Peraturan Keterlibatan Antar Alien

Para alien Zeta menjelaskan tentang bagaimana peraturan-peraturan yang mengikat para alien di alam-alam yang lebih tinggi dari alam bumi berbeda dengan peraturan-peraturan yang dibuat manusia.

Terjemahan bebas dari ZetaTalk: Engagement Rules, Note: written by Jul 15, 1995.

Mengenai Peraturan Keterlibatan, sebuah masalah yang tidak banyak disadari manusia. Kami, para Zeta, sebagaimana seluruh grup-grup alien di bumi, dipandu oleh Peraturan Keterlibatan di antara kami sendiri. Manusia tidak dipandu sedemikian rupa, karena bebas untuk menjadi diri mereka sendiri dengan apapun caranya yang mereka inginkan.
Masyarakat-masyarakat manusia menetapkan peraturan-peraturan mereka sendiri, grup-grup dalam masyarakat-masyarakat menetapkan peraturan-peraturan mereka sendiri, keluarga-keluarga menetapkan peraturan-peraturan mereka sendiri, dan bahkan terkadang manusia individu, dalam mencari-cari peningkatan diri, membuat sendiri peraturan-peraturan pribadi mereka.
Peraturan-peraturan kami, dalam kaitannya dengan prilaku di Bumi, ditetapkan oleh Dewan Alam Semesta Ini, yang mengatur aktifitas seluruh kehidupan cerdas dari segala jenis, apapun densitas alamnya, di alam semesta bagian ini. Peraturan-peraturan ini mengatur bentrok yang dapat diekspektasi antara grup-grup alien yang berorientasi Mengabdi-Ego dan Mengabdi-Kebaikan. Mengapa perlu adanya peraturan-peraturan ini?

[Perbedaan-Perbedaan Peraturan Manusia, Alien Pengabdi-Ego, dan Alien Pengabdi-Kebaikan]
[Peraturan Yang Dibuat Manusia] Manusia adalah sebuah percampuran, yaitu makhluk-makhluk di alam Densitas ke-3 dan sedang dalam proses memilih (orientasi spiritual Mengabdi-Kebaikan atau Mengabdi-Ego--pen.). Mereka dapati orang-orang yang egois berada di lingkungan yang sama dengan orang-orang yang selalu memikirkan kepentingan orang lain dan berempati.
Peraturan-peraturan masyarakat manusia memperhitungkan hal ini. Hukum-hukum Anda tentang prilaku kriminil, contohnya, merupakan sebuah contoh peraturan-peraturan yang berasumsikan sebuah percampuran antara orang-orang yang Mengabdi-Ego dan yang Mengabdi-Kebaikan. Hukum-hukum itu membabarkan apa itu prilaku kriminil, ketika garis batas dilanggar, dan ketika orang mengganggu orang lain.
[Peraturan Alien Pengbadi-Ego] Dalam grup-grup yang berorientasi Mengabdi-Ego di alam setelah alam Densitas ke-3, semuanya pada dasarnya adalah kriminil. Mereka sangat kejam dan benar-benar tak keberatan dengan kekejaman itu. Mereka akan senantiasa saling memangsa tanpa ada habisnya.
Pengendalian terhadap satu sama lain bukanlah melalui peraturan-peraturan kriminil, melainkan melalui peraturan siapa yang kuat. Ordo pemerintahan ditetapkan secara kejam, yang menghalalkan segala cara. Begitu ditetapkan, hal itu menjadi hukum. Pada dasarnya peraturan perundang-undangnan merupakan daftar panjang peraturan yang dibuat oleh si pembuat hukum. Demokrasi sama sekali tak ada kaitannya dengan proses ini. Ini adalah kediktatoran. Dengan demikian, selama seluruh anggota baru adalah para Pengabdi-Ego, maka homeostasis terbentuk---ketika berada di Roma, Anda harus bersikap seperti orang Romawi.
[Peraturan Alien Pengbadi-Kebaikan] Dalam grup-grup alien Pengabdi-Kebaikan di alam-alam setelah alam Densitas ke-3, tidak ada satupun yang ingin menyakiti yang lainnya. Rasa khawatir terhadap grup, dan yang lainnya, diekspektasi dan dilaksanakan. Peraturan-peraturan juga tidak digunakan untuk mengendalikan di sini. Keteraturan ditetapkan oleh grup yang membahas apa yang perlu dilakukan, dan berbagai anggota menjadi relawan.
Komunikasi mengenai kesulitan-kesulitan, permintaan untuk mendapat pendampingan, dan status tentang kekhawatiran yang masih ada pada banyak entitas sering dilakukan (update--pen.).
Tidak ada rahasia. Tak perlu bersikap saling defensif, karena semuanya memiliki tujuan yang sama dan tak ada satupun yang berniat memanfaatkan yang lainnya. Tidak ada pintu-pintu yang terkunci. Semuanya dapat saling memunggungi tanpa rasa takut. Barang-barang tidak ditimbun, melainkan dibagi. Para entitas Pengabdi-Kebaikan benar-benar saling mempercayai, dan kepercayaan itu tidak salah tempat.
[Mereka Tak Dapat Bercampur]  
Campurkan kedua grup ini, apa yang akan terjadi?

Para Pengabdi-Ego akan tak ada habisnya memanfaatkan para Pengabdi-Kebaikan. Hingga suatu tingkatan, hal ini terjadi di dunia Densitas ke-3 Anda. Mereka yang egois mengeluh bahwa mereka dikerjai, diperlakukan tidak adil, terluka dan perlu beban yang lebih sedikit, merasa tersakiti oleh perlakuan terhadap mereka, dan segala macam tipu muslihat untuk memanfaatkan mereka yang berhati baik.

Di alam Pengabdi-Kebaikan, dimana semua pihak telah meletakkan penjagaan/pertahanan mereka untuk berkonsentrasi pada tujuan-tujuan mutual, beranggapan diri mereka dikelilingi oleh teman-teman [seandainya bercampur dengan para Pengabdi-Ego--pen.], kepercayaan ini terbukti bencana. (Maka) Pendek kata, kedua grup tersebut tidak dapat bercampur.

Para Pengabdi-Kebaikan, yang biasanya terbukti sebagai mayoritas selama evolusi planet manapun, diberi hak perwalian (kekhalifahan) terhadap perimeter mereka.

Anda boleh memilih untuk menyebut hal ini sebagai suatu jenis karantina terhadap para alien Pengabdi-Ego, atau suatu pemberian lingkungan koloni penjara kepada para alien Pengabdi-Ego, jika mau. Namun pemisahan ini demi kebaikan kedua grup itu.
Para Pengabdi-Ego dapati bahwa berada di sekitar mereka yang bermental Mengabdi-Kebaikan begitu mengganggu hingga tingkatan besar. Para alien Pengabdi-Ego pada suatu masa dalam kehidupan silam mereka memiliki kepekaan empatik terhadap yang lainnya.
Namun rasa ini ditekan oleh minat mereka terhadap diri sendiri. Entitas Pengabdi-Ego tidak ingin diingatkan tentang hal itu; dan, jika diingatkan, mereka dapati diri mereka terganggu dan perlu dikoreksi di suatu masa nanti. Dengan demikian, para alien Pengabdi-Ego ingin menghindari mereka yang orientasinya sangat kuat ke arah Mengabdi-Kebaikan. Mereka juga tidak berusaha bercampur. Hasrat untuk membuat jarak itu mutual. 
[Peraturan Pertemuan Kedua Grup Itu]
Jadi kedua grup itu tidak pernah saling bertemu? Hanya ketika keduanya sepakat, dan berada dalam set peraturan yang ketat.

Kesepakatan itu dapat melibatkan sebuah grup, atau satu individu. Semua ini dibabarkan dengan lugas. Individu mungkin ingin terlibat dengan individu lain, atau indivu mungkin ingin terlibat dengan sebuah grup, atau sebuah grup mungkin ingin terlibat dengan sebuah grup.

Sebuah grup adalah sejumlah entitas tertentu, atau sebuah perwakilan dari sebuah grup yang lebih besar. Apapun kasusnya itu, apakah untuk sebuah grup atau satu individu, jenis keterlibatan itu bisa merupakan salah satu dari ketiga jenis berikut.
  • Non Terlibat - berarti bahwa tidak ada keterlibatan yang telah disepakati, maka tak terjadi keterlibatan. Hal ini akan terjadi jika ada permintaan untuk terlibat, namun permintaan itu akan ditolak.
  • Keterlibatan Terbatas - berarti bahwa baik si pemohon maupun si penerima telah menetapkan batasan-batasan pada keterlibatan itu. Batasan-batasan itu bisa bermacam-macam karakteristiknya. Hanya satu jam. Tidak bersentuhan. Tak boleh ada entitas lain yang hadir. Hanya interaksi verbal. Dalam kegelapan. Hanya angka-angka yang dibahas. Apapun. Jenis keterlibatan ini adalah yang paling umum, dan keterlibatan itu singkat saja antara grup-grup yang berbeda orientasi.
  • Keterlibatan Tak Terbatas - berarti tanpa batasan-batasn, hingga salah satu dari entitas itu mati. Kalau salah satu entitas itu adalah satu individu, maka keterlibatan ini berjalan hingga inkarnasinya berakhir - kematian fisik. Kalau salah satu entitas itu adalah sebuah grup, maka keterlibatan itu berlangsung hingga grup itu bubar atau dilenyapkan dengan cara yang berarti. 
Contohnya, John melibatkan Club of Five. John mati, dan akhir inkarnasinya itu mengakhiri keterlibatan. (Atau) Club of Five bubar, gagal memperbarui piagamnya, gagal membayar biaya-biayanya, gagal mencari otorisasi, atau apapun tindakan yang dapat menetapkan Club of Five sebagai sebuah entitas. 
Keterlibatan itu berada di ujung keberakhiran, karena Club of Five kini mati. Contoh lainnya, John melibatkan ras Fibroid di Planet Alpha. Ras Fibroid tersebut, setelahnya, keluar dari planet Alpha. Maka keterlibatan itu telah berakhir. Atau, bisa juga, ras Fibroid terkena penyakit hingga mati. Keterlibatan itupun berakhir. 
Perlu ditunjukkan di sini bahwa Peraturan-Peraturan Keterlibatan ini mencakup para entitas yang berada di alam di atas Densitas ke-3, yang berinkarnasi. Ada aturan-aturan tambahan bagi para entitas dari alam di atas Densitas ke-3 yang tidak berinkarnasi, namun serupa. Dalam masalah-masalah ini, urusan kematian ditetapkan secara berbeda.

All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com