Trend Rumah Menuju Pergeseran Kutub

Trend pengamblesan Lempeng Sunda menuju Pergeseran Kutub dan kenaikan ketinggian muka laut hingga 200an meter dalam waktu 2 tahun Pasca Pergeseran Kutub, rumah kapal di wilayah tinggi menjadi imperatif.

Kelangsungan Hidup Menuju dan Pasca Pergeseran Kutub

Dengan klondisi-kondisi sulit akibat cuaca ekstrim menuju dan pasca Pergeseran Kutub, swadaya dengan cara-cara lama, tanpa listrik dari BBM, melainkan dengan peralatan manual dan sumber-sumber energi angin, dll yang sesuai juga imperatif

Penampakan Nibiru, alias Planet X

Inilah sesungguhnya si Bintang Pari, atau Lintang Kemukus, yang disebut-sebut dalam Jangka Jayabaya.

Penataan-Ulang Pulau-Pulau, Daratan-Daratan, Benua-Benua

Perputaran Kutub-Kutub geografis Bumi sebanyak 90 derajat akan membuat Brazil Kutub Utara baru, India Kutub Selatan Baru, dan Asia Tenggara mendarat di sekitar Kutub Selatan. Persiapkan diri terhadap udara sedingin es/salju.

Jangan Panik. Baca Survival Ekstrim Pergeseran Kutub.

Antara Malnutrisi Dengan Lembu Laut dan Kebaikan Hati Massal


Sejumlah besar Lembu Laut (Manatee/Trichechidae) terus mati di lepas pantai Florida tahun ini. Meskipun dikatakan bahwa kematian mereka di sepanjang pantai barat Florida dipersalahkan pada "red tide (air laut yang memerah akibat merajalelanya pertumbuhan alga merah--pen. )," para ilmuwan kelautan tak dapat menjelaskan sejumlah besar kematian lembu laut di lepas pantai timur Florida (karena tidak ada red tide--pen.), dimana juga terdapat banyak burung Undan (Pelican) yang mati. Dapatkah para Zeta menjelaskan apa yang membunuh lembu laut tersebut, demikian pula burung Undan, di Florida?
Scientists puzzled by manatee deaths on Florida's east coast, March 18, 2013 (tampabay):   A mysterious ailment is killing dozens more manatees on the state's east coast. There is no Red Tide bloom on the east coast, and the winter has not been cold enough to kill manatees. Over the past two years the blooms wiped out some 31,000 acres of sea grass in the 156-mile-long lagoon that stretches along the state's Atlantic Coast. Manatees eat sea grass, but with the sea grass gone, they may have turned to less healthful sources of nutrition. The manatees that have turned up dead on the east coast all appeared to have gone into shock and drowned after they ingested large amounts of macroalgae.  
Manatees Dying In Large Numbers On Both Coasts Of Florida Now, March 19 2013 (planetsave): The area where many of the dead manatees have been found is also the location where hundreds of dead pelicans have been found so far this year. The dead pelicans were all “emaciated and full of parasites.” 
 zetatalk.com

Penjelasan para alien Zeta (ZetaTalk): 
"Kekurangan nutrisi (malnutrisi) bermula dari banyak sumber.  Secara umum hal itu dianggap semata-mata karena kelaparan, kurangnya kalori atau protein. Namun karena makhluk-makhluk memiliki sistem pencernaan khusus, dan kebutuhan-kebutuhan nutrisi khusus, kekurangan enzim tertentu, atau trace mineral, dapat sangat merusak. Lihatlah pada manusia, yang tidak dapat memproduksi sendiri Vitamin C-nya, (manusia) dapat mati tanpa Vitamin C,  mengalami pendarahan hingga mati. Hewan-hewan buas seperti singa diberi daging mentah di kebun-kebun binatang karena tanpa daging itu mereka tak dapat berkembang. Suatu makhluk yang tidak dapat berkembang akan menjadi mangsa penyakit, akibat kegagalan sistem kekebalan tubuh.

Lembu laut, para vegetarian lembut yang telah memenangkan hati banyak orang, akan punah di Florida selama gelombang-gelombang pasang laut yang membawa bencana dahsyat (katastropik), namun akan termasuk golongan yang diselamatkan dari kepunahan oleh diri kami sendiri dan yang lainnya karena adanya Panggilan yang dilakukan banyak orang untuk tujuan ini."

credit tampabay.com


Baca juga:

Pembunuhan Membabi-Buta Di Publik, 2008

Terjemahan bebas dari ZetaTalk: GodlikeProduction Live, written August 2, 2008 on the GodlikeProduction live chat.

Baru minggu lalu ada seorang pria memasuki Gereja Knoxville lalu menembakkan pistol ke orang-orang, membunuh dua orang. Lalu seorang pekerja pabrik yang dipecat karena jarang masuk kerja telah menembak supervisor-nya dan seorang pegawai temporer, lalu kini penumpang gila dalam bis membuat cacat seorang penumpang lain.
Affidavit: Man admits church shooting, says liberals should die http://edition.cnn.com/2008/CRIME/07/28/church.shooting/:A man accused of fatally shooting two adults and wounding seven others at a Knoxville church told police the church's liberal teachings prompted him to attack, according to court papers. [http://www.news.com.au/story/] "While we were watching ... he calmly walked up to the front (of the bus) with the head in his hand and the knife and just calmly stared at us and dropped the head right in front of us. There was no rage in him and he wasn't swearing or cursing or anything, it was just like he was a robot or something." 
Greyhound Bus Passenger Beheaded with Rambo Knife [Aug 1] http://www.news.com.au/dailytelegraph/story/ A Greyhound bus passenger calmly stabbed another man dozens of times and decapitated him, pausing briefly to display the head to horrified travellers before proceeding to disembowel his victim. Passengers said the attacker did not seem to know the victim, who appeared to be about 19 years old, and that he wore sunglasses throughout the attack although it was the middle of the night. The suspect had been on the bus for about an hour and didn't even sit near his victim at first.
Penjelasan ZetaTalk:
Kalau para pembunuh metodis yang melakukannya untuk alasan yang sudah jelas, atau pembunuhan yang dilakukan karena amarah besar melawan figur otorita, atau pembunuhan untuk menghukum grup yang dianggap bersalah, tidak dikenal dahulunya, maka pembunuhan-pembunuha itu kini meningkat.
Sebagian alasannya adalah tekanan di seluruh dunia pada umumnya: masalah-masalah ekonomi, kurangnya kesuksesan dan kesempatan pribadi, dan perasaan bahwa hal-hal tidak berjalan lebih baik dan malahan memburuk. Kasus bunuh diri juga meningkat untuk alasan yang sama.
Amuk diarahkan ke dalam atau keluar diri. Namun kasus penusukan di bis Kanada itu bukan karena amuk yang meledak, tapi lebih merupakan ledakan amarah seperti pada pembunuhan-pembunuhan di Virginia Tech. Penusukan ini bersifat metodis yang berdarah dingin, dan, dengan demikian, merupakan tanda jiwa Pengabdi-Ego yang sedang melakukan audisi untuk inkarnasinya selanjutnya. Korbannya telah dipilih karena memiliki perawakan sedang dan telah diharapkan untuk terkantuk-kantuk saat mendengarkan musik, sehingga tidak akan mampu bereaksi saat ada tindakan kepadanya. 
Baca juga;



Dimana Lokasi Aman Indonesia?

Baca juga:
BUATLAH RUMAH PERAHU

Urusan persiapan bencana alam umum dan pergeseran kutub nanti sama sekali tidak mudah, hal yang sangat disadari para Penguasa Alam yang mengawasi dan menjaga alam semesta dimana Bumi kita berada. Seperti yang telah sering dijelaskan sebelumnya dalam bahasan-bahasan tentang Transformasi Bumi, ini adalah masa peningkatan pelajaran spiritual manusia dengan segala dampaknya bagi kehidupan manusia di masa depan setelah kematiannya, maka manusia tidak dituntun seperti bayi dalam hal ini dan tidak ada "dongkrak-mendongkrak"  oleh pihak Penguasa Semesta dalam pertumbuhan spiritual. 
Perjuangan manusia dalam mengupayakan yang terbaik terkait event agung ini(transformasi bumi)lah yang diperhitungkan. Hal ini, sekali lagi, yang harus diingat dan disadari.
Ketika mencari lokasi aman untuk persiapan menghadapi perubahan-perubahan bumi yang semakin ekstrim, ada beberapa karakteristik umum yang patut menjadi pertimbangan sebagaimana telah dijelaskan dalam dalam artikel-artikel terdahulu:

Realita Banjir dan Zona Subduksi 
Satu hal yang pasti, dengan realita Penurunan Lempeng Sunda (dengan demikian Penurunan Daratan Indonesia dengan dampak berupa longsor, sinkhole/amblong, dan banjir membandel) yang telah kita hadapi, dan lokasi Indonesia sendiri yang berada di zona subduksi, maka lokasi relatif aman tersebut adalah dimana 
  • banjir tidak mencapai, 
  • jauh dari wilayah pesisir (termasuk kota-kota yang berada dekat laut dan sungai besar, termasuk kota-kota besar pada umumnya berada: Jakarta, Cirebon, Surabaya, dan lainnya.)
  • tidak dekat waduk, karena akan retak, lalu jebol;
  • semakin tinggi, semakin jauh dari pemanasan tanah akibat aktifitas subduksi (wilayah titik api (hotspot) merupakan salah satu penanda); 
  • bukan daerah longsor (tambahan)
Dengan kata lain, sifat-sifat utama wilayah relatif aman adalah tinggi dan jauh dari sumber-sumber air besar atau relatif besar, tidak longsor. Untuk itu, tentunya, kita harus rutin mengecek lokasi-lokasi banjir di wilayah kita dan/atau lokasi pindah serta rute pindah. Jika banjir mencapai atau akan mencapai tempat tinggal kita, sudah tentu pindah adalah sikap bijak, kalau kita ingin aman.  

Realita Geografis Ring of Fire 
Satu lagi realita Indonesia adalah gunung berapi dengan jumlah terbanyak di seluruh dunia. Dengan demikian, mencari tempat berjarak aman tertentu dari gunung berapi sebagaimana yang direkomendasikan oleh ZetaTalk tentunya tidaklah mungkin. Meskipun demikian, setidaknya orang masih bisa menjauh dari radius bahaya yang telah ditetapkan. 

ZetaTalk telah memberikan penjelasan singkat tentang tingkat keamanan daerah-daerah di laman Zeta Advice on Locations. Sifat-sifat geografis wilayah-wilayah tersebut merupakan aspek pertimbangan untuk lokasi-lokasi lain yang serupa. Ulasan singkat ZetaTalk tentang Indonesia telah dijelaskan dalam 
dan dalam Tahap 7 untuk Indonesia dan wilayah Asia Tenggara lainnya: 

Realita Diri 
Daerah-daerah rawan secara geografis ada yang telah terkena dampak kerawanan itu dan ada yang belum. Dampak-dampak itu tidak datang sekaligus ke semua wilayah sebagaimana yang orang kira ketika membayangkan sebuah Kiamat. Alam tentunya bergerak sesuai hukum-hukum alam, yang tidak lain dan tidak bukan adalah, katakanlah, hukum-hukum fisika dengan berbagai turunannya. Maka orang selayaknya tidak lalai--selalu waspada--meskipun berada di zona yang aktif secara subduksi. 
Dengan kata lain, tidak mengabaikan kewaspadaan dan persiapan bencana--banyak yang mengabaikan hanya karena sudah terbiasa dan tetap aman, dan, mungkin, malah menjadi bangga. Ini kecuali jika ia telah berhenti berharap. Perhatikan saja negara-negara maju yang rawan bencana alam seperti contohnya Jepang dan Amerika. Mereka menjadi semakin ahli dalam menangani bencana. Ini bukan karena masalah biaya yang sanggup mereka tanggung, tapi karena kesadaran pemerintah dan rakyat.
Indonesia berada di wilayah geografis yang mengkhawatirkan. Kalau mau jujur melihat logikanya, dengan begitu banyak jebakan geografis, ditambah bahaya-bahaya lainnya, yang menghadang rakyat Indonesia, kebanyakan orang sebenarnya tidak dapat serta merta "cabut" untuk mencari tempat aman ketika bencana alam menimpa, kecuali ia mungkin masih bugar, kuat dan tidak punya tanggungan. (Kondisi inipun, sudah pastinya, disadari oleh Penguasa Semesta.) 
Maka, logis saja kalau  mencari tempat aman adalah urusan serius setiap orang yang mampu melakukannya. Tapi, bagaimana dengan "orang-orang kecil"?! Demikian protes yang dapat ditemui pada sebagian orang. Maka pertanyaannya dikembalikan kepadanya. Lihatlah ke sekelilingnya, sudahkah ia melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri agar dapat menolong orang lain ataukah ia sekedar mencari alasan bagi dirinya sendirii untuk tidak berbuat apa-apa sementara berharap orang lain yang menolong? 


Indonesia, Asia Tenggara : Potensi Kerawanan Bencana Subduktif

Berikut adalah prediksi para alien Zeta terkait kemungkinan bertahan suatu wilayah di Asia Tenggara sebelum, selama, dan setelah Pergeseran Kutub. 

Indonesia, Brunei, Malaysia, Singapura
Terjemahan bebas Indonesia Tongue, ZetaTalk ™ October, 2010, dari Indonesia


Singapura, demikian pula pulau-pulau besar Indonesia dan Malaysia mengendarai lidah Lempeng Eurasia. Wilayah-wilayah itu akan menderita ketika terjadi pergeseran lempeng (Tahap 7--pen.) sebagaimana yang digambarkan sebagai bagian dari presentasi Holografis (penampakan gaib) yang menjadi priviledge Nancy pada November 2009.

Lempeng Sunda (Lidah Indonesia)

[Papua Nugini]
Namun tidak demikian bagi Papua Nugini, yang berada di atas Lempeng Indo-Australia, selain dari sundulan kecil untuk menambah ketinggiannya akibat penjungkitan lempeng tersebut.

Sejauh apa pulau-pulau di lidah tersebut akan menderita selama pergerakan-pergerakan lempeng yang telah digambarkan?
  • Sumatera dan Jawa (struktur tanah). Sumatra dan Java tentu saja mengendarai tepian lempeng itu, dan merupakan massa tanah yang luas ketimbang bagian dari dasar lautan, dan ini karena tekanan subduksi. Bebatuannya telah tergerus dari lidah tersebut saat tersubduksi, menciptakan gunung-gunung dari onggokan itu. Dengan demikian, Sumatera dan Jawa bukanlah sebagaimana yang dianggap orang sebagai bebatuan kokoh melainkan puing-puing, onggokan, sehingga mudah sekali tergeser oleh tekanan yang cukup.
 
  • Malaysia. Semenanjung Malaysia adalah daratan rendah, dan pengurangan berapapun pada ketinggiannya dari muka laut akan sangat merusak. 
  • Singapura.  Singapura, dengan demikian, akan mengalami dua tragedi, karena berada di antara Sumatera yang tengah rontok dan Malaysia yang tengah ambles.  
  • Sumatera dan Jawa. Sumatra dan Jawa tidak akan ambles sepenuhnya, karena memiliki dataran tinggi, pegunungan-pegunungan tinggi.  
  • Kalimtan/Borneo. Borneo juga memiliki daratan tinggi, yang akan aman bahkan selama penggelontorannya oleh air laut yang mengabrasi dari Samudera Pasifik selama jam Pergeseran Kutub. Namun selama pergerakan lempeng yang akan mendorong turun beberapa pulau di Indonesia, banyak pulau-pulai kecil, dan pesisir-pesisir di pulau-pulau besar akan tiba-tiba berkurang ketinggiannya dari muka laut.
  • Singapura. Dalam hal keberadaannya di daratan rendah, Singapura juga akan tiba-tiba kebanjiran. 

Prediksi Penurunan Tanah Indonesia, Asia Tenggara
[Wilayah Berdampak Terparah di Indonesia dan Malaysia]


Bagian ujung lidahlah yang akan benar-benar parah kerusakannya. Tarik sebuah garis di utara perbatasan Malaysia ke bagian puncak Kalimantan (di teritori Indonesia--pen.). 

Ujung Lidah Terparah Kerusakannya
credit: poleshift.ning.com 
  
Tanah di lidah dari titik selatan ini akan turun ketinggiannya dua kali lipatnya, sehingga Pulau Jawa dan pulau-pulau yang membatasi Laut Banda akan mengalami penurunan ketinggian sebanyak 24 meter (80 kaki) sepenuhnya, membenamkan banyak kota pantai dan pulau-pulau kecil hilang dari pandangan. (Lihat peta di atas ini- pen.) (Baca selengkapnya di Prediksi Penurunan Tanah Indonesia, Asia Tenggara)
BNPB Sudah Sebarkan Peta Rawan Banjir /suara.asia: Semua wilayah di Indonesia sudah memiliki peta ini yang dibuat Badan Informasi Geospasial, yang disebarkan oleh BNPB. Dari peta ini pemda bisa melakukan tindakan-tindakan dengan sejumlah prediksi sehingga korban bisa dihindarkan,"   
Brunei

Brunei berada di pulau Borneo/Kalimantan, yang akan selamat. 
Meskipun Singapura akan kebanjiran dan Malaysia memiliki daratan-daratan yang tinggi, atau kurang lebih demikianlah logikanya, titik-titik ini akan membuka perdagangan ke wilayah bagian dalam Asia, hingga ke Mongolia secara potensial. 
credit: wikipedia

Partnership Trans-Pasifik bisa jadi kurang masuk akal di dunia sekarang ini, namun ketika orang mempertimbangkan Aftertime (masa pasca pergeseran kutub--pen.), partnership tersebut menjadi masuk akal bagi mereka yang ingin mengendalikan dan membangun kembali rute-rute perdagangan!

Malaysia
Terjemahan bebas ZetaTalk: Malaysia

Start of ZetaTalk. Malaysia berada di tengah-tengah terjangan air laut, yang akan menenggelamkan bahkan daratan utama negara Thailand selama pergeseran kutub. 


 
 credit: wikipedia

Beberapa faktor berikut akan menciptakan terjangan air laut ke semenanjung Malaysia. 
Ketika kerak bumi menghentikan penggelincirannya, dan lempeng-lempeng mulai saling berbenturan, Lempeng Pasifik akan memendek, dan Lempeng India/Australia akan menyubduksi dengan ganasnya ke Peg. Himalaya. Ketika peristiwa ini terjadi, akan terjadi penganjlokan muka laut di India, sehingga air laut di sekitar India akan menerjang untuk mengisi celah (yang terjadi di dasar laut--pen.).

Subduksi Lempeng India ke bawah Peg. Himalaya (Lempeng Asia)
credit: earthobservatory.com
Demikian pula, Lempeng Pasifik akan memampat, sehingga ketinggian muka laut di sana akan relatif lebih tinggi. Dan, karena air mencari perataannya, air laut ini akan menerjang ke dalam celah itu di India, yang tak berdaya dan sedang tenggelam. 
Semenanjung Malaysia berada di tengah-tengah jalur terjangan air laut ini. Dan begitu air laut mulai bergerak, ia akan menciptakan kekuatannya sendiri, sehingga akan ada tekanan air yang bergerak ke arah India. Tekanan ini akan cukup besar untuk menciptakan tidal bore yang akan naik ke pegunungan manapun yang berada dalam jalur lewatnya. 
Wilayah Malaysia dan negara-negara lain yang berada di jalur banjir itu akan tenggelam sepenuhnya. Malaysia sendiri berada di atas lidah Lempeng Eurasia dan akan menderita ketika pergerakan-pergerakan lempeng terjadi sebelum pergeseran kutub. Semenanjung Malaysia adalah daratan rendah, dan pengurangan berapapun pada ketinggiannya dari muka laut akan sangat merusak. 
End of ZetaTalk


Tanah Ambles Indonesia dan Malaysia Akibat Penurunan Lempeng Sunda
Selama Tahap 7 Menuju Pergeseran Kutub
 credit: poleshift.ning.com



Jakarta: Potensi Umum Kerawanan Bencana

Kondisi umum Jakarta sebagaimana yang dijelaskan oleh para alien Zeta berikut ini merupakan panduan umum untuk pertimbangan dalam menilai suatu wilayah untuk ditinggali. Ini menunjukkan bahwa kota-kota berpantai tidak aman untuk ditinggali di masa-masa perubahan-perubahan Bumi yang semakin ekstrim menuju dan setelah Jam Pergeseran Kutub. [Baca: 7 Langkah Menentukan Lokasi Aman]
Terjemahan bebas ZetaTalk 2003: Jakarta

Start of ZetaTalk 

"Jakarta sendiri merupakan daratan yang teramat sangat rendah, hampir-hampir tidak mencapai atas muka laut, selain rangkaian pegunungan di belakangnya.
Maka insting Anda untuk pindah ke pinggiran Jakarta, terutama dekat pegunungan manapun, memiliki dasar yang baik. Camkanlah bahwa pulau Anda, Jawa, akan terkena dampak penarikan ke bawah ketika lidah dari Lempeng Eurasia menyelam ke bawah Lempeng Indo-Australia.
Pembanjiran Jakarta akan dimulai, dan kemungkinan sekali akan mengusir Anda keluar dari kota itu, yang mana dalam skema hal-hal (terkait dampak perubahan-perubahan bumi) bukan hal yang buruk." End of ZetaTalk

Lidah Eurasia/Lidah Indonesia (istilah ZetaTalk)
Setelah Ambles, Jakarta Bakal Klelep, 7 Nov. 2011 /news.detik: Musim hujan datang. Tidak hanya banjir mengancam Jakarta, tapi tanah ambles juga mengancam. Secara perlahan tapi pasti, Jakarta juga bakal tenggelam. Seram! Akhir-akhir ini makin banyak saja wilayah Jakarta yang ambles. Belum lama ini, Jalan Pluit Indah Raya, tepat di depan Mega Mall Pluit, Jakarta Utara, ambles. Amblesan yang terjadi pada September 2011 itu membentuk lubang berdiameter sekitar 1 meter lebih dengan kedalaman hampir 2 meter. Sebelumnya, akhir Juli 2011 tanah di kawasan Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan juga ambles. Akibatnya, 21 rumah penduduk di RW 4 Kelurahan Rawajati rusak berat. Bahkan, pagar pembatas antara warga dan Apartamen Kalibata City setinggi dua meter juga ikut ambles.
Jakarta Utara  
Peneliti ITB, 7 Jembatan di Jakarta Ambles, 10 Feb. 2011 /poskota: Amblesnya dua jembatan di wilayah Jakarta Utara menjadi bukti penurunan tanah di wilayah tersebut telah masuk dalam tahap mengkhawatirkan. Indikasi tersebut terlihat dari peningkatan permukaan air yang saat ini hampir setara dengan jembatan. Kepala Bidang Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI, Novizal, menampik jika penurunan ini disebabkan struktur jembatan yang salah. Sebab, jika hal tersebut terjadi, berarti ada kegagalan struktur. Menurutnya, yang mengalami penurunan bukan hanya jembatan, tetapi juga tanahnya. Seharusnya tiang pancang didudukan di tanah yang keras. “Sampai saat ini, saya baru mendapati dua jembatan itu yang ambles,” Novizal.
Jakarta Selatan
Jalan Perempatan Fed Ex Ambles Lima Meter, 26 Mei 2009 /republika: Jalan di perempatan Fed EX Ciputat Raya Pondok Pinang Jakarta Selatan amblas hingga lima meter. Akibatnya selain membahayakan pengendara, juga menimbulkan kemacetan hingga lebih dari tiga Kilometer. Tidak hanya itu, jalur PAM yang mengalir ke RT 08 RW 08 Kelurahan Pondok Pinang juga terputus. "Sudah ada satu bulan, namun parahnya mulai Sabtu kemarin," ujar Maemunah (54 tahun), yang tinggal di RT 06 RW 08 Pondok Pinang Jakarta Selatan ketika ditemui di Lokasi Senin (25/5) Sebetulnya, rusaknya jalan ini sudah terjadi sejak dua bulan lalu. Saat itu kondisi jalan mulai retak-retak. Kemudian tekanan dari kendaraan yang cukup besar membuat kondisi jalan kian parah. "Drainase yang tidak berjalan membuat Jalan juga semakin rusak," ujarnya. Menurutnya Jalan amblas itu bukanlah untuk pertama kalinya. Sebelumnya sekitar empat bulan lalu juga pernah terjadi. Bahkan ketika itu sebuah mobil terperosok karena jalan yang amblas tersebut. Tidak hanya itu, saluran PAM yang mengalir ke rumah warga juga turut terputus. "Kalau sudah ada korban baru Jalan itu diperbaiki," ujarnya. 

Jalan Amblas, Pondok Pinang Macet Parah, 15 Mei 2009 /vivanews: Arus lalu lintas di kawasan Pondok Pinang dari arah Cirendeu saat ini mengalami kepadatan luar biasa. Kepadatan arus lalu lintas akibat amblasnya jalan di dekat halte Pondok Pinang, Jumat, 15 Mei 2009 pagi. Informasi dari Traffic Management Center Polda Metro Jaya, menyebutkan jalan yang amblas akibat bekas galian beberapa di depan halte Pondok Pinang menjelang lampu merah PGA, Jakarta Selatan. Akibat jalan yang amblas itu, membuat tiga lajur yang tersedia menjadi satu lajur yang bisa dilalui. Antrean panjang kendaraan tampak mengular. Selain itu, pengguna jalan yang akan melintas di Jalan Mampang Prapatan dari arah Buncit menuju Kuningan diimbau untuk lebih berhati-hati. Sebab di lampu merah Basmar terdapat galian kabel.