Banjir Bah Era Nabi Nuh


Baca juga:


Terjemahan bebas ZetaTalk: The Flood
Note: written on Aug 15, 1995. Planet X and the 12th Planet are one and the same.

Banjir Bah terjadi dalam kaitannya dengan kunjungan-kunjungan periodik Planet ke-12, yang mengayun melewati Tata Surya Bumi yang menyebabkan perubahan-perubahan Bumi kataklismik seperti pergeseran-pergeseran kutub. Banjir bah tersebut terjadi tiga pergeseran kutub yang silam, sekitar sebelas milenium yang lalu.
Pergeseran kutub sebelum itu sedikit saja, sehingga pencairan kutub-kutub lambat dan tidak lengkap. 
Biasanya, setiap pergeseran kutub akan menempatkan dua kutub bumi lama di sebuah posisi dimana mereka akan cepat meleleh, yaitu menghadap ke matahari.
Pergeseran kutub sebelum yang menyebabkan banjir bah itu hanya sedikit menggerakkan kutub-kutub lama, sedemikian rupa sehingga esnya masih ada. 
Kutub-kutub di darat memiliki aliran konstan saat mencair, lalu menetap ketika beban es menekan ke bawah, namun kutub-kutub di lautan akan mencair lebih cepat dari bawah ke atas, menyisakan rongga-rongga es seperti sarang lebah di dalamnya karena air dapat menyokong es dalam berbagai bentuk ganjil. Demikianlah terbentuknya badan es yang tipis dan luas yang melebar di lautan selatan, di lokasi kutub lama.  
Ketika 'komet' itu (Planet X--pen.) menyebabkan pergerakan-pergerakan Bumi yang masif, lembaran es itu retak lalu jatuh ke dalam air laut, menyebabkan pemindahan air laut yang luar biasa besarnya serta menghasilkan ombak masif. Ombak inilah banjir bah itu, yang ada dalam legenda di seluruh dunia.

Nabi Nuh telah diberi peringatan melalui tindakan-tindakan para penduduk Planet ke-12, yang mengunjungi Bumi.
Ia mengamati persiapan-persiapan mereka untuk pergi yang penuh dengan kepanikan, karena mereka sangat menyadari kehancuran besar pada Bumi yang disebabkan oleh planet mereka yang sedang lewat, dan dapat menghitung seberapa dekatnya lewatnya itu ketika planet yang sedang mendatangi itu terlihat. 
Tidak seperti lewatnya (Planet X) di jarak terdekat yang pernah terjadi di masa-masa silam, peristiwa itu akan membawa celaka akibat kondisi es di Kutub Selatan, yang telah mereka kunjungi dan periksa. 
Merasa resah, dan sebagai orang yang teramat sangat Mengabdi-Kebaikan, ia (Nuh) melakukan Panggilan lalu menerima kunjungan-kunjungan dari sesosok Ruh Pembimbing yang meresponnya. Dan ia memang membangun sebuah kapal untuk menyelamatkan dirinya, keluarganya, dan hewan-hewan ternaknya. 
Kisah Nabi Nuh telah dibuat romantis dengan memasukkan seluruh hewan Bumi, yang mana tidak butuh banyak logika untuk mengenyahkan (romantisme--pen) itu.
Seberapa besar kapalnya itu? (Dan) Meskipun ombaknya besar, ombak itu tidak meliputi seluruh Bumi. Bagaimana bisa? 
Demikianlah, ada lebih banyak penenggelaman selama kunjungan tertentu ini oleh Planet ke-12, namun, selain dari itu, tidak banyak berbeda.

All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com