Sebelumnya, berikut pernyataan para alien Zeta [via website ZetaTalk] Tentang bioterorisme via Flu Burung.
"Seluruh
kematian di Meksiko merupakan hasil dari terinfeksi langsung oleh virus
dari tabung test, termasuk bayi Meksiko yang tewas di Texas." (ZetaTalk,
2 Mei 2009)
"Apa
yang berusaha kami katakan kepada Anda adalah bahwa virus kuat, yaitu
yang mampu membunuh orang, yang memicu jenis response tahun 1918, tidak
akan bertahan dalam tubuh manusia, dengan demikian tidak akan
ditularkan. Apa yang ditularkan adalah sepupu kedua dalam campuran itu,
yang bersifat sedang." (ZetaTalk,
2 Mei 2009)
"Bagi mereka yang takut akan diracuni atau ditahan di kamp-kamp, akan kami tunjukkan
ke Perubahan-Perubahan Bumi, yang akan menguasai orang-orang yang
berkuasa, jauh sebelum ada rencana pandemik dapat dimulai. Kuman-kuman
akan dikungkung oleh bencana-bencana itu." (
ZetaTalk, 16 Apr. 2005)
Pandemik Flu Burung 2005
Flu
burung, atau Asian/Avian Flu, pertama kali mewabah sebagai penyakit
baru ke seluruh dunia (pandemik) pada 1957, yang dimulai di Cina dan
membunuh sekitar 2 juta orang di sana.
Lalu
pada April 2005, virus flu ini terlepas secara tidak sengaja di sebuah
laboratorium di AS dan terkirim ke lebih dari 4000 lab di seluruh dunia.
Bagaimana pengiriman ini terjadi masih menjadi tanda tanya bagi
pihak-pihak berwenang AS.
Ketika
itu WHO memperingatkan bahwa wabah tersebut akan menjadi lebih besar
dari yang pernah terjadi karena masih menyebar di Asia Tenggara meskipun
telah dilakukan upaya-upaya memblokirnya. Dinyatakan bahwa perjalanan
udara meningkatkan penyebarannya ke seluruh dunia.
Pandemic-causing 'Asian flu' accidentally released, April 13, 2005 (newscientist) : The
virus that caused the 1957 Asian flu pandemic has been accidentally
released by a lab in the US, and sent all over the world in test kits
which scientists are now scrambling to destroy.
Feds Don't Know How Flu Strain Got to Labs, April 14, 2005 (foxnews): Federal
officials are still at a loss to explain how a potentially deadly
strain of influenza could be sent to more than 4,000 labs around the
world.
Mutated avian flu may kill millions, Apr. 17, 2005 (link) The
threat of a killer flu pandemic is greater than ever because of the
spread of the bird flu virus in south-east Asia, the World Health
Organisation has warned. The
WHO said avian influenza was still spreading across south-east Asia
despite efforts to block it, and there was more than a 50 per cent
probability it would become a global pandemic that could kill millions
of people. More than 50 people have already died from the H5N1 virus in
the region, most of them in Vietnam, where tens of thousands of people
raise poultry in backyard farms. Today's efficient air travel ensures a virus that can be carried by humans would spread to all parts of the globe within days.
Bioterorisme
Mengenai
kasus ini, para alien Zeta memberi tahu bahwa ini sebuah contoh
bioterorisme, yang tujuannya adalah untuk menahan orang-orang agar tetap
berada di tempat mereka--suatu jenis Daurarat Militer--serta
melibatkan pengambilan keuntungan oportunistik oleh industri farmasi.
Ikuti
uangnya, kata para alien Zeta, untuk melihat siapa yang mengambil
keuntungan. Salah satunya adalah Donald Rumsfeld, seorang pemegang saham
terbesar untuk Tamiflu.
Sebagai bioterorisme,
perebakannya merupakan hasil rekayasa genetika dan penyebarannya
disengaja. Ketika kasus kebocoran virus ini terjadi di lab AS pada 2005,
George Bush sedang memegang tampuk pemerintahan.
Bush Authorizes Use of Quarantine Powers In Cases of Bird Flu, April 1, 2005 (NYtimes): President
Bush signed an executive order on Friday authorizing the government to
impose a quarantine to deal with any outbreak of a particularly lethal
variation of influenza now found in Southeast Asia. The fatality rate
among those reported to have contracted the disease is about 70
percent.
Federal
Health Minister Tony Abbott said Australia was well prepared to combat
the virus should it develop into a strain that can be carried by
humans. "Australia has the world's largest stockpile of antivirals on a per capita basis," he said. Vaccines against H5N1 are still being developed and half a million doses should be available by midyear. "The
Government has a binding agreement with two of the largest vaccine
manufacturers in the world to provide guaranteed supplies of a new
vaccine against pandemic flu," Mr Abbott said. (link)
Berikut penjelasan ZetaTalk.
Ancaman Pandemik Untuk Bioterorisme
"Bioterrorisme
telah menjadi mantra bagi orang-orang dalam administrasi Bush sejak
kasus 911, dengan indikasi kecil saja bahwa para teroris yang
ditunjuk-tunjuk sebagai biang kerok 911 memiliki niat untuk menyebar
kuman-kuman bukannya bom-bom.
Bom telah
menjadi alat yang sudah lama digunakan, demikian pula pengebom bunuh
diri. Dan penggunaan pesawat terbang sebagai bom yang terisi penuh
dengan bahan bakar hanya kepanjangan dari teknologi ini.
Peperangan
kuman, sebagaimana yang digunakan oleh Saddam selama
pertempuran-pertempurannya dengan para pemberontak suku Kurdi, telah
menjadi alat yang sudah lama dalam persenjataan, namun sedikit saja
digunakan.
Bukannya surat yang mengandung anthrax
setelah kasus 911 itu dilancarkan oleh para rekanan Bin Laden? Tidak
ada bukti, namun yang terbukti adalah bahwa anthrax tersebut dikirim ke
para Senator Partai Demokrat selama menakut-nakuti ini yang datang dari
lab-lab CIA di Utah.
Meskipun signature ini sudah diidentifikasi, tidak dilakukan penahanan, dan masalahnya ditinggalkan begitu saja.
Saddam,
menurut catatan, mendapat kuman-kumannya langsung dari AS ketika ia
masih menjadi sekutu selama pertempuran-pertempuran yang mengepung Iran
sebelumnya.
Jika kuman-kuman digunakan sebagai ancaman, lalu mengapa para agen rahasia itu diperlakukan secara santai saja?
Bioterrorisme telah menjadi bogeyman karena
nyaman digunakan untuk mengekang rakyat, secara tiba-tiba, jika Darurat
Militer, atau yang setara dengan itu, diinginkan.
Administrasi
Bush telah melakukan sejumlah uji-coba tentang apakah rencana ini atau
itu akan berguna, mereka juga telah melakukan uji-coba kemampuan rakyat
Amerika untuk ditipu.
Telah kami sebutkan bahwa uji-uji coba Shelter in Place, yang tidak berguna sebagai arahan bagi rakyat, dan uji-coba Terri Schiavo,
yang gagal melucuti keseimbangan kekuatan antara cabang-cabang dalam
tubuh pemerintahan, memungkinkan kediktatoran Bush berjaya di
tempatnya.
USA Patriot Act (kependekan dari Uniting and Strengthening America by Providing Appropriate Tools Required to Intercept and Obstruct Terrorism Act
- pen.), yang mengganti pengendalian-pengendalian terhadap kebebasan
warga sipil, telah ditentang oleh banyak komunitas dan tidak lagi
disukai.
Dengan militer
yang memberontak, di balik pintu-pintu tertutup, administrasi Bush hanya
memiliki kekuasaan yang diberikan oleh cabang eksekutif, yang utamanya
adalah jangkauan yang melampaui Keamanan Dalam Negeri.
Apa yang memungkinkan Keamanan Dalam Negeri memaksa para warga negara di kota-kota untuk tetap berada di tempatnya, ke Shelter in Place, secara selektif?
- Infeksi berdampak pada area-area tetangga yang kemungkinan sekali
akan membuat kerusuhan dan tidak termasuk perumahan dimana terdapat
teman-teman Bush--tempat-tempat itu akan dikarantina.
- Vaksinasi, yang sekali lagi dipilih untuk memperkuat sakit di
kalangan orang yang dianggap tidak layak bekerja di kamp-kamp di masa
depan, juga bisa menjadi fokus.
Semua yang diperlukan sebagai katalis adalah sebuah pandemik,
ancaman dunia. Dan jika alam tidak bekerja sama, akan dibutuhkan
senggolan.
- Dapat dilihat dari pengungkapan terbaru bahwa virus yang terbukti
mematikan tanpa kekebalan alami di kalangan rakyat dunia telah sengaja
dilepas ke ribuan lab di lusinan negara di seluruh dunia, melalui
rute-rute surat standar, kurang mendapat kegemparan sebagai
bencana--kurangnya perhatian media massa. Yang dapat dilihat adalah
fakta bahwa pelepasan ini berasal dari sebuah laboratorium AS.
- Yang dapat dilihat adalah bahwa Bush baru-baru ini menandatangani
surat keputusan presiden yang mengotorisasi karantina kalau ada kasus
epidemik flu burung, setelah dilepasnya virus ini pada 1957 dan sebelum
ditemukan oleh publik bahwa pelepasan ini telah terjadi.
Bagi mereka yang takut akan
diracuni atau ditahan di kamp-kamp, akan kami tunjukkan ke
Perubahan-Perubahan Bumi, yang akan menguasai orang-orang yang berkuasa
jauh sebelum ada rencana pandemik dapat dimulai. Kuman-kuman akan
dikungkung oleh bencana."
Pandemik Flu Burung 2007: Nyata Rekayasa
Contoh-contoh kasus perebakan flu burung di Hungaria (2007) dan di Meksiko (2009) mengindikasikan adanya rekayasa.
Yang
nyata-nyata terbongkar dalam hal ini adalah skandal flu burung di
Inggris pada 2007 yang terkait dengan perebakan flu burung di Hungaria
pada tahun yang sama.
Gembar-gembor
media massa tentang flu burung di sini terjadi secara tiba-tiba, dan
terlihat sekali, segera pula lenyap setelah upaya gagal dalam menaruh
burung-burung berpenyakit di Skotlandia.
Namun kini,
sekonyong-konyong, hampir setahun kemudian, terjadi infeksi masif pada
ayam-ayam kalkun di pertanian Bernard Matthew. Berita menyebut-nyebut
bahwa metode-metode pemindaian mereka terhadap penyakit berada di luar
apa yang disyaratkan oleh industri.
Dan, tentu saja, kalkun tidak dapat terbang sehingga tertular penyakit di tempat lain. Semua ini terdengar mencurigakan.
Bird flu officials investigating Matthews turkey plant in Hungary, 9 February 2007 (guardian):
Bird flu was found last night to have spread through the Bernard
Matthews complex in Suffolk, scotching a government theory that a single
wild bird had infected the flock. Diseased turkeys were identified in
three more of the sheds and the H5N1 strain of the flu was also linked
to the company's processing plant from which meat is sent all over
Britain.
[Terjemahan bebas] Flu
burung ditemukan tadi malam telah menyebar ke kompleks pabrik Bernard
Matthews di Suffolk (Inggris), yang mengganjal teori pemerintah bahwa
satu ekor unggas liar telah menginfeksi kawanan unggas. Kalkun-kalkun
berpenyakit telah diidentifikasi ada di lebih dari satu gudang dan
strain virus H5N1 juga terkait dengan pabrik pemrosesan daging dari mana
daging itu dikirim ke seluruh Inggris. Tadi malam, baik pemerintah
maupun perusahaan tersebut mengakui bahwa sebuah consignment daging
kalkun yang setengah diproses dari pabrik Bernard Matthew di Hungaria
telah dikirim ke Suffolk dan kini dalam pusat penyelidikan tentang
asal-usul perebakan itu. Telah diyakini bahwa daging ini bisa jadi telah
terinfeksi selama serangkaian perebakan H5N1 di selatan negara itu
setelah Natal. Hingga kemarin ada pemikiran bahwa infeksi di kompleks
tersebut dekat Holton, Suffolk, diisolasikan pada salah satu dari 22
gudang dimana 2500 unggas mati minggu lalu. Pengungkapan bahwa penyakit
itu telah menyebar ke bagian-bagian lain dari peternakan itu akan
memunculkan pertanyaan-pertanyaan tentang bio-security di kompleks itu,
yang dikatakan paling aman di Inggris.
Setelah satu minggu perusahaan tersebut menyangkal adanya kaitan flu burung antara pabrik-pabrik
Bernard
Matthews di Suffolk (Inggris) dan di Hungaria, seorang juru bicara
mengakui tadi malam bahwa unggas-unggas itu telah dikirim dari Hungaria
ke Suffolk setelah dua kali perebakan H5N1 di Hungaria bulan lalu.
Kaitan potensial antara Hungaria dan Inggris pertama kali dimunculkan
oleh harian Guardian pada Senin. ... Pengungkapan itu telah
mempermalukan pemerintah, yang nyata-nyata telah mengetahui tentang
perdagangan di antara pabrik-pabrik Matthews sejak Senin, namun menolak
untuk memberi tahu Parlemen maupun EU. Sekretaris lingkungan, David
Miliband, tidak menyebut-nyebut adanya perdagangan daging di antara
pabrik-pabrik itu ketika ia mengeluarkan pernyataan di Parlemen pada
Senin, hal itu juga tidak diungkapkan oleh Lord Rooker, menteri
pertanian, di Majelis Tinggi kemarin. Lord Rooker mengonfirmasi bahwa
tak ada import ayam maupun telur ke Inggris, namun tidak menyebut
kemungkinan bahwa bangkai-bangkainya telah dikirim ke pabrik itu.
Penjelasan para alien Zeta tentang agenda di balik merebaknya flu burung, terjemahan bebas
ZetaTalk 10 Feb. 2007
"Sudah jelas bahwa virus H5N1 tidak akan menjadi pandemik.
Namun
hal ini tidak akan menghentikan pihak penguasa, terutama gerombolan
Bush/Blair, dari perasaan kecewa yang menggigit. Bush pada khususnya
telah menemui perlawanan-perlawanan dalam upaya-upayanya, baru-baru ini,
untuk menyatakan Darurat Militer di AS.
Seperti
yang telah kami nyatakan baru-baru ini, ia mencobanya ketika partai
Demokrat memenangkan kursi di Gedung Putih maupun Senat, maka ini
menjelaskan penolakannya untuk merubah posisinya dalam hal apapun di
minggu-minggu setelah kemundurannya itu.
Ia
sedang menanti orang-orang yang telah diperintahkannya untuk menerapkan
Darurat Militer, untuk sejumlah alasan yang ia nyatakan relevan.
Bahwa
perintah-perintahnya itu diabaikan sudah jelas. Dan ia, baru-baru ini,
meski tampak tertekan dan hampir mabuk, terus berjalan seolah-olah ia
akan bekerja sama dengan Kongres baru.
Blair
juga sedang tertekan, karena terjebak menjadi rekanan dalam urusan
skandal uang tunai sampai-sampai ia merasa tak akan pernah dapat lolos,
namun kini (kasus itu) menghasilkan penyidangan orang-orang yang dekat
dengannya serta peningkatan tekanan kepadanya untuk segera mengundurkan
diri.
Faksi-faksi yang menentang Bush dan Blair ada
banyak dan tersembunyi, dan telah mencegah pasangan ini menciptakan
peristiwa-peristiwa terorisme palsu.
Jadi mereka telah gagal menunjuk ke kemungkinan-kemungkinan nyata serta merajalela dengan peringatan-peringatan teror.
Jika
H5N1 tidak mudah bermutasi ke suatu bentuk baru yang menular, dari
manusia ke manusia, lalu mengapa tiba-tiba menjadi berita?
Karena pasangan ini, Bush dan Blair, sudah terdesak untuk mencanangkan penyebab diberlakukannya Darurat Militer!"
Pandemik Flu Babi 2009 : Tidak Alami (Rekayasa)
Meskipun
pandemik Flu babi H1N1 yang terjadi pada 2009 telah membuat WHO memberi
peringatan Alert tingkat 5--tingkat tertinggi kedua, korban terbanyak
hanya ditemukan di Meksiko, dengan 100 kematian dan total suspect 2500.
Jumlah
ini juga menurun setelah beberapa hari. Di Amerika Serikat, yang
terbanyak kedua, memiliki 94 orang yang terinfeksi, sedangkan satu bayi
yang mati terkait dengan Meksiko. Sementara, di negara-negara lain,
kasusnya jauh di bawah itu dan jenis flu ini malahan masuk dalam
tingkat sedang.
Swine Flu Around the World, April 24, 2009 (abcnews): This
colorized image, released by the U.S. Centers for Disease Control and
Prevention April 24, 2009, depicts the influenza A H1N1 "swine flu"
virus from an outbreak in 1976. A deadly strain of this flu virus that
has never been seen before may be behind the deaths of more than 100
people in Mexico and its spread into the United States, where 40 people
have become infected, though none have died so far.
Pandemic 'Imminent': WHO Raises Swine Flu Pandemic Alert Level to 5, April 29, 2009 (abcnews): The
World Health Organization has raised its pandemic swine flu alert level
to phase 5 -- its second-highest level. The move by the agency, which
is the public health arm of the United Nations, is "a strong signal that
a pandemic is imminent," according to published guidelines. It also
places the world a single step away from an official global pandemic.
In
the United States, the swine flu virus has spread to 11 states and
infected 94 people, according to the U.S. Centers for Disease Control
and Prevention.
Meanwhile,
Mexico's Health Minister Jose Angel Cordova said on Tuesday night that
more than 1,300 people were in hospitals, some of them "seriously" ill,
out of a total of around 2,500 suspected cases of the virus. "In the
last few days there has been a decline (in cases)," Cordova told a news
conference. "The death figures have remained more or less stable."
Around
the world, New Zealand confirmed 11 cases, and Israel confirmed one.
South Korea, Australia and the Czech Republic announced several
suspected cases. Spain had one previously confirmed case, the United
Kingdom, two and Canada, six. Most of the individuals involved had
recently returned from Mexico.
Strain Virus Baru: Campur Aduk
Virus
babi ini digambarkan sebagai strain baru, yaitu kombinasi bahan
genetika dari babi, burung, dan manusia dengan cara yang belum pernah
dilihat para peneliti. Kombinasi segmen-segmen gennya belum pernah
terlihat ada pada manusia dan babi. Virus spesifik itu mengandung virus
manusia, virus Avian dari Amerika Utara dan virus-virus babi dari
Amerika Utara, Eropa, dan Asia.
Mexico Swine Flu Deaths Spur Global Epidemic Fears, April 25, 2009 (apnews): A
unique strain of swine flu is the suspected killer of dozens of people
in Mexico. The worrisome new virus - which combines genetic material
from pigs, birds and humans in a way researchers have not seen before.
CDC officials described the virus as having a unique combination of gene
segments not seen before in people or pigs. The bug contains human
virus, avian virus from North America and pig viruses from North
America, Europe and Asia.
Tidak Ada Babi Yang Terjangkit Flu Babi
Dilaporkan
bahwa, meskipun virus ini telah menyebar ke seluruh duna, belum ada
babi yang ditemukan terjangkiti penyakit flu babi.
Ini kondisi yang sangat ganjil, sebagaimana yang diungkapkan oleh Nancy Lieder, "Sudahkah kita
mencari kawanan burung yang terjangkit versi flu burung yang terlibat
itu? Tidak. Dan adakah babi-babi dari Eropa dan Asia di
peternakan-peternakan babi dekat Kota Meksiko? Tidak."
"Swine flu" Name is Wrong -World Animal Health Body, April 27, 2009 (alertnet) : The
virus spreading around the world should not be called "swine flu" as it
contains avian and human components and no pig has so far been found
ill with the disease.
Hanya Tamiflu dan Relenza
Dua obat yang dianggap paling efektif untuk flu babi adalah Tamiflu dan Relenza, yang digunakan di seluruh dunia. Perebakan
penyakit flu babi otomatis menaikkan profit dan harga saham dua
perusahaan besar penghasil obat-obatan tersebut, yaitu Roche Holding AG (Switzerland) dan GlaxoSmithKline Plc (Inggris).
Mexico Swine Flu Deaths Spur Global Epidemic Fears, April 25, 2009 (apnews): The
CDC says two flu drugs, Tamiflu and Relenza, seem effective against the
new strain. Roche, the maker of Tamiflu, said the company is prepared
to immediately deploy a stockpile of the drug if requested.
Flu a Windfall for Some Drugmakers, Shares Jump, April 27, 2009 (reuters): Switzerland's
Roche Holding AG (ROG.VX) and Britain's GlaxoSmithKline Plc (GSK.L) are
the two big pharmaceutical groups set to benefit most as governments
and corporations step up orders for their drugs Tamiflu and Relenza.
Shares in the two companies rose 4 and 3 percent respectively in early
trade on Monday, while stock in Australia's Biota Holdings Ltd (BTA.AX),
which licensed Relenza to Glaxo, soared 82 percent.
Mengapa Korban Pandemik Flu Burung 2009 di Meksiko Paling Tinggi?
Seperti
yang telah dijelaskan di awal pembahasan Pandemik Flu Burung 2009 ini,
korban terbanyak ada di Meksiko. Mengapa demikian?
Memang
ada hal-hal tersembunyi dalam hal ini. Menurut para alien Zeta,
penyebab jumlah korban terbanyak di Meksiko adalah cacatnya rekayasa-bio
dari epidemi flu babi. Berikut penjelasan ZetaTalk.
Penjelasan ZetaTalk 2 Mei 2009 (Terjemahan bebas):
Sudah
sangat jelas bahwa di luar Meksiko, perebakan ini tidak fatal. Bahkan
bayi yang mati di dalam AS berkebangsaan Meksiko, yang datang dari Kota
Meksiko untuk berkunjung, dan telah dijelaskan dalam keadaan sakit
bahkan sebelum terinfeksi.
Mengapa ada perbedaan antara infeksi-infeksi di Meksiko dan tempat-tempat lain di dunia?
Aktifitas-aktifitas cloning tidak selalu berhasil akibat langkah-langkah yang dilakukan oleh manusia secara ceroboh dan akibat kurangnya pengetahuan.
Virus
yang mengalami rekayasa genetika ini dibelah dan dicampurkan begitu
saja. Virus flu dikenal ganas dalam bermutasi, sedangkan yang satu ini,
melalui arah yang terbalik, telah menjadi kurang mematikan karena telah
ditularkan dari orang ke orang.
Seluruh kematian di
Meksiko merupakan hasil dari terinfeksi langsung oleh virus dari tabung
test, termasuk bayi Meksiko yang tewas di Texas.
Mereka yang terpapar langsung namun tidak mati akan menularkan virus ini, namun dalam kondisi termodifikasi (virusnya).
Infeksi
tangan kedua adalah penularan virus yang termodifikasi yang selamat
dari sistem-sistem kekebalan tubuh para individu terinfeksi ini. Dan
virus ini hanyalah salah satu dari banyak virus dalam campuran aslinya.
Apa
yang berusaha kami katakan kepada Anda adalah bahwa virus kuat, yaitu
yang mampu membunuh orang, yang memicu jenis response tahun 1918, tidak
akan bertahan dalam tubuh manusia, dengan demikian tidak akan
ditularkan. Apa yang ditularkan adalah sepupu kedua dalam campuran itu,
yang bersifat sedang."
WHO: Flu Burung Tidak Dapat Dinyatakan Pandemik
U.S. Centers for Disease Control and Prevention menyatakan
bahwa virus H1N1 yang baru dapat merebak lebih luas namun lebih sedang
efeknya ketimbang yang pernah merebak pertama kali di Meksiko. Sedangkan
WHO, meskipun mengatakan perebakan itu tidak dapat dihentikan, tidak
berencana menyatakannya sebagai pandemik.
SCENARIOS: What the New Swine Flu Might Do, May 1, 2009 (link): Field
investigators at the U.S. Centers for Disease Control and Prevention
said it appears the new H1N1 virus outbreak may be more widespread and
milder in Mexico than it first appeared. So far the swine flu virus has
behaved like seasonal flu as it has spread to 14 countries, carried
mostly by travelers from Mexico. The World Health Organization says it
cannot be stopped, but has no immediate plans to declare a pandemic - a
global outbreak of a new and serious disease.
Kematian Karena Flu Burung atau Flu Babi Bersifat Disengaja
Seperti
yang diungkapkan oleh ZetaTalk, kasus perebakan flu babi maupun flu
burung bersifat terlokalisir untuk wilayah yang telah ditargetkan.
Kalaupun penyakit-penyakit itu mewabah ke dunia, itu karena disengaja
untuk memberi kesan pandemik, yang mana rekayasa ini dapat ditelusuri.
"Seluruh
kematian di Meksiko merupakan hasil dari terinfeksi langsung oleh virus
dari tabung test, termasuk bayi Meksiko yang tewas di Texas." (ZetaTalk, 2 Mei 2009)
Komentar para alien Zeta tentang Rekayasa Perebakan Flu Babi di Meksiko, terjemahan bebas
ZetaTalk 25 Apr. 2009
"Dari sejak awal perebakannya, sudah jelas bahwa kemunculan virus ini tidak alami. Virus
babi dari tiga benua yang berbeda, virus avian, dan virus manusia.
Bagaimana caranya orang tertular flu babi dari babi yang telah melalui
tiga benua yang berbeda?
Flu
burung normalnya menular dari babi ke manusia lalu berhenti di sana.
Namun strain virus ini ada untuk memastikan penularan dari manusia ke
manusia dengan memasukkan virus flu manusia.
Daftar
keganjilan peristiwa ini panjang sekali, dan telah menaikkan alis
orang-orang di seluruh dunia. Namun kecurigaan lainnya lagi adalah cara
melalui apa para warga negara, terutama anak-anak, terinfeksi di AS
padahal mereka belum pernah bepergian atau terpapar pada babi.
Perebakan biasanya memiliki jejak yang dapat ditelusuri: penyakit yang
ini menginfeksi orang yang sedang bepergian dan menginfeksi lagi orang
lainnya. Namun di sini ada lompatan-lompatan besar. Nyata-nyata virus
ini ditanam, dan memang demikian.
Siapa yang mengambil keuntungan dari perebakan yang direkayasa ini, yang tidak akan menjadi pandemik meskipun ada kegemparan.
Catat
bahwa kalau vaksin tidak tersedia, maka dua obat flu itu--Tamiflu dan
Relenza--telah dilaporkan cukup efektif. Orang harus meminum obat ini di
awalnya begitu terjangkit penyakit tersebut, hampir sebelum didiagnosa,
agar obatnya dapat bekerja efektif.
Selama kepanikan-kepanikan lain, obat-obat ini habis terjual. Kalau ada upaya-upaya lain untuk memulai pandemik dengan H5N1 atau virus flu burung tahun 1957, maka kasus ini akan diselidiki secara agresif.
Sayangnya, para kriminil yang menanam virus ini pada orang-orang yang akan jatuh sakit karena menemukannya, sudah lama pergi.
Siapa
yang dapat mengingat seseorang tak dikenal yang berprilaku ganjil,
ketika virus dapat menyebar, dengan melewati meja dimana anak-anak
remaja berkumpul, atau wajah yang dikenal di antrian makan di kafetaria
sekolah, atau bau aneh yang menggantung di toilet umum.
Meskipun
demikian, kami prediksikan bahwa para kriminil itu akan dapat
diidentifikasi. Dan jika mereka tidak diadili melalui jalur normal,
mereka akan menerima keadilan di tangan orang-orang yang murka terhadap
taktik ini ketika dikunjungi di negara mereka.
Di sini kami tidak bicara tentang sistem peradilan AS, melainkan sistem peradilan Meksiko."
Penjelasan para alien Zeta tentang umumnya penyakit yang diderita manusia dan hewan, terjemahan bebas
ZetaTalk: Asian Flu Epidemic, Jan 30, 2004
"Telah kami nyatakan, di awal era ZetaTalk, bahwa sakit akan meningkat menuju pergeseran kutub.
Kami
nyatakan ketika itu bahwa hal ini karena beberapa faktor, utamanya
adalah sistem-sistem kekebalan tubuh yang tertekan, dan juga kuman-kuman
oportunistik yang bermigrasi ke lingkungan-lingkungan baru akibat cuaca
kacau.
Semua makhluk,
manusia dan hewan peliharaan, juga hewan liar, menderita. Dengan
demikian, semuanya bertanggung jawab atas penyebaran kuman-kuman ke
lingkungan-lingkungan baru.
Bencana kekeringan dan banjir besar dengan banjir-banjir telah terjadi, menyebabkan migrasinya hewan-hewan liar.
Sakit yang muncul sekarang ini bukan hal baru, pada utamanya, yang mana disebabkan oleh kuman-kuman yang telah ada selama ini.
Flu babi ataupun flu burung, yaitu kuman-kuman yang ditularkan dari hewan ke manusia dan bermutasi, bukanlah hal baru.
Kelaparan
merajalela, di seluruh dunia, yang kebanyakan menyebabkan manusia,
ternak, hewan peliharaan, dan hewan liar yang kekurangan gizi. Manusia
terusik pikirannya oleh rasa khawatir, sehingga cenderung mengonsumsi
makanan yang membawa rasa nyaman (comfort food) ketimbang makanan
bergizi.
Hewan liarpun
bahkan juga menderita kecenderungan ini, karena merasa terlalu tertekan
atau tidak mampu memakan makanan normal mereka.
Semua ini menciptakan sistem-sistem kekebalan tubuh yang tertekan."