Tentang Flu Burung dan Flu Babi

Sebelumnya, berikut pernyataan para alien Zeta [via website ZetaTalk] Tentang bioterorisme via Flu Burung.
"Seluruh kematian di Meksiko merupakan hasil dari terinfeksi langsung oleh virus dari tabung test, termasuk bayi Meksiko yang tewas di Texas." (ZetaTalk, 2 Mei 2009)  
"Apa yang berusaha kami katakan kepada Anda adalah bahwa virus kuat, yaitu yang mampu membunuh orang, yang memicu jenis response tahun 1918, tidak akan bertahan dalam tubuh manusia, dengan demikian tidak akan ditularkan. Apa yang ditularkan adalah sepupu kedua dalam campuran itu, yang bersifat sedang." (ZetaTalk,  2 Mei 2009)  
"Bagi mereka yang takut akan diracuni atau ditahan di kamp-kamp, akan kami tunjukkan ke Perubahan-Perubahan Bumi, yang akan menguasai orang-orang yang berkuasa, jauh sebelum ada rencana pandemik dapat dimulai. Kuman-kuman akan dikungkung oleh bencana-bencana itu." (ZetaTalk, 16 Apr. 2005
Pandemik Flu Burung 2005 
Flu burung, atau Asian/Avian Flu, pertama kali mewabah sebagai penyakit baru ke seluruh dunia (pandemik) pada 1957, yang dimulai di Cina dan membunuh sekitar 2 juta orang di sana.
Lalu pada April 2005, virus flu ini terlepas secara tidak sengaja di sebuah laboratorium di AS dan terkirim ke lebih dari 4000 lab di seluruh dunia. Bagaimana pengiriman ini terjadi masih menjadi tanda tanya bagi pihak-pihak berwenang AS. 
Ketika itu WHO memperingatkan bahwa wabah tersebut akan menjadi lebih besar dari yang pernah terjadi karena masih menyebar di Asia Tenggara meskipun telah dilakukan upaya-upaya memblokirnya. Dinyatakan bahwa perjalanan udara meningkatkan penyebarannya ke seluruh dunia.
Pandemic-causing 'Asian flu' accidentally released, April 13, 2005 (newscientist) : The virus that caused the 1957 Asian flu pandemic has been accidentally released by a lab in the US, and sent all over the world in test kits which scientists are now scrambling to destroy. 
Feds Don't Know How Flu Strain Got to Labs, April 14, 2005 (foxnews): Federal officials are still at a loss to explain how a potentially deadly strain of influenza could be sent to more than 4,000 labs around the world. 
Mutated avian flu may kill millions, Apr. 17, 2005 (link) The threat of a killer flu pandemic is greater than ever because of the spread of the bird flu virus in south-east Asia, the World Health Organisation has warned. The WHO said avian influenza was still spreading across south-east Asia despite efforts to block it, and there was more than a 50 per cent probability it would become a global pandemic that could kill millions of people. More than 50 people have already died from the H5N1 virus in the region, most of them in Vietnam, where tens of thousands of people raise poultry in backyard farms. Today's efficient air travel ensures a virus that can be carried by humans would spread to all parts of the globe within days. 
Bioterorisme
Mengenai kasus ini, para alien Zeta memberi tahu bahwa ini sebuah contoh bioterorisme, yang tujuannya adalah untuk menahan orang-orang agar tetap berada di tempat mereka--suatu jenis  Daurarat Militer--serta melibatkan pengambilan keuntungan oportunistik oleh industri farmasi.
Ikuti uangnya, kata para alien Zeta, untuk melihat siapa yang mengambil keuntungan. Salah satunya adalah Donald Rumsfeld, seorang pemegang saham terbesar untuk Tamiflu. 
Sebagai bioterorisme, perebakannya merupakan hasil rekayasa genetika dan penyebarannya disengaja. Ketika kasus kebocoran virus ini terjadi di lab AS pada 2005, George Bush sedang memegang tampuk pemerintahan.
Bush Authorizes Use of Quarantine Powers In Cases of Bird Flu, April 1, 2005 (NYtimes): President Bush signed an executive order on Friday authorizing the government to impose a quarantine to deal with any outbreak of a particularly lethal variation of influenza now found in Southeast Asia. The fatality rate among those reported to have contracted the disease is about 70 percent.  
Federal Health Minister Tony Abbott said Australia was well prepared to combat the virus should it develop into a strain that can be carried by humans. "Australia has the world's largest stockpile of antivirals on a per capita basis," he said. Vaccines against H5N1 are still being developed and half a million doses should be available by midyear. "The Government has a binding agreement with two of the largest vaccine manufacturers in the world to provide guaranteed supplies of a new vaccine against pandemic flu," Mr Abbott said. (link
Berikut penjelasan ZetaTalk.

Ancaman Pandemik Untuk Bioterorisme   
Terjemahan bebas dari ZetaTalk: Pandemic Threats, written Apr 16, 2005

"Bioterrorisme telah menjadi mantra bagi orang-orang dalam administrasi Bush sejak kasus 911, dengan indikasi kecil saja bahwa para teroris yang ditunjuk-tunjuk sebagai biang kerok 911 memiliki niat untuk menyebar kuman-kuman bukannya bom-bom.
Bom telah menjadi alat yang sudah lama digunakan, demikian pula pengebom bunuh diri. Dan penggunaan pesawat terbang sebagai bom yang terisi penuh dengan bahan bakar hanya kepanjangan dari teknologi ini. 
Peperangan kuman, sebagaimana yang digunakan oleh Saddam selama pertempuran-pertempurannya dengan para pemberontak suku Kurdi, telah menjadi alat yang sudah lama dalam persenjataan, namun sedikit saja digunakan.
Bukannya surat yang mengandung anthrax setelah kasus 911 itu dilancarkan oleh para rekanan Bin Laden? Tidak ada bukti, namun yang terbukti adalah bahwa anthrax tersebut dikirim ke para Senator Partai Demokrat selama menakut-nakuti ini yang datang dari lab-lab CIA di Utah.
Meskipun signature ini sudah diidentifikasi, tidak dilakukan penahanan, dan masalahnya ditinggalkan begitu saja. 
Saddam, menurut catatan, mendapat kuman-kumannya langsung dari AS ketika ia masih menjadi sekutu selama pertempuran-pertempuran yang mengepung Iran sebelumnya. 
Jika kuman-kuman digunakan sebagai ancaman, lalu mengapa para agen rahasia itu diperlakukan secara santai saja?
Bioterrorisme telah menjadi bogeyman karena nyaman digunakan untuk mengekang rakyat, secara tiba-tiba, jika Darurat Militer, atau yang setara dengan itu, diinginkan.
Administrasi Bush telah melakukan sejumlah uji-coba tentang apakah rencana ini atau itu akan berguna, mereka juga telah melakukan uji-coba kemampuan rakyat Amerika untuk ditipu. 
Telah kami sebutkan bahwa uji-uji coba Shelter in Place, yang tidak berguna sebagai arahan bagi rakyat, dan uji-coba Terri Schiavo, yang gagal melucuti keseimbangan kekuatan antara cabang-cabang dalam tubuh pemerintahan, memungkinkan kediktatoran Bush berjaya di tempatnya.
USA Patriot Act (kependekan dari Uniting and Strengthening America by Providing Appropriate Tools Required to Intercept and Obstruct Terrorism Act - pen.), yang mengganti pengendalian-pengendalian terhadap kebebasan warga sipil, telah ditentang oleh banyak komunitas dan tidak lagi disukai. 
Dengan militer yang memberontak, di balik pintu-pintu tertutup, administrasi Bush hanya memiliki kekuasaan yang diberikan oleh cabang eksekutif, yang utamanya adalah jangkauan yang melampaui Keamanan Dalam Negeri.

Apa yang memungkinkan Keamanan Dalam Negeri memaksa para warga negara di kota-kota untuk tetap berada di tempatnya, ke Shelter in Place, secara selektif? 
  • Infeksi berdampak pada area-area tetangga yang kemungkinan sekali akan membuat kerusuhan dan tidak termasuk perumahan dimana terdapat teman-teman Bush--tempat-tempat itu akan dikarantina.  
  • Vaksinasi, yang sekali lagi dipilih untuk memperkuat sakit di kalangan orang yang dianggap tidak layak bekerja di kamp-kamp di masa depan, juga bisa menjadi fokus.
Semua yang diperlukan sebagai katalis adalah sebuah pandemik, ancaman dunia. Dan jika alam tidak bekerja sama, akan dibutuhkan senggolan.
  • Dapat dilihat dari pengungkapan terbaru bahwa virus yang terbukti mematikan tanpa kekebalan alami di kalangan rakyat dunia telah sengaja dilepas ke ribuan lab di lusinan negara di seluruh dunia, melalui rute-rute surat standar, kurang mendapat kegemparan sebagai bencana--kurangnya perhatian media massa. Yang dapat dilihat adalah fakta bahwa pelepasan ini berasal dari sebuah laboratorium AS. 
  • Yang dapat dilihat adalah bahwa Bush baru-baru ini menandatangani surat keputusan presiden yang mengotorisasi karantina kalau ada kasus epidemik flu burung, setelah dilepasnya virus ini pada 1957 dan sebelum ditemukan oleh publik bahwa pelepasan ini telah terjadi.
Bagi mereka yang takut akan diracuni atau ditahan di kamp-kamp, akan kami tunjukkan ke Perubahan-Perubahan Bumi, yang akan menguasai orang-orang yang berkuasa jauh sebelum ada rencana pandemik dapat dimulai. Kuman-kuman akan dikungkung oleh bencana."

Pandemik Flu Burung 2007: Nyata Rekayasa 
Contoh-contoh kasus perebakan flu burung di Hungaria (2007) dan di Meksiko (2009) mengindikasikan adanya rekayasa.
Yang nyata-nyata terbongkar dalam hal ini adalah skandal  flu burung di Inggris pada 2007 yang terkait dengan perebakan flu burung di Hungaria pada tahun yang sama. 
Gembar-gembor media massa tentang flu burung di sini terjadi secara tiba-tiba, dan terlihat sekali, segera pula lenyap setelah upaya gagal dalam menaruh burung-burung berpenyakit di Skotlandia. 
Namun kini, sekonyong-konyong, hampir setahun kemudian, terjadi infeksi masif pada ayam-ayam kalkun di pertanian Bernard Matthew. Berita menyebut-nyebut bahwa metode-metode pemindaian mereka terhadap penyakit berada di luar apa yang disyaratkan oleh industri.
Dan, tentu saja, kalkun tidak dapat terbang sehingga tertular penyakit di tempat lain. Semua ini terdengar mencurigakan. 
Bird flu officials investigating Matthews turkey plant in Hungary, 9 February 2007 (guardian):
Bird flu was found last night to have spread through the Bernard Matthews complex in Suffolk, scotching a government theory that a single wild bird had infected the flock. Diseased turkeys were identified in three more of the sheds and the H5N1 strain of the flu was also linked to the company's processing plant from which meat is sent all over Britain.
[Terjemahan bebas] Flu burung ditemukan tadi malam telah menyebar ke kompleks pabrik Bernard Matthews di Suffolk (Inggris), yang mengganjal teori pemerintah bahwa satu ekor unggas liar telah menginfeksi kawanan unggas. Kalkun-kalkun berpenyakit telah diidentifikasi ada di lebih dari satu gudang dan strain virus H5N1 juga terkait dengan pabrik pemrosesan daging dari mana daging itu dikirim ke seluruh Inggris. Tadi malam, baik pemerintah maupun perusahaan tersebut mengakui bahwa sebuah consignment daging kalkun yang setengah diproses dari pabrik Bernard Matthew di Hungaria telah dikirim ke Suffolk dan kini dalam pusat penyelidikan tentang asal-usul perebakan itu. Telah diyakini bahwa daging ini bisa jadi telah terinfeksi selama serangkaian perebakan H5N1 di selatan negara itu setelah Natal. Hingga kemarin ada pemikiran bahwa infeksi di kompleks tersebut dekat Holton, Suffolk, diisolasikan pada salah satu dari 22 gudang dimana 2500 unggas mati minggu lalu. Pengungkapan bahwa penyakit itu telah menyebar ke bagian-bagian lain dari peternakan itu akan memunculkan pertanyaan-pertanyaan tentang bio-security di kompleks itu, yang dikatakan paling aman di Inggris. 
Setelah satu minggu perusahaan tersebut menyangkal adanya kaitan flu burung antara pabrik-pabrik  
Bernard Matthews di Suffolk (Inggris) dan di Hungaria, seorang juru bicara mengakui tadi malam bahwa unggas-unggas itu telah dikirim dari Hungaria ke Suffolk setelah dua kali perebakan H5N1 di Hungaria bulan lalu. Kaitan potensial antara Hungaria dan Inggris pertama kali dimunculkan oleh harian Guardian pada Senin. ... Pengungkapan itu telah mempermalukan pemerintah, yang nyata-nyata telah mengetahui tentang perdagangan di antara pabrik-pabrik Matthews sejak Senin, namun menolak untuk memberi tahu Parlemen maupun EU. Sekretaris lingkungan, David Miliband, tidak menyebut-nyebut adanya perdagangan daging di antara pabrik-pabrik itu ketika ia mengeluarkan pernyataan di Parlemen pada Senin, hal itu juga tidak diungkapkan oleh Lord Rooker, menteri pertanian, di Majelis Tinggi kemarin. Lord Rooker mengonfirmasi bahwa tak ada import ayam maupun telur ke Inggris, namun tidak menyebut kemungkinan bahwa bangkai-bangkainya telah dikirim ke pabrik itu. 
Penjelasan para alien Zeta tentang agenda di balik merebaknya flu burung, terjemahan bebas ZetaTalk 10 Feb. 2007 

"Sudah jelas bahwa virus H5N1 tidak akan menjadi pandemik.
Namun hal ini tidak akan menghentikan pihak penguasa, terutama gerombolan Bush/Blair, dari perasaan kecewa yang menggigit. Bush pada khususnya telah menemui perlawanan-perlawanan dalam upaya-upayanya, baru-baru ini, untuk menyatakan Darurat Militer di AS. 
Seperti yang telah kami nyatakan baru-baru ini, ia mencobanya ketika partai Demokrat memenangkan kursi di Gedung Putih maupun Senat, maka ini menjelaskan penolakannya untuk merubah posisinya dalam hal apapun di minggu-minggu setelah kemundurannya itu.
Ia sedang menanti orang-orang yang telah diperintahkannya untuk menerapkan Darurat Militer, untuk sejumlah alasan yang ia nyatakan relevan. 
Bahwa perintah-perintahnya itu diabaikan sudah jelas. Dan ia,  baru-baru ini, meski tampak tertekan dan hampir mabuk, terus berjalan seolah-olah ia akan bekerja sama dengan Kongres baru.
Blair juga sedang tertekan, karena terjebak menjadi rekanan dalam urusan skandal uang tunai sampai-sampai ia merasa tak akan pernah dapat lolos, namun kini (kasus itu) menghasilkan penyidangan orang-orang yang dekat dengannya serta peningkatan tekanan kepadanya untuk segera mengundurkan diri. 
Faksi-faksi yang menentang Bush dan Blair ada banyak dan tersembunyi, dan telah mencegah pasangan ini menciptakan peristiwa-peristiwa terorisme palsu.
Jadi mereka telah gagal menunjuk ke kemungkinan-kemungkinan nyata serta merajalela dengan peringatan-peringatan teror. 
Jika H5N1 tidak mudah bermutasi ke suatu bentuk baru yang menular, dari manusia ke manusia, lalu mengapa tiba-tiba menjadi berita?
Karena pasangan ini, Bush dan Blair, sudah terdesak untuk mencanangkan penyebab diberlakukannya Darurat Militer!"  
Pandemik Flu Babi 2009 : Tidak Alami (Rekayasa) 
Meskipun pandemik Flu babi H1N1 yang terjadi pada 2009 telah membuat WHO memberi peringatan Alert tingkat 5--tingkat tertinggi kedua, korban terbanyak hanya ditemukan di Meksiko, dengan 100 kematian dan total suspect 2500.
Jumlah ini juga menurun setelah beberapa hari. Di Amerika Serikat, yang terbanyak kedua, memiliki 94 orang yang terinfeksi, sedangkan satu bayi yang mati terkait dengan Meksiko. Sementara, di negara-negara lain,  kasusnya jauh di bawah itu dan jenis flu ini malahan masuk dalam tingkat sedang. 
Swine Flu Around the World, April 24, 2009 (abcnews): This colorized image, released by the U.S. Centers for Disease Control and Prevention April 24, 2009, depicts the influenza A H1N1 "swine flu" virus from an outbreak in 1976. A deadly strain of this flu virus that has never been seen before may be behind the deaths of more than 100 people in Mexico and its spread into the United States, where 40 people have become infected, though none have died so far.  
Pandemic 'Imminent': WHO Raises Swine Flu Pandemic Alert Level to 5, April 29, 2009 (abcnews): The World Health Organization has raised its pandemic swine flu alert level to phase 5 -- its second-highest level. The move by the agency, which is the public health arm of the United Nations, is "a strong signal that a pandemic is imminent," according to published guidelines. It also places the world a single step away from an official global pandemic. 
In the United States, the swine flu virus has spread to 11 states and infected 94 people, according to the U.S. Centers for Disease Control and Prevention. 
Meanwhile, Mexico's Health Minister Jose Angel Cordova said on Tuesday night that more than 1,300 people were in hospitals, some of them "seriously" ill, out of a total of around 2,500 suspected cases of the virus. "In the last few days there has been a decline (in cases)," Cordova told a news conference. "The death figures have remained more or less stable." 
Around the world, New Zealand confirmed 11 cases, and Israel confirmed one. South Korea, Australia and the Czech Republic announced several suspected cases. Spain had one previously confirmed case, the United Kingdom, two and Canada, six. Most of the individuals involved had recently returned from Mexico.
Strain Virus Baru: Campur Aduk
Virus babi ini digambarkan sebagai strain baru, yaitu kombinasi bahan genetika dari babi, burung, dan manusia dengan cara yang belum pernah dilihat para peneliti. Kombinasi segmen-segmen gennya belum pernah terlihat ada pada manusia dan babi. Virus spesifik itu mengandung virus manusia, virus Avian dari Amerika Utara dan virus-virus babi dari Amerika Utara, Eropa, dan Asia.
Mexico Swine Flu Deaths Spur Global Epidemic Fears, April 25, 2009 (apnews): A unique strain of swine flu is the suspected killer of dozens of people in Mexico. The worrisome new virus - which combines genetic material from pigs, birds and humans in a way researchers have not seen before. CDC officials described the virus as having a unique combination of gene segments not seen before in people or pigs. The bug contains human virus, avian virus from North America and pig viruses from North America, Europe and Asia.
Tidak Ada Babi Yang Terjangkit Flu Babi
Dilaporkan bahwa, meskipun virus ini telah menyebar ke seluruh duna, belum ada babi yang ditemukan terjangkiti penyakit flu babi.
Ini kondisi yang sangat ganjil, sebagaimana yang diungkapkan oleh Nancy Lieder, "Sudahkah kita mencari kawanan burung yang terjangkit versi flu burung yang terlibat itu? Tidak. Dan adakah babi-babi dari Eropa dan Asia di peternakan-peternakan babi dekat Kota Meksiko? Tidak."
"Swine flu" Name is Wrong -World Animal Health Body, April 27, 2009 (alertnet) : The virus spreading around the world should not be called "swine flu" as it contains avian and human components and no pig has so far been found ill with the disease.
Hanya Tamiflu dan Relenza
Dua obat yang dianggap paling efektif untuk flu babi adalah Tamiflu dan Relenza, yang digunakan di seluruh dunia. Perebakan penyakit flu babi otomatis menaikkan profit dan harga saham dua perusahaan besar penghasil obat-obatan tersebut, yaitu Roche Holding AG (Switzerland) dan GlaxoSmithKline Plc (Inggris).
Mexico Swine Flu Deaths Spur Global Epidemic Fears, April 25, 2009 (apnews): The CDC says two flu drugs, Tamiflu and Relenza, seem effective against the new strain. Roche, the maker of Tamiflu, said the company is prepared to immediately deploy a stockpile of the drug if requested.
Flu a Windfall for Some Drugmakers, Shares Jump, April 27, 2009 (reuters): Switzerland's Roche Holding AG (ROG.VX) and Britain's GlaxoSmithKline Plc (GSK.L) are the two big pharmaceutical groups set to benefit most as governments and corporations step up orders for their drugs Tamiflu and Relenza. Shares in the two companies rose 4 and 3 percent respectively in early trade on Monday, while stock in Australia's Biota Holdings Ltd (BTA.AX), which licensed Relenza to Glaxo, soared 82 percent.
Mengapa Korban Pandemik Flu Burung 2009 di Meksiko Paling Tinggi? 
Seperti yang telah dijelaskan di awal pembahasan Pandemik Flu Burung 2009 ini, korban terbanyak ada di Meksiko. Mengapa demikian?
Memang ada hal-hal tersembunyi dalam hal ini. Menurut para alien Zeta, penyebab jumlah korban terbanyak di Meksiko adalah cacatnya rekayasa-bio dari epidemi flu babi. Berikut penjelasan ZetaTalk.
Penjelasan ZetaTalk 2 Mei 2009 (Terjemahan bebas): 
Sudah sangat jelas bahwa di luar Meksiko, perebakan ini tidak fatal. Bahkan bayi yang mati di dalam AS berkebangsaan Meksiko, yang datang dari Kota Meksiko untuk berkunjung, dan telah dijelaskan dalam keadaan sakit bahkan sebelum terinfeksi.

Mengapa ada perbedaan antara infeksi-infeksi di Meksiko dan tempat-tempat lain di dunia?
Aktifitas-aktifitas cloning tidak selalu berhasil akibat langkah-langkah yang dilakukan oleh manusia secara ceroboh dan akibat kurangnya pengetahuan. 
Virus yang mengalami rekayasa genetika ini dibelah dan dicampurkan begitu saja. Virus flu dikenal ganas dalam bermutasi, sedangkan yang satu ini, melalui arah yang terbalik, telah menjadi kurang mematikan karena telah ditularkan dari orang ke orang. 
Seluruh kematian di Meksiko merupakan hasil dari terinfeksi langsung oleh virus dari tabung test, termasuk bayi Meksiko yang tewas di Texas. 
Mereka yang terpapar langsung namun tidak mati akan menularkan virus ini, namun dalam kondisi termodifikasi (virusnya). 
Infeksi tangan kedua adalah penularan virus yang termodifikasi yang selamat dari sistem-sistem kekebalan tubuh para individu terinfeksi ini. Dan virus ini hanyalah salah satu dari banyak virus dalam campuran aslinya. 
Apa yang berusaha kami katakan kepada Anda adalah bahwa virus kuat, yaitu yang mampu membunuh orang, yang memicu jenis response tahun 1918, tidak akan bertahan dalam tubuh manusia, dengan demikian tidak akan ditularkan. Apa yang ditularkan adalah sepupu kedua dalam campuran itu, yang bersifat sedang." 
WHO: Flu Burung Tidak Dapat Dinyatakan Pandemik
U.S. Centers for Disease Control and Prevention menyatakan bahwa virus H1N1 yang baru dapat merebak lebih luas namun lebih sedang efeknya ketimbang yang pernah merebak pertama kali di Meksiko. Sedangkan WHO, meskipun mengatakan perebakan itu tidak dapat dihentikan, tidak berencana menyatakannya sebagai pandemik.
SCENARIOS: What the New Swine Flu Might Do, May 1, 2009 (link): Field investigators at the U.S. Centers for Disease Control and Prevention said it appears the new H1N1 virus outbreak may be more widespread and milder in Mexico than it first appeared. So far the swine flu virus has behaved like seasonal flu as it has spread to 14 countries, carried mostly by travelers from Mexico. The World Health Organization says it cannot be stopped, but has no immediate plans to declare a pandemic - a global outbreak of a new and serious disease. 
Kematian Karena Flu Burung atau Flu Babi Bersifat Disengaja 
Seperti yang diungkapkan oleh ZetaTalk, kasus perebakan flu babi maupun flu burung bersifat terlokalisir untuk wilayah yang telah ditargetkan. Kalaupun penyakit-penyakit itu mewabah ke dunia, itu karena disengaja untuk memberi kesan pandemik, yang mana rekayasa ini dapat ditelusuri. 
"Seluruh kematian di Meksiko merupakan hasil dari terinfeksi langsung oleh virus dari tabung test, termasuk bayi Meksiko yang tewas di Texas." (ZetaTalk, 2 Mei 2009)  
Komentar para alien Zeta tentang Rekayasa Perebakan Flu Babi di Meksiko, terjemahan bebas ZetaTalk 25 Apr. 2009

"Dari sejak awal perebakannya, sudah jelas bahwa kemunculan virus ini tidak alami. Virus babi dari tiga benua yang berbeda, virus avian, dan virus manusia. Bagaimana caranya orang tertular flu babi dari babi yang telah melalui tiga benua yang berbeda?
Flu burung normalnya menular dari babi ke manusia lalu berhenti di sana. Namun strain virus ini ada untuk memastikan penularan dari manusia ke manusia dengan memasukkan virus flu manusia. 
Daftar keganjilan peristiwa ini panjang sekali, dan telah menaikkan alis orang-orang di seluruh dunia. Namun kecurigaan lainnya lagi adalah cara melalui apa para warga negara, terutama anak-anak, terinfeksi di AS padahal mereka belum pernah bepergian atau terpapar pada babi. 
Perebakan biasanya memiliki jejak yang dapat ditelusuri: penyakit yang ini menginfeksi orang yang sedang bepergian dan menginfeksi lagi orang lainnya. Namun di sini ada lompatan-lompatan besar. Nyata-nyata virus ini ditanam, dan memang demikian.
Siapa yang mengambil keuntungan dari perebakan yang direkayasa ini, yang tidak akan menjadi pandemik meskipun ada kegemparan.
Catat bahwa kalau vaksin tidak tersedia, maka dua obat flu itu--Tamiflu dan Relenza--telah dilaporkan cukup efektif. Orang harus meminum obat ini di awalnya begitu terjangkit penyakit tersebut, hampir sebelum didiagnosa, agar obatnya dapat bekerja efektif.  
Selama kepanikan-kepanikan lain, obat-obat ini habis terjual. Kalau ada upaya-upaya lain untuk memulai pandemik dengan  H5N1 atau virus flu burung tahun 1957, maka kasus ini akan diselidiki secara agresif.
Sayangnya, para kriminil yang menanam virus ini pada orang-orang yang akan jatuh sakit karena menemukannya, sudah lama pergi.
Siapa yang dapat mengingat seseorang tak dikenal yang berprilaku ganjil, ketika virus dapat menyebar, dengan melewati meja dimana anak-anak remaja berkumpul, atau wajah yang dikenal di antrian makan di kafetaria sekolah, atau bau aneh yang menggantung di toilet umum. 
Meskipun demikian, kami prediksikan bahwa para kriminil itu akan dapat diidentifikasi. Dan jika mereka tidak diadili melalui jalur normal, mereka akan menerima keadilan di tangan orang-orang yang murka terhadap taktik ini ketika dikunjungi di negara mereka.
Di sini kami tidak bicara tentang sistem peradilan AS, melainkan sistem peradilan Meksiko."
Penjelasan para alien Zeta tentang umumnya penyakit yang diderita manusia dan hewan, terjemahan bebas ZetaTalk: Asian Flu Epidemic, Jan 30, 2004

"Telah kami nyatakan, di awal era ZetaTalk, bahwa sakit akan meningkat menuju pergeseran kutub.
Kami nyatakan ketika itu bahwa hal ini karena beberapa faktor, utamanya adalah sistem-sistem kekebalan tubuh yang tertekan, dan juga kuman-kuman oportunistik yang bermigrasi ke lingkungan-lingkungan baru akibat cuaca kacau. 
Semua makhluk, manusia dan hewan peliharaan, juga hewan liar, menderita. Dengan demikian, semuanya bertanggung jawab atas penyebaran kuman-kuman ke lingkungan-lingkungan baru.
Bencana kekeringan dan banjir besar dengan banjir-banjir telah terjadi, menyebabkan migrasinya hewan-hewan liar.
Sakit yang muncul sekarang ini bukan hal baru, pada utamanya, yang mana disebabkan oleh kuman-kuman yang telah ada selama ini. 
Flu babi ataupun flu burung, yaitu kuman-kuman yang ditularkan dari hewan ke manusia dan bermutasi, bukanlah hal baru.
Kelaparan merajalela, di seluruh dunia, yang kebanyakan menyebabkan manusia, ternak, hewan peliharaan, dan hewan liar yang kekurangan gizi. Manusia terusik pikirannya oleh rasa khawatir, sehingga cenderung mengonsumsi makanan yang membawa rasa nyaman (comfort food) ketimbang makanan bergizi. 
Hewan liarpun bahkan juga menderita kecenderungan ini, karena merasa terlalu tertekan atau tidak mampu memakan makanan normal mereka. 
Semua ini menciptakan sistem-sistem kekebalan tubuh yang tertekan."