Pihak Yang Kalah

Telah dijelaskan sebelumnya dalam Dewan Alam Semesta Ini bahwa manusia-manusia yang mewakili bumi di Dewan Alam Semesta Ini adalah dari golongan yang Mengabdi-Kebaikan maupun Mengabdi-Ego. Pertemuan-pertemuan di Dewan terjadi secara bawah sadar.

Dan Transformasi untuk bumi telah dijadwalkan karena mayoritas Bumi telah memberikan suara untuk siap pindah ke alam lebih tinggi (Densitas ke-4, bukan Densitas ke-5) untuk menjadi planet Pengabdi-Kebaikan nantinya, maka para manusia Pengabdi-Ego telah kalah dalam suara mereka--memiliki suara minoritas.

Namun pihak yang kalah ini masih berupaya mendapatkan apa-apa yang mereka anggap menjadi hak mereka. Namun, seperti yang juga telah dijelaskan, mereka tidak akan didengar oleh Para Pengambil Keputusan di Dewan.

Berikut penjelasan para alien Zeta tentang pengambilan keputusan terhadap upaya naik banding pihak yang kalah itu melalui contoh manusia Neanderthal, sebagai pihak yang kalah dalam voting (namun bukan Pengabdi-Eeo) yang telah diputuskan oleh Dewan untuk digantikan keberadaan mereka dengan ras lain.

Terjemahan bebas dari ZetaTalk: Minority Votes, Note: written Jul 15, 1997.

Para manusia yang terbiasa mengatur tempat dalam sidang pengadilan sering kali merasa dianaktirikan dari aktifitas-aktifitas yang terjadi di Dewan Alam Semesta Ini. Suara-suara mereka dikumpulkan dan kemudian selesai, dan mereka mendamba untuk naik banding dalam kasus mereka.

Di bumi, tergantung pada masyarakat manusianya, orang dapat menyuap hakim, atau menyuap atau mempengaruhi orang-orang yang menunjuk atau mengendalikan hakim, menyeleksi juri, mengatur untuk dapat diwakili oleh para pengacara yang sangat mahal dan memiliki kekuasaan tinggi, atau mengajukan petisi tak ada habisnya. Bahwa Dewan Alam Semesta Ini tidak memiliki jalur-jalur membuka bagi mereka bagaikan pelanggaran terhadap hak-hak (menurut mereka--pen.) !
Faktanya, mungkin untuk yang pertama kalinya, mereka tengah mengalami demokrasi sejati. Mereka adalah suara minoritas! Sudut-sudut pandang mereka kalah! Memanipulasi hasil dengan mencoba memanipulasi pengadilan, pendek kata, tidak demokratis!
Dewan tidak sewenang-wenang dalam mengeluarkan pernyataan-pernyataan (fatwa-fatwa) yang membawa dampak pada kehidupan-kehidupan dan masa-masa depan spesies-spesies cerdas. Kecuali untuk periode pra-kesadaran, ketika rekayasa genetika akan segera dimulai atau sedang berproses, ruh-ruh yang berinkarnasi menjadi spesies-spesies cerdas selalu menentukan hasilnya.
Manusia Neanderthal dahulu telah menetapkan bahwa keturunan mereka akan punah untuk digantikan dengan manusia awal versi lain, misalnya. Mereka diberikan jajak pendapat tentang gangguan pencernaan yang membunuh begitu banyak orang mereka pada usia muda, dan alternatif-alternatifnya luar biasa jelasnya bagi mereka yang telah dilakukan jajak pendapat itu.
Begitu keputusan telah dibuat, tidaklah penting perasaan setiap orang Neanderthal yang akan segera disteril, tapi tidak dikebiri, dengan pemotongan kilat pada bagian dalam selangkangan mereka.  Mereka memiliki suara (vote) minoritas!
credit: urban-rehab.org