ruang komputer, ataupun diberi senjata - bahkan ketika mereka paham cara kerja peralatan itu. 
Kalau anak-anak kecil tak diperkenankan masuk ke dalam ruang kendali lalu lintas udara, maka para remaja diperbolehkan. Perbedaannya adalah bahwa ia telah tumbuh melewati titik dimana ia mengira dunia berputar di sekelilingnya, dan menyadari bagaimana tindakan-tindakannya akan mempengaruhi yang lainnya. Anda belum lagi sampai di sana, sebagai spesies cerdas." ~~Terjemahan bebas ZetaTalk [Baca juga: Manusia Sesungguhnya Tak Diberi Teknologi Alien?)    

100 Tahun Lagi
Perpindahan alam itu baru akan terjadi minimal setelah 100 tahun pasca Pergeseran Kutub. Karena, 100 tahun pasca pergeseran kutub masihlah masa transisi di bumi dimana manusia dari orientasi-orientasi spiritual berbeda (Mengabdi-Ego, juga Peragu, dan Mengabdi-Kebaikan) masih membaur. Sedangkan di Densitas ke-4, kedua grup itu sudah terpisah jelas dan pertemuan di antara kedua orientasi spiritual yang berlawanan itu diatur secara ketat, tak seperti sekarang ini di bumi (masih membaur dan ada interaksi yang bebas).
Penjelasan ZetaTalk: 00 tahun setelah pergeseran kutub adalah suatu masa transisi bagi Planet Bumi, dalam hal mana bumi tak dibagi secara sepenuhnya ke dalam grup-grup Pengabdi-Kebaikan dan Pengabdi-Ego oleh peraturan-peraturan yang mengatur grup-grup spiritual Densitas ke-4. ~~Terjemahan bebas ZetaTalk: Aftertime Calls

Memasuki Photon Belt 
Perpindahan ke alam yang lebih tinggi terjadi ketika bumi memasuki Photon Belt, namun waktunya tak bisa ditentukan dengan tepat, karena bergantung pada prilaku dan keputusan-keputusan manusia yang tak bisa ditentukan.   
Penjelasan ZetaTalk: Sebagian saudara kami, Ras Pleiades dan Sirius, telah menyatakan bahwa bumi akan segera memasuki Photon Belt, pada waktu yang tak bisa ditentukan di masa mendatang. Mengapa waktunya tak bisa ditentukan? Apakah mereka tak tahu lokasi Photon Belt, tingkat pergerakannya? 
Masa/waktunya diberikan sebagai tidak dapat ditentukan karena masuknya ke Photon Belt tidak ditentukan oleh pergerakan planet-planet serta gerakan-gerakan galaksi-galaksi. Masuknya ke Photon Belt ditentukan oleh prilaku dan keputusan-keputusan umat manusia. Apabila orientasi bumi membuat kemajuan yang cukup cepat, sehingga Bumi memasuki  Densitas ke-4, maka Photon Belt akan dialami. 
Oleh karenanya, masuknya ke  Densitas ke-4 tak akan diantisipasi dalam beberapa tahun setelah bencana alam dahsyat, dan efek-efek Photon Belt akan dipertimbangkan pada saat itu. ~~Terjemahan bebas ZetaTalk: Photon Belt, Note: written by Jul 15, 1995 

Hanya Bagi Yang Menginginkan
Perpindahan itu hanya bagi manusia yang menginginkannya, sedangkan yang tak menginginkan akan diperbolehkan tetap berada di dunia berkepadatan ke-3.
Penjelasan ZetaTalk: Para manusia yang menginginkan keberadaan mereka di Densitas ke-3 yang tanpa kekangan itu tak pernah berakhir akan diluluskan permintaan mereka itu, karena mereka tak akan lulus ke Densitas ke-4 hingga mereka menginginkan yang sebaliknya." [Baca: Nasib Manusia Yang Menolak Transformasi Bumi
Matahari Bumi Turut Pindah, Bumi Lama Disisakan
Bukan hanya bumi yang akan berpindah alam, tapi juga mataharinya bumi. Dan keduanya akan menyisakan tubuh-tubuh lamanya, yang tetap berada dalam sistem galaksi  Densitas ke-3. Sebagian makhluk bumi, yaitu yang tinggal di bawah tanah, akan tetap tinggal.

Penjelasan ZetaTalk [Terjemahan bebas ZetaTalk: Left BehindNote: written Sep 15, 1996]

Jika matahari pindah ke Densitas ke-4, akankah ia meninggalkan Densitas ke-3? Ya.
Bagian-bagian dari matahari yang tak lagi bereaksi, katakanlah yang telah terpakai habis, akan tetap menjadi pusat gravitasi bagi planet-planet Densitas ke-3 yang mengorbit matahari tersebut, termasuk Planet ke-12 yang tak dijadwalkan menjadi planet Densitas ke-4 bersama dengan bumi. Dengan tarikan gravitasi yang berkurang, planet-planet Densitas ke-3 di tata surya Anda akan bergerak keluar, mengambil orbit yang lebih besar.
Kehidupan yang tersisa di permukaan Bumi Densitas ke-3 akan membeku sama sekali karena permukaan bumi mendingin akibat sinar-sinar yang berkurang dari matahari  Densitas ke-3 yang meredup.
Kami akan meninggalkan hal-hal yang tak diinginkan---nyamuk, contohnya, yang tak memiliki fungsi biologis kecuali untuk memberi makan diri mereka sendiri dan mendukung transportasi parasit dan penyakit, demikian pula dengan cacing pita, yang tidakmemiliki rantai yang perlu dalam siklus simbiosis apapun. (Namun) agen-agen dari banyak penyakit seperti virus, bakteri, jamur, atau parasit yang menjajah tidak akan dibuang selama pergeseran. Semua ini akan membeku sama sekali.
Pada akhirnya, bahkan, inti bumi akan mendingin, lavanya mengeras, namun kehidupan di bawah tanahnya akan berlanjut hingga beberapa Milenium sebelum panas di bagian tengah rumah lama Anda sirna.
Men in Black dan makhluk lainnya yang turut mendiami bumi bersama Anda, di rumah-rumah mereka di bawah tanah, tak dijadwalkan pindah ke  Densitas ke-4 bersama-sama dengan manusia yang tinggal di permukaan bumi. Para Men in Black dan para penduduk bawah tanah lainnya akan tetap tinggal, selama beberapa Milenium, dengan kesan bahwa matahari Anda telah mati.
Matahari-matahari memang cepat mati, dan tidak semuanya memiliki semburan kehidupan terakhir yang megah, Super Nova. Kebanyakan memang tidak.
Selama Transisi ke Densitas ke-4, akan ada cukup bahan bakar yang ditinggalkan di matahari Densitas ke-3, untuk memberi kematian yang teratur. 
Mereka yang berada di Planet ke-12, yang melihat melalui teleskop-teleskop mereka, akan melihat matahari yang sirna, bukannya yang mati dalam sekejap mata. Mereka akan berasumsi bahwa bulan milik bumi sudah rusak selama lewatnya (planet mereka) itu di tata surya ini---ini bukannya tidak diantisipasi karena sesungguhnya beginilah cara bulan ditempatkan sebagai satelit bumi pada mulanya."
[Baca juga: Sekilas Mekanisme Peralihan Alam tentang pembagian tingkat densitas alam dan garis besar teknis pemindahan Bumi ke alam Densitas ke-4.