Ruh Pembimbing

Siapakah sebenarnya para Ruh Pembimbing manusia? Apa peranan mereka? Bagaimana sistem pembimbingan mereka? Sejauh apa keterlibatan mereka dalam kehidupan manusia? Berikut penjelasan para alien Zeta Pengabdi-Kebaikan.

Terjemahan bebas dari ZetaTalk: Spirit Guides, Note: written Apr 15, 1996

Para Ruh Pembimbing bertindak selaku para pemonitor, dan menjadi terlibat dalam jenis-jenis Panggilan tertentu, tidak semuanya. Para Ruh Pembimbing tidak pernah berasal dari mereka yang telah menetapkan orientasi spiritual sebagai Pengabdi-Ego. Alasannya sudah jelas, karena mereka (Pengabdi-Ego) hampir-hampir tidak membuat diri mereka peduli kepada yang lainnya. Dengan demikian, para ruh pembimbing, pada dasarnya, adalah para entitas yang Mengabdi-Kebaikan yang aktif bertindak selaku para administrator tentang masalah-masalah spiritual (rohani). 

Orang dapat menyamakan interaksi antara entitas yang berinkarnasi dengan ruh pembimbingnya dengan murid dalam sebuah kelas study mandiri, dimana anak-anak mudanya memilih sendiri pelajaran mereka, lalu mempelajarinya secara mandiri, untuk membaca atau melakukan eksperimen atau apapun pilihannya itu. Ini setara dengan kehidupan.  

Sesekali murid-murid muda mendapat kendala, tak yakin bagaimana melanjutkan pelajaran, sehingga melakukan panggilan untuk mendapat bantuan dari salah seorang guru atau relawan yang datang ke sekolah untuk memberi bimbingan, untuk bantuan. Panggilan itu bisa jadi tidak terucap, karena, ketika si anak muda mengalami stress berat lalu menangis atau membuang pekerjaan mereka ke lantai akibat frustrasi-- atau apapun itu--dikenali sebagai panggilan. Ini setara dengan Panggilan.
Mungkin sudah waktunya pekerjaan si anak dievaluasi, mendapat kritikan agar berkemungkinan untuk naik tingkat. Si guru lalu berbicara kepada si anak, mungkin melalui konferensi dengan orang tua anak itu dan keputusan administratifpun dibuat. Ini setara dengan ruh pembimbing yang merundingkan tentang kesiapan si entitas untuk pindah ke alam berdensitas lebih tinggi. 
Mungkin juga ada masalah-masalah serius dimana si anak muda mencuri pekerjaan anak lain atau ia seorang bully. Maka kepala sekolah kedua didatangkan untuk menentukan apakah si bully muda itu perlu dimasukkan ke dalam kelas khusus murid pengganggu. Ini setara dengan ruh pembimbing yang berunding tentang keputusah orientasi si entitas ke Mengabdi-Ego dan kebutuhan untuk menempatkannya bersama-sama dengan mereka yang berorientasi sama. Jika si murid masih "anak baru di kota itu", dan tengah diwawancarai dan catatan-catatan mereka direview untuk mendapat penempatan yang tepat dalam sistem sekolah, maka akan dilibatkan kanselir sekolah. Ini setara dengan para ruh pembimbing, yaitu mereka yang kami sebut pasukan pelahiran, yang menentukan pelajaran-pelajaran yang harus dipelajari selama inkarnasinya selanjutnya beserta setting kehidupannya yang tepat untuk pelajaran ini. 
[Bukan Parental Role]
Manusia sering kali menetapkan parental role (peran sebagai orang tua) kepada para ruh pembimbing itu. Karena para ruh pembimbing membantu menentukan tempat dan situasi hidup inkarnasi selanjutnya--masa sekolah selanjutnya--dari anak-anak itu, alami saja bagi manusia untuk berharap para ruh pembimbing bertindak layaknya orang tua manusia--yaitu memastikan agar mereka diberi pakaian dan makanan, keamanan dari bahaya, dan diselamatkan ketika dalam tempat berbahaya. 
(Akan tetapi) para ruh pembimbing tidak melakukan fungsi-fungsi itu. Seperti yang pernah kami nyatakan, inkarnasi adalah pengalaman untuk belajar sendiri, dan alam Densitas ke-3 adalah sebuah densitas dimana entitas-entitas baru memiliki kecenderungan orientasi-orientasi ruh yang baru muncul, yaitu orientasi Mengabdi-Ego atau Mengabdi-Kebaikan yang membaur bebas.  
Para ruh pembimbing bukanlah para pengawas dan pengarah ruh, orang tua bagi ruh, polisi ruh, perawat ruh, maupun para pengatur ruh. Para pembimbing itu selalu ada ketika Panggilan dilakukan, namun di luar itu tidak akan campur tangan.   
All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com