Undang-Undang Keterlibatan Star Child

Baca juga: 

Para alien Zeta Pengabdi-Kebaikan menjelaskan undang-undang yang mengikat keterlibatan Anak-Anak Bintang (Star Children), yaitu para tua, muda, dan anak-anak yang berasal dari dunia-dunia lain yang Mengabdi-Kebaikan yang datang ke dan mengurusi masalah-masalah bumi.

Terjemahan bebas ZetaTalk: Star Child Engagements, Note: written Jun 15, 1996.

"Jika peraturan-peraturan itu mengharuskan para tamu alien untuk memberi tanggung jawab pada manusia yang melakukan "Panggilan", lalu apa yang terjadi kalau seorang Anak Bintang melakukan Panggilan?

Kalau seorang Anak Bintang bersemayam dalam tubuh manusia, dan mungkin membaur di bumi dalam level Kepadatan ke-3, maka mereka tak pernah berasal dari level (3) itu.
Anak-Anak Bintang adalah para entitas yang berorientasi mengabdi (service-minded) yang berasal dari Dunia Berkepadatan ke-4, ke-5, ke-6, atau bahkan lebih tinggi lagi pada kasus-kasus langka, untuk melakukan pelayanan.
Dengan demikian, mereka ditempatkan pada kategori yang sama dengan para tamu alien, karena sejatinya mereka adalah para tamu, dan yang berlaku adalah Undang-Undang Keterlibatan dan bukannya Undang-Undang Noninterferensi.
Bagi Anak Bintang, hal ini menjadi skenario yang rumit, karena aturan Dewan mengenai kunjungan yang hanya boleh terjadi di alam bawah sadar juga berlaku. Maka, si Anak Bintang boleh jadi setuju untuk terlibat, namun keterlibatan itu harus dilakukan dengan cara sedemikian rupa sehingga si (wadag) manusianya tak menyadari. Dalam kebanyakan kasus, hal ini diselesaikan dengan perjalanan keluar dari tubuh (Out of Body), karena ini membuat tubuh manusianya tak dipengaruhi dan tak sadar.
Anak-Anak Bintang tak melakukan Panggilan, melainkan memberi undangan untuk terlibat.
Meskipun demikian, mereka dapat menerima "Panggilan" dari manusia-manusia di dekatnya, dan dapat merespon ketika Keluar Dari Tubuh atau dalam bentuk manusianya.  
Jika mereka menerima undangan untuk terlibat, baik dari Anak Bintang lain atau tamu alien lainnya, mereka dapat menolak atau menerimanya. Maka, ada skenario yang mungkin bahwa seorang Anak Bintang, yang beroperasi Mengabdi-Kebaikan, bertemu dengan ruh Pengabdi-Ego yang menyurupi manusia, sehingga terjadi pertempuran. Semua ini harus terjadi dengan cara dimana para wadag manusianya yang terjebak dalam drama ini tidak menyadari apapun kecuali apa yang nampaknya urusan-urusan manusia. Ini situasi yang benar-benar tricky."