Trend Rumah Menuju Pergeseran Kutub

Trend pengamblesan Lempeng Sunda menuju Pergeseran Kutub dan kenaikan ketinggian muka laut hingga 200an meter dalam waktu 2 tahun Pasca Pergeseran Kutub, rumah kapal di wilayah tinggi menjadi imperatif.

Kelangsungan Hidup Menuju dan Pasca Pergeseran Kutub

Dengan klondisi-kondisi sulit akibat cuaca ekstrim menuju dan pasca Pergeseran Kutub, swadaya dengan cara-cara lama, tanpa listrik dari BBM, melainkan dengan peralatan manual dan sumber-sumber energi angin, dll yang sesuai juga imperatif

Penampakan Nibiru, alias Planet X

Inilah sesungguhnya si Bintang Pari, atau Lintang Kemukus, yang disebut-sebut dalam Jangka Jayabaya.

Penataan-Ulang Pulau-Pulau, Daratan-Daratan, Benua-Benua

Perputaran Kutub-Kutub geografis Bumi sebanyak 90 derajat akan membuat Brazil Kutub Utara baru, India Kutub Selatan Baru, dan Asia Tenggara mendarat di sekitar Kutub Selatan. Persiapkan diri terhadap udara sedingin es/salju.

Jangan Panik. Baca Survival Ekstrim Pergeseran Kutub.

Panggilan Pemimpin Untuk Mendapat Bantuan

Baca juga: 

Para alien Zeta menjelaskan ada sebuah jenis Panggilan yang dipandang khusus yang akan mendapat respon mega, yaitu Panggilan dari orang yang memegang posisi kepemimpinan.

Namun yang dipandang sebagai posisi kepemimpinan di sini bukan dalam konsep kepemimpinan manusia, melainkan sebuah karakteristik tertentu, yaitu dalam konteks mempengaruhi sesama manusia untuk dapat memutuskan orientasi spiritual apa yang dipilih, Mengabdi-Kebaikan atau Mengabdi-Ego.
Ini karena Bumi masih berada dalam Densitas ke-3, dimana sedang berjalan pelajaran spiritual tingkat pertama, yaitu bahwa manusia harus memilih orientasi spiritual mereka, apakah Mengabdi-Kebaikan atau Mengabdi-Ego untuk dapat lulus ke alam Densitas ke-4 yang Mengabdi-Kebaikan (ke Bumi Baru) atau Mengabdi-Ego (ke salah satu Planet Penjara), tergantung orientasi spiritual yang dipilih. Kalau tidak memilih, maka ia akan dipindah nantinya ke sebuah planet air untuk mengulang pelajaran di densitas ke-3. [Baca: Quo Vadis, Menusia?] 
Mengabdi Kebaikan adalah memikirkan orang lain sebanyak diri sendiri. Mengabdi-Ego adalah memikirkan diri sendiri dalam 95% waktunya (hampir secara eksklusif). Apabila orang masuk dalam level lebih memikirkan diri sendiri (ketimbang sebanyak memikirkan orang lain) tapi dengan presentase waktu masih di bawah 95%, maka ia masih dianggap ragu-ragu. [Baca: Golongan Pengabdi-Ego]
Berikut penjelasan para alien Zeta Pengabdi-Kebaikan.
Terjemahan bebas ZetaTalk: Leadership Call, Note: written Oct 15, 1995

Apakah Panggilan ditangani dengan cara yang berbeda ketika panggilan itu datang dari seorang pejabat pemerintah tingkat tinggi, seorang pemimpin seperti misalnya presiden atau perdana menteri?
Dalam kondisi-kondisi biasa, Panggilan itu diperlakukan benar-benar sama tanpa melihat jabatan si pemanggil, karena mereka (para alien Pengabdi-Kebaikan--pen.) yang merespon memikirkan tentang pengaruh pada si entitas yang memanggil untuk memilih orientasi spiritual dari alien yang dipanggil (Mengabdi-Kebaikan atau Mengabdi-Ego).
Apakah Panggilan itu datang dari anak balita yang dibesarkan di daerah kumuh atau dari orang dewasa yang menjalankan korporasi internasional, dalam kedua kasus itu, fokusnya sama saja--jiwa si pemanggil. 
Akan tetapi, kalau si manusia yang melakukan Panggilan memiliki sebuah posisi kepemimpinan, Panggilan itu mendapat lebih banyak perhatian, untuk alasan-alasan yang jelas.
Banyak manusia yang memiliki posisi kepemimpinan namun sesungguhnya tidak memimpin siapapun. Mereka mungkin memiliki wewenang, misalnya, untuk memberikan atau menolak permohonan-permohonan (terkait jabatannya), atau mungkin memiliki suara seperti misalnya hak untuk mengkritik, atau mungkin mengarahkan aktifitas-aktifitas seperti, misalnya, konstruksi atau jadwal produksi, namun mereka tidak mempengaruhi keputusan yang akan diambil sesama manusia mengenai orientasi spiritual yang dipilih (Mengabdi-Kebaikan atau Mengabdi-Ego), yang merupakan pelajaran kunci di alam Densitas ke-3. 
Para pemimpin yang mendapat banyak perhatian (dari para alien) adalah mereka yang mempengaruhi masalah-masalah seperti, misalnya, 
  • pembuatan hukum dimana mungkin akan menghasilkan pengendalian melalui kekejaman atau kebebasan
  • atau perang dimana sejumlah besar manusia akan diwajibkan atau dipaksa untuk melakukan tindak kejahatan terhadap satu sama lain,
  • atau trend-trend dan solusi-solusi baru dimana cara-cara inovatif untuk membantu satu sama lain mungkin akan muncul atau digagalkan.
Para pemimpin semacam itu akan mendapat respon Panggilan Mega (Mega Call), dimana lebih banyak sumber daya akan dikerahkan (dari pihak alien). Namun si pemimpin sama tidak menyadarinya dengan para pemanggil lainnya bahwa ia telah diberi pendampingan secara sadar.

All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com




Bagaimana Panggilan Kolektif Dari Manusia Diproses

Dalam memohon pertolongan dari apa yang mereka sebut sebagai Tuhan atau kekuatan alam yang mahabesar atau yang lebih besar, manusia. sebagai makhluk sosial, secara naluri merasakan kenyamanan dan keamanan dalam melakukannya dalam jumlah banyak, secara kolektif atau masal. Mereka umum melakukannya melalui doa bersama atau meditasi bersama. [Baca: Index Panggilan]
Bagaimana Panggilan masal, atau kolektif, ini ke alam gaib diproses oleh para alien? Para alien Zeta menjelaskan bahwasanya, proses itu dilakukan melalui pengumpulan suara terlebih dulu dalam konteks memilah-milah mana dari kumpulan itu yang bersifat Mengabdi-Kebaikan dan yang Mengabdi Ego, sebelum diperhitungkan dengan metode tertentu. Proses ini sudah pastinya bersifat jujur dan adil, karena diawasi oleh Pengawas Semesta dimana bumi berada, Dewan Alam Semesta Ini.
Berikut penjelasannya.

Terjemahan bebas ZetaTalk: Collective Call, Note: written Apr 15, 2002

Ini mengenai arena sosial yang lebih besar untuk apa yang mungkin dapat disebut panggilan komunal atau kolektif. Bagaimana hal ini diatur (oleh para alien Pengabdi-Kebaikan--pen.)? Bagaimana cara kerjanya?
Manusia yang sudah terbiasa dengan sistem Konstitusi berharap bahwa suara mereka setidaknya akan memberikan vote, lalu suara mereka diteruskan ke suara lain yang merupakan sebuah perwakilan. Dengan cara ini, manusia merasa mereka telah mendapat input. 
Sedangkan masalah panggilan kolektif ini tidak jelas bagi manusia. Namun, cara kerjanya sesungguhnya mudah dipahami.
Suara-suara diambil, dengan suara tiap individu memiliki bobot yang setara. Total-total suara itu lalu di masukkan kedalam persamaan-persamaan, yang telah ditetapkan oleh Dewan Alam Semesta Ini.
Contohnya, saat ini, karena Bumi akan menjadi rumah bagi mereka yang berorientasi Mengabdi-Kebaikan---karena jumlah (vote untuk memilih Bumi masa depan yang bersifat Mengabdi-Kebaikan--pen.) yang jauh lebih besar (dari pada yang memilih Bumi Abdi-Ego--pen.)---maka panggilan kolektif dari manusia-manusia yang sedemikian condongnya ke arah itu (Mengabdi-Kebaikan--pen.) diberikan signifikansi yang lebih besar. 
Apakah panggilan masal mengenai suatu masalah akan diberi perhatian lebih banyak?
Pertama-tama, tidak ada cara seperti itu. Suara-suara memang dapat dikumpukan dengan cara itu, namun setiap individu melakukan Panggilan berdasarkan kepentingan-kepentingan mereka sendiri. Dan, bahkan, apabila sudah ada kesepakatan verbal dan sadar (pada hari ini atau itu, pada jam ini atau itu) untuk melakukan Panggilan dengan intensitas yang luar biasa besarnya, maka Panggilan-Panggilan itu akan menjadi berbeda. 
Dengan demikian, kami kembali memperlakukan para individunya. Dan, dengan cara yang sama, Panggilan menghasilkan tindakan hanya melalui manusia-manusia individu.
Oleh karena Panggilan adalah untuk sebuah konferensi (karena, kami, para alien, hanya dapat memberi konsultasi), maka yang terbaik yang dapat dilakukan adalah memberi tahu, serta mendorong, manusia yang peduli untuk melakukan sendiri tindakan itu.
Itulah yang kami ekspektasi, selama, misalnya, drama Chemtrails/Contrails, sehingga manusia yang merasa muak akan membocorkan informasi itu kepada pers, akan menciptakan kecelakaan-kecelakaan dimana informasi itu dapat terungkap, dlsb.
Apapun kasusnya, tindakan hanya datang dari manusia-manusia, bukan dari para alien (yang diekspektasi oleh manusia untuk bertindak) sebagai para orang tua yang datang untuk menyelamatkan.
Andalah yang bertanggung jawab atas dunia ini, Bumi Anda, maka Anda harus melakukan tindakan untuk membuat perbedaan!
All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com

Menuju dan Pasca Pergeseran Kutub: Pelajaran Keras Gempa Haiti 2010

Baca juga:

Sebuah bencana katastropik yang patut dicermati adalah gempa Haiti 2010. Pada 12 Januari 2010, sebuah gempa berkekuatan 7 SR melanda Port-au-Prince, ibu kota Haiti. Puluhan gempa susulan berkekuatan 4,5 SR mengikuti. Pusat gempa berada dekat kota Léogâne, sekitar 25 km dari ibu kota itu. Korban jiwa antara 100.000 dan 159.000. Diperkirakan terdapat 250.000 tempat tinggal dan 30.000 bangunan komersil roboh atau rusak parah.
2010 Haiti earthquake /wikipedia: The 2010 Haiti earthquake was a catastrophic magnitude 7.0 Mw earthquake, with an epicenter near the town of Léogâne (Ouest Department), approximately 25 kilometres (16 mi) west of Port-au-Prince, Haiti's capital. The earthquake occurred at 16:53 local time (21:53 UTC) on Tuesday, 12 January 2010. By 24 January, at least 52 aftershocks measuring 4.5 or greater had been recorded. An estimated three million people were affected by the quake. Death toll estimates range from 100,000 to 159,000 to Haitian government figures from 220,000 to 316,000 that have been widely characterized as deliberately inflated by the Haitian government. The government of Haiti estimated that 250,000 residences and 30,000 commercial buildings had collapsed or were severely damaged. 
Pasca Gempa Haiti 2010 merupakan karakteristik bencana dahsyat yang dialami negara miskin, yang notabene kurang atau minim dalam dana maupun efektifitas pengerahaan sumber-sumber daya untuk penanganan dan pemulihan. 
Situs trust.org melaporkan bahwa di negara berpenduduk 10 juta jiwa itu, dimana terdapat jurang yang dalam antara kaum kaya dan kaum miskin, dengan tingkat pengangguran 40%, ketidakstabilan politik dan kekerasan kronis telah mendera selama berdekade-dekade. Kemiskinan yang menghinakan diri, degradasi ekologis, kurangnya infrastruktur dan sistem peringatan dini membuat negara ini rentan terhadap, bahkan, badai terlemah.   
Haiti troubles, 29 Jan. 2014: The government faces the daunting challenge of rebuilding the capital and uniting the anarchic country where the rich and poor are bitterly divided, and unemployment rates hover at 40 percent. At the root of Haiti's social problems is the huge wealth gap between the predominantly Creole-speaking blacks who make up about 95 percent of the 10 million-strong population and the French-speaking mulattos who own the bulk of the country's wealth. Chronic political instability and violence have plagued Haiti for decades. Two years on, more than half a million people are still living in camps. See AlertNet's briefing on the quake. Haiti's abject poverty, lack of infrastructure or early warning system and its ecological degradation make it vulnerable to even the weakest of storms. http://www.trust.org/spotlight/Haiti-troubles/?tab=background
Situasi pasca gempa Haiti 2010 ini memberi banyak pelajaran keras yang baru merupakan sedikit rasa dari apa-apa yang dapat diantisipasi pasca bencana-bencana dahsyat pergeseran kutub. Pelajaran-pelajaran ini ditekankan oleh para alien Zeta untuk dipelajari manusia. Berikut wawasan ZetaTalk. 

Terjemahan bebas Haiti Quake, The ZetaTalk Newsletter, Issue 169, Sunday, January 24, 2010

Pada 12 Jan. 2010, sebuah gempa besar menghantam ibu kota Haiti, menyebabkan kehancuran yang luas. Gempa berkekuatan 7 itu diiikuti oleh 32 gempa susulan berkekuatan 4-6 dalam waktu 10 jam setelah lonjakan gempa pertama. 
Big Haiti Quake Topples Buildings, Casualties Seen, January 12, 2010 A major earthquake hit the impoverished country of Haiti, collapsing buildings in the capital Port-au-Prince and burying residents under rubble. The epicenter of the quake was located inland, only 10 miles from the capital Port-au-Prince and was very shallow at a depth of only 6.2 miles. http://www.reuters.com/article/idUSTRE60B5IZ20100112
Kedahsyatan Guncangan Gempa Bumi di Haiti, Rabu, 13 Januari 2010: Guncangan gempa bumi yang dahsyat telah meratakan sejumlah bangunan dengan tanah di ibu kota Port-au-Prince. Guncangan gempa bumi yang berkekuatan awal 7 skala Richter, Selasa (12/1/2010) pada pukul 16:45 waktu setempat atau pukul 04.45 Rabu pagi WIB itu berpusat di sekitar 10 mil barat ibu kota Haiti tersebut."Sejumlah penduduk berlarian ke jalan, menangis, berteriak serta menjerit ketakutan," kata Karel Zelenka, Direktur Catholic Relief Services (CRS) di Haiti. "Mereka melihat betapa dahsyatnya kerusakan yang ditimbulkan, tetapi tidak berdaya menyelamatkan begitu banyak orang yang tertimbun di bawah puing-puing bangunan," tuturnya. "Ada begitu banyak bangunan yang rubuh," kata Zelenka dalam sebuah wawancara telepon dari Port-au-Prince. "Bencana ini akan menjadi bencana besar." Zelenka melaporkan awan asap tebal terlihat di udara setelah sejumlah bangunan ambruk. Di dekat markas CRS, sebuah swalayan hancur dan benar-benar rata dengan tanah. http://internasional.kompas.com/read/2010/01/13/12251288/Kedahsyatan.Guncangan.Gempa.Bumi.di.Haiti
Haiti, tentu saja, berada di atas garis patahan, di sepanjang tepian Lempeng Karibia. Menurut para alien Zeta, Haiti tidak akan bernasib baik selama pergeseran kutub mendatang, juga tidak di masa interim menuju itu, untuk banyak alasan. Para alien itu telah memprediksi bahwa pulau-pulau di Karibia akan rontok selama pergeseran kutub, karena terperangkap dalam gerusan lempeng-lempeng masif Amerika Selatan dan Amerika Utara.

Prediksi ZetaTalk 2001: Pulau-pulau di Kep. Karibia akan hancur total selama pergeseran kutub mendatang, terhantam dari beberapa sisi.
"Ketika lempeng-lempeng Amerika bergerak ke Pasifik, memendekkan jarak di seputar Pacific Rim serta melebarkan lempeng Atlantik, maka benua-benua Amerika Utara dan Selatan tidak sekedar terseret ke arah barat secara merata.
Lempeng-lempeng yang bergerak akan bergerak ke arah dimana terdapat resistansi terkecil, yang mana, dalam hal ini, ke arah bagian tengah lubang Pasifik. 
Amerika Tengah kalah dalam gerusan ini, demikian pula lempeng-lempengnya yang lebih kecil yang menyokong kep. Karibia. 
Pulau manapun yang selamat dari gerusan ini, dimana lempeng-lempeng lebih kecil akan menyubduksi ke bawah raksasa raksasa lempeng, yang lebih besar, akan harus menghadapi gelombang-gelombang pasang yang menghantam serta erupsi gunung-gunung api. 
Melarikan diri ke laut dengan kapal boro-boro akan menjadi solusinya, karena gejolak yang akan dialami air akan menciptakan pusaran-pusaran yang akan mengkaramkan kapal-kapal kecil maupun besar, serta bahkan menubrukkan kapal-kapal selam jauh di dalam air. 
Selamat dari (kehancuran) di Karibia, selama pergeseran yang ganas, akan menjadi pengecualian, dan akan memerlukan keberuntungan, bukan perencanaan."  
[Presentasi Holografis Tahap 7]
[Pada November 2009, Nancy Lieder menghadiri sebuah pertemuan di alam ruh yang diselenggarakan oleh para alien yang mengawal transformsi bumi. Nancy mendapat penjelasan dan penampakan tentang urutan pergerakan-pergerakan lempeng Tahap 7 yang akan digelar secara alami, oleh alam, agar ia dapat memperingatkan umat manusia sehingga umat manusia dapat mengantisipasi serta membuat persiapan-persiapan yang sesuai dengan itu.] 
Sumber: ZetaTalk: Nancy's Vision (terjemah bebas)"Lempeng Mediteranea ditunjukkan, dengan Lempeng Afrika agak tergulung. Event ini membuka bagian selatan Lempeng Mediteranea ke atas Lempeng Aljazair sedemikian rupa sehingga di dasar laut Mediteranea ada yang remuk karena kehilangan penyangga. 
Lalu di atas India dimana bagian baratnya benar-benar terbenam, lempengnya terjungkit sedikit ke sisi, menaikkan bagian timur India selama proses ini. Lalu pulau-pulau di Indonesia turun/ambles, oleh karena lempeng yang menyokong pulau-pulau itu terbenam lebih dalam dari area sekitarnya. 
Di Amerika Selatan, pegunungan Andes ditunjukkan sedang membentuk gunung, sementara pulau-pulau di Kep. Karibia ambles, karena lempengnya terdorong ke bawah saat Amerika Selatan tergulung. 
Bagian tenggara Amerika serikat agak tertarik ke bawah, sementara tanah tepat di barat Mississippi sedikit anjlok. Ketika Lempeng Atlantik robek menganga, air-air laut melakukan penyesuaian. Pertama-tama, air laut menerjang dari tempat-tempat lain untuk mengisi tempat kosong itu, lalu menumpuk ke atas, dan bertabrakan di tengahnya, sehingga terjadi sebuah gelombang yang menerjang ke arah Eropa, menyerang dataran-dataran rendah di sana."
Sebagaimana dengan bencana New Orleans setelah badai Katrina, Haiti menyajikan sebuah gambaran tentang apa yang akan terjadi ketika bencana-bencana besar menipiskan kemampuan dunia untuk merespon bencana-bencana, atau sekedar tidak mampu merespon sama sekali akibat kehancuran di seluruh dunia yang terjadi sekaligus. Haiti sedang mendapat penyelamatan, sedangkan pergeseran kutub akan membawa masalah kurangnya penyelamatan. 
Pesannya di sini adalah untuk berada di luar bangunan-bangunan besar yang dapat roboh dan meremukkan orang.   
Pesannya di sini adalah untuk tidak mengantisipasi penyelamatan, melainkan mempersiapkan diri untuk menyelamatkan diri.
[Pasca Bencana, Diabetes dan Malaria Merebak di Haiti] 
Haiti Survivors Face Outbreaks of Diarrhea, Malaria, January 14, 2010: Survivors of the earthquake in Haiti that may have killed as many as 100,000 people face deadly outbreaks of diarrhea, measles and malaria after its already fragile clean water and health-care systems were destroyed. … Diarrheal diseases, including cholera and e. coli, cause severe dehydration and strip the body of needed nutrients. Diarrhea will flourish as survivors struggle to find clean water and safe food. … The chance of survival plummets for someone buried under rubble after 48 to 72 hours. When those with more serious injuries are being treated, people with broken bones and other more moderate ones can get infections while they wait. … There are also shortages of things like gasoline, which affects the working of all kinds of vital equipment. … There's going to be a secondary wave of people migrating from Port-au-Prince to the towns. They'll come up to live with relatives and they won't have housing or food. So people who don't have enough food to begin with will have to split their food. Despair, anger, and the inevitable looting follow. http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=20601087&sid=arxZJfdcT_i0
[Pasca Bencana, Amarah Rakyat Merebak Akibat Kurangnya Bantuan] 
Anger Mounts as Haiti sees Little Sign of Aid, January 14, 2010: Sporadic gunshots were heard, and witnesses said there had already been some looting in a city that has seen bloodshed and violence over the past decades.  More than 48 hours after the quake, Haitians were still digging by hand through mountains of concrete and rubble while the screams and moans of those buried below rang out. Some people had set up temporary shelters with sheets and covers in a public square, while others were trekking out carrying meagre belongings, searching for safer places outside the city. http://rawstory.com/news/afp/Anger_mounts_as_Haiti_sees_little_s_01142010.html
Ada rasa urgensi dalam upaya mendapatkan bantuan bagi rakyat yang membutuhkannya di Haiti, karena ditakuti akan ada yang lebih dari kematian. Ketiadaan hukum, dalam ketiadaan kendali pemerintah, adalah yang ditakuti.
Pemerintah Haiti tidak mencukupi, dengan cara yang serupa dengan apa yang akan terjadi setelah pergeseran ktubu atau bencana-bencana alam besar yang akan mulai menimpa dunia menuju Minggu-Minggu Terakhir menuju Pergeseran Kutub. 
Haiti memiliki sejarah kekerasan, dengan pasukan-pasukan penghukum mati yang membawa-bawa golok.
Menurut para alien Zeta, konfrontasi-konfrontasi antara orang-orang yang baik hati, yang akan bekerja untuk kelangsungan hidup mereka serta membantu orang-orang lain akan melakukan hal yang sama, akan terjadi dengan mereka yang ingin terus hidup dengan menjarah. 

Prediksi ZetaTalk terjemahan bebas 3 Juli 2004: 
"Berangsur-angsur, grup-grup survivor yang tersisa adalah yang bekerja keras, semuanya bercocok tanaman pangan atau menangkap hewan buruan dan saling bekerja sama dengan eratnya.

Preman yang sendirian akan sesekali bertemu grup-grup itu, namun ia akan melarikan diri ke hutan sendirian, dengan kemampuan bertahan hidup yang sangat minim, atau terbunuh karena berupaya menjarah grup yang bekerja keras.

Sebuah grup yang menjaga agar kelaparan tidak melanda dengan kerja sama yang sangat erat serta perencanaan seksama akan langsung mengenali orang-orang yang melakukan hal yang sama, dan juga langsung mengenali grup yang telah bertahan dengan menjarah. Ada ribuan tandanya.  
Oleh karena para penjarah terus semakin mendapati diri mereka tidak memiliki apa-apa sehingga saling mencari mangsa, merekapun kekurangan gizi, berkoordinasi dengan buruknya serta melemah, dan buta oleh murka karena tidak mendapat apa yang diinginkan saat menginginkannya. 
Dalam sebuah pertempuran dengan grup-grup survivor yang saling menjaga, para preman itu dengan mudahnya diciduk, lalu, lebih jauh lagi, dibinasakan.   
Di dunia sekarang ini, keadilan yang main hakim sendiri semacam itu akan mendatangkan hukuman-hukuman yang keras--penjara--karena hukum-hukum yang ada tidak hanya dirancang untuk menjaga agar para preman itu tidak berkeliaran di jalanan, tapi juga karena rasa takut di kalangan orang-orang yang mengendalikan kelas budak mereka, bahwa kelas pekerja mungkin akan memberontak.
Namun, setelah pergeseran kutub, dengan tiadanya polisi dan militer, matinya telepon, dan ketetapan yang jelas tentang mana yang penjahat dan mana yang korban, berdiri saja di belakang dan membiarkan penjahat melakukan kemauannya bukanlah opsi yang akan diambil. 
Bayangkan sebuah pengadilan dimana para korban kejahatan menetapkan sendiri hukuman (bagi penjahat), maka Anda akan melihat masa depan geng-geng Pengabdi-Ego yang menjarah grup-grup survivor."

Kondisi Mengenaskan Haiti Pasca Gempa 2010
Download Laporan PBB: Report_Haiti_2010 (pdf)

Laporan-laporan jurnalis mengisahkan apa yang terjadi di Haiti pasca gempa 2010 dalam waktu, secara khas, kurang dari satu minggu.
Penjara-penjara rusak parah sehingga napi-napi terlepas. Penjarahan meluas, dengan orang-orang dan geng-geng penjarah dan perampok merajalela. Bantuan internasional turut dijarah. Kejahatan merebak di tengah-tengah kevakuman hukum. Penjarahan dan pemerkosaan menjadi umum. Kepala polisi memohon bantuan internasional untuk menangani napi-napi yang lepas. PBB melaporkan rakyat Haiti, meskipun demikian, menghadapi masalah itu dengan tenang, dan kejahatan terjadi secara sporadis. Namun, tak urung, siapapun yang terjebak dalam situasi itu meskipun bukan korban akan menjadi was-was.       
In the midst of looting chaos, January 18th, 2010: Anderson Cooper, AC360° Anchor We were covering another story when we heard shots being fired. We ran toward the sound and found a store being looted. Two Haitian police officers were occasionally firing into the air to try to keep order, but that only worked for a few moments, then the looting would begin again. They were stealing boxes of candles. An American businessman named Tony who owns two stores nearby barricaded one street to keep looters away. He had armed the two Haitian police with automatic weapons, and they were assisting him, but they were not able to control anything beyond their barricade. It quickly became a free-for-all. Young men began fighting one another for the stolen items. A number of young men had knives, and planks of wood, screwdrivers and rocks. They were using their improvised weapons to threaten and injure others who had stolen items from the store. The robbers were now being robbed. One group of looters whipped another man with a leather belt. They punched him as well, and they stole the sack of goods he'd just stolen. http://ac360.blogs.cnn.com/2010/01/18/anderson-in-the-midst-of-looting-chaos/
WFP: Food Supplies Looted in Port-au-Prince, 18 Jan. 2010: Aid is slowly beginning to trickle in more than forty-eight hours after the earthquake struck. Aid flights were diverted for over five hours Thursday because of a lack of space and fuel at the Port-au-Prince airport. Earlier today, the World Food Programme said its Port-au-Prince warehouses had been looted. The United Nations is planning to make an appeal today for $550 million in emergency aid. The first US troops have begun to arrive in Haiti, the first wave of an expected deployment of over 5,500 US forces. On Thursday, President Obama said the US would contribute a first installment of $100 million in aid to Haiti. http://ac360.blogs.cnn.com/2010/01/18/anderson-in-the-midst-of-looting-chaos/ 
Haiti police appeal for help over escaped prisoners, 22 January 2010:A police chief in the Haitian capital, Port-au-Prince, has appealed for help to tackle criminals who escaped when the earthquake wrecked the main jail. Insp Aristide Rosemont, of the Cite Soleil slum area, told the BBC a large number of gangs had begun robbing and looting since the prison escape. Correspondents say security fears have slowed aid distribution in some areas. But despite problems in Cite Soleil, UN officials say the capital is largely calm, with only sporadic violence.There was at least one further strong aftershock on Friday, but no reports of resulting damage, injury or panic. The US ambassador to Haiti, Kenneth Merten, told US broadcaster PBS that "people should be aware that the vast majority of Haitians here are behaving in a calm and peaceful manner". However, an adviser for the UN children's fund Unicef raised concerns about possible child trafficking, which he said had been a problem before the earthquake. http://news.bbc.co.uk/2/hi/8474293.stm
Geng-Geng Perusuh Merajalela
Trust.org melaporkan situasi chaos di Haiti kala itu. Beberapa kota kecil dan kota besar, termasuk beberapa wilayah ibu kota berada dalam belas kasihan geng-geng bersenjata. Jaringan penjahat sering kali terkait dengan keluarga-keluarga kaya yang berpengaruh. Grup-grup eks-tentara didanai oleh para elit kaya raya dan beroperasi di daerah-daerah terpencil, serta pernah membantu dalam melengserkan Presiden Jean-Bertrand Aristide pada 2004. Pasukan perdamaian PBB yang ditempatkan di Haiti sejak 2004 untuk membantu mengendalikan kekerasan politik dan geng telah membuat resah rakyat karena tidak membantu dan malah diduga melakukan kejahatan. Haiti juga salah satu negara dengan peringkat tertinggi yang terinfeksi HIV di luar Afrika sub-sahara.
Haiti troubles, 29 Jan. 2014:  Several towns and cities, including parts of the capital Port-au-Prince, are at the mercy of armed gangs, some of them with links to political parties. Murder and rape are commonplace. Groups of former soldiers are funded by wealthy elites and operate in rural areas. They helped oust President Jean-Bertrand Aristide in 2004. Haiti’s criminal networks are often linked to powerful families. A U.N. peacekeeping force has been in Haiti since 2004 to try to contain political and gang violence. But there has been public unease over the U.N. role in Haiti. Anger rose over allegations of rape, on top of allegations that poor sanitary conditions at a camp of U.N. troops from Nepal was responsible for introducing a cholera epidemic to the country. The outbreak was Haiti's first in decades and quickly spread across the country. It began in October 2010 and, by January 2011, it had killed 3,600 people. By January 2014, nearly 8,500 people had died and 690,000 people had been infected. The country has one of the highest rates of HIV infection outside sub-Saharan Africa. http://www.trust.org/spotlight/Haiti-troubles/?tab=background
Baca juga:




Panggilan Manusia Dinanti, Priioritas Tinggi Maupun Rendah

Baca juga:

Ini mengenai sebuah mekanisme Panggilan, yaitu ketika manusia memohon bantuan ke alam gaib, yang dipanjatkan dalam doa maupun dalam keinginan terhadap apa yang manusia sebut sebagai Tuhan atau terhadap lainnya. Bagi Anda yang belum memahami konsep ini, sebaiknya membaca dahulu:
Berikut penjelasan para alien Zeta tentang Panggilan seperti apa yang dipandang sebagai prioritas tinggi dan yang prioritas rendah, beserta seperti apa respon berdasarkan itu.
 .
Terjemahan bebas ZetaTalk: Awaiting the Call, Note: written Feb 15, 1996

Telah kami nyatakan bahwa para alien dikekang dalam intervensi dengan kehendak bebas manusia. Mereka harus menanti Panggilan, dan hanya dapat memberi dampak pada urusan-urusan manusia melalui tindakan-tindakan manusia saat ini.

Apakah peraturan-peraturan itu dapat diluweskan, ataukah ada lubang-lubang, ataukah para alien hanya memperhatikan serta menanti dengan perasaan menderita? Kedua situasi ini terjadi.
Kalau Panggilan sedang dilakukan hampir terus-menerus, dan dimana Bumi pada dasarnya sedang dikerubungi oleh para tamu alien saat ini, maka tidak ada kelebihan panggilan yang menanti untuk dijawab maupun kelebihan tamu alien yang menanti Panggilan--ini keseimbangan yang baik. Meskipun demikian, di dalam parameter-parameter ini, ada fleksibiltas yang besar.
Contohnya, panggilan yang dianggap prioritas tinggi adalah dimana seorang manusia yang menginginkan kontak (dengan alien) berada dalam sebuah posisi untuk mempengaruhi jalannya urusan-urusan manusia, berada dalam suatu posisi kepemimpinan atau suatu poros, dan dinilai memiliki kematangan spiritual yang mencukupi sehingga tekad mereka untuk menyelesaikan misi yang telah mereka pilih sendiri itu kuat. [Baca: Panggilan Pemimpin Untuk Mendapat Bantuan]
Demikian pula, panggilan berproritas rendah, dari sudut pandang mempengaruhi urusan-urusan manusia, adalah panggilan dari seorang manusia yang secara spiritual belum dapat memutuskan orientasinya (Mengabdi-Kebaikan atau Mengabdi-Ego), yang masih terombang-ambing sehingga orientasi spiritual apapun (yang sedang menjadi kecondongannya--pen.) tidak dapat membuat dirinya diandalkan untuk tetap berada di jalan itu, serta yang melakukan Panggilan karena ia khawatir dengan suatu masalah pribadi yang mempengaruhi sedikit saja urusan manusia kecuali dirinya sendiri.    
Di luar panggilan-panggilan yang mendapatkan perhatian, ada hal yang dimaksud dengan respon.
Hal ini dapat berkisar jauh mulai dari konferensi singkat dengan tamu alien tunggal hingga serangkaian kunjungan rumit dari pasukan yang semata-mata alien (gaib, dari alam lebih tinggi dari Bumi--pen.). 
Karenanya, meskipun kami harus menanti, sudah pastinya kami dapat mengantisipasi dan bersiap-siap, dan, dalam hal ini, Panggilan itu adalah sebuah proses mutual.

All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com




Countdown: Wilayah Tiga Hari Kegelapan

[Artikel ini telah direvisi pada 2 Maret 2015, gambar yang salah untuk tiga hari kegelapan telah diganti dengan yang benar.] 

Para alien Zeta telah menjelaskan tentang akan adanya masa 3 Hari Kegelapan yang terkenal itu (yang dikisahkan dalam Injil) yang akan dialami bumi, yang, menurut para alien Zeta, akan terjadi selama Terhentinya Rotasi Bumi.
Tentu saja 3 hari kegelapan ini tidak akan meliputi seluruh bumi, karena masih adanya matahari, beserta bumi yang sedang berproses untuk terhenti rotasinya. Bersama dengan wilayah gelap berkepanjangn itu, akan ada wilayah yang mengalami siang berkepanjangan.
Apa yang disebut tiga hari kegelapan ini terjadi karena efek tergulingnya Bumi sehingga berdiri di atas kepalanya, dengan wilayah Kutub Utara bumi telah berputar ke Selatan, dan, sebaliknya, seperti gambar berikut. [Untuk lebih jelasnya lagi, bumi memutar dirinya sehingga Kutub Utaranya menunjuk ke selatan, lalu rotasi bumi perlahan-lahan berhenti.] 
Dengan demikian, ada bagian bumi yang terkena sinar matahari berkepanjangan, dan ada wilayah yang, secara berkepanjangan, tidak mendapat sinar matahari (yang disebut-sebut sebagai "tiga hari kegelapan"). 

"3 Hari Kegelapan"
 
Baca: Tiga Hari Kegelapan : Proses Magnetisme Planet
untuk penjelasan bahwa Belahan Bumi Utara berada di "Timur", dan sebaliknya untuk Belahan Bumi Selatan (akan ada di "Barat"), bila dilihat dari ruang angkasa yang memandang Bumi di sebelah Matahari.
Demikianlah, sisi bumi yang menghadap ke matahari akan mengalami masa panas (siang) yang kelamaan, dan sisi bumi yang tidak mendapat sinar matahari akan mengalami masa gelap kepanjangan.
Wilayah Mana Yang Akan Siang Atau Malam Berkepanjangan?
Lalu,.wilayah mana dari bumi yang akan mengalami kegelapan dan yang akan mengalami panas matahari selama menuju terhentinya rotasi bumi?    
Image berikut dari para alien Zeta menjelaskan wilayah-wilayah itu agar manusia dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya, jauh-jauh hari, untuk antisipasi apapun dampaknya.
 Wilayah Bumi Yang Akan Siang Atau Malam Berkepanjangan
Credit: The ZetaTalk Newsletter Issue 332, Feb. 10, 2013

Dari gambar di atas dapat dilihat empat zona waktu berkepanjangan: zona subuh, zona siang, zona senja, dan zona malam
Seperti yang terlihat, Indonesia kebagian masa malam yang berkepanjangan (tanpa matahari) selama menuju terhentinya rotasi bumi. Maka Indonesia, juga negara-negara Asia Tenggara lainnya, harus mempersiapkan diri terhadap cuaca dingin yang termasuk ekstrim dari sudut pandang cuaca tropis Indonesia dan negara-negara tetangganya selama ini.  [Baca juga: Ketika Bumi Berhenti Berputar]
Berikut laporan ZetaTalk mengenai hal ini.
Terjemahan bebas The ZetaTalk Newsletter Issue 332, Feb. 10, 2013

Para alien Zeta telah lama menenangkan kita bahwa, nantinya, tentu saja, akan ada sisi bumi yang lebih panas karena terpapar sinar matahari kelamaan dan sisi bumi yang dingin karena gelap berkepanjangan, namun suhu beku dan membakar di luar apa yang dialami manusia sekarang ini tidak akan terjadi.
Sirkulasi udara, beserta arus-arus laut, akan berlanjut. Sebagai tambahan, Planet X, beserta awan debunya yang masif, akan menghalangi matahari, yang, pada dasarnya, memberi naungan bagi bumi.  
Prediksi ZetaTalk 12/15/2001: Selama minggu terhentinya rotasi bumi, pemanasan dan pendinginan bumi yang normal selama bumi berotasi normal akan terhenti.
Ini berarti bahwa sisi Bumi yang siang hari akan memanas tanpa pendinginan, demikian pula dengan sisi malam, yang akan mendingin tanpa pemanasan oleh sinar matahari langsung, keesokan harinya.
Kemana hal ini akan mengarah nantinya, dalam satu minggu? Akankah satu sisi bumi terpanggang, sementara sisi satunya lagi membeku?
Cerita-cerita rakyat juga memberi tahu umat manusia bahwa situasi semacam itu tidak terjadi, karena (dlihat dari) adanya orang-orang yang selamat, dan para survivor ini tidak mengisahkan masalah-masalah semacam itu. 
Malahan, akibat atmofer yang bergerak kesana-kemari, udara panas yang naik dan udara dingin yang anjlok, seperti biasanya, ada pertukaran panas dan dingin, bahkan tanpa rotasi bumi. 
Dengan demikian, mereka yang berada di sisi bumi siang akan mendapati udara mungkin akan sepanas siang di musim panas, namun tidak lebih buruk. Sedangkan mereka yang berada di bumi yang malam mungkin akan dapati mereka memerlukan selimut dan menyalakan pemanas atau api pendiang, sebagaimana di musim dingin, namun tidak lebih buruk. 
[Debu Planet X Menaungi Bumi Dari Matahari Langsung]
Prediksi ZetaTalk 19 Jan. 2013: Awan debu yang sangat luas dari Planet X, di masa menjelang planet tersebut duduk di antara Bumi dan Matahari, akan menaungi Bumi dari sinar-sinar matahari langsung.  
Lalu ada masa singkat ketika Bumi harus mengalami terhentinya rotasi bumi, selama sekitar kurang dari satu minggu. Ada perbedaan temperatur udara yang sangat menonjol dalam hal suatu posisi wilayah yang menerima sinar matahari langsung dengan suatu posisi wilayah yang dinaungi. Sinar matahari akan dibelokkan menjauh dari bumi oleh awan debu itu, melindungi Bumi (dari kegosongan--pen.).   
Semua ini didukung oleh legenda, dari kisah Yoshua yang memenangkan pertempurannya ketika matahari tepat berada di atas kepala lebih dari satu hari, hingga kisah masa-masa Pergeseran Silam yang tertuang dalam Kitab Kolbrin bangsa Mesir---kematian masal akibat panas matahari tidak dilaporkan, meskipun ada laporan tentang debu, hujan batu es, erupsi vulkanik, dan panas dari tanah bumi akibat subduksi yang tiba-tiba dari satu lempeng ke lempeng lain. Sambaran cuaca panas yang masif tidak dilaporkan.

Kutipan dari Worlds in Collision, oleh Velikovsky, The Most Incredible Story, page 39Story is told about Joshua ben Num who, when pursuing the Canaanite kings at Beth-horon, implored the sun and the moon to stand still.  Joshua (10:12-13): And the sun stood still, and the moon stayed, until the people had avenged themselves upon their enemies.  Is it not written in the book of Jasher?  So the sun stood still in the midst of heaven, and hasted not to go down about a whole day.

Kutipan dari Kitab Kolbrin:
The Book of Manuscripts, Chapter Five: The Destroyer-Part 3, From The Scroll of Adepha: The Doomshape, called the Destroyer, in Egypt, was seen in all the lands, thereabouts. In color, it was bright and fiery, in appearance changing and unstable. It twisted about itself like a coil. It was not a great comet or a loosened star, being more like a fiery body of flame. Its movements on high were slow, below it swirled in the manner of smoke and it remained close to the sun, whose face it hid. There was a bloody redness about it, which changed as it passed along its course. It caused death and destruction in its rising and setting. It swept the Earth with grey cinder rain and caused many plagues, hunger and other evils. It bit the skin of men and beast until they became mottled with sores. http://thekolbrin.com/kolbrin_b5c5.html
The Book of Manuscripts, Chapter Six: The Dark Days:  In the glow of the Destroyer the Earth was filled with redness. The face of the land was battered and devastated by a hail of stones which smashed down all that stood in the path of the torrent. They swept down in hot showers, and strange flowing fire ran along the ground in their wake. The fish of the river died; worms, insects and reptiles sprang up from the Earth. The gloom of a long night spread a dark mantle of blackness which extinguished every ray of light. None knew when it was day and when it was night, for the sun cast no shadow. The darkness was not the clean blackness of night, but a thick darkness in which the breath of men was stopped in their throats. Men gasped in a hot cloud of vapour which enveloped all the land and snuffed out all lamps and fires. Ships were sucked away from their moorings and destroyed in great whirlpools. It was a time of undoing. http://thekolbrin.com/kolbrin_b5c6.html
The Book of Manuscripts, Chapter Five: The Destroyer-Part 3, From The Scroll of Adepha: The East was troubled and shook, the hills and mountains moved and rocked. The Doomshape thundered sharply in the Heavens and shot out bright lightings. Then a voice like ten thousand trumpets was heard. The whole of the land moved and mountains melted. The sky itself roared like ten thousand lions in agony, and bright arrows of blood sped back and forth across its face. It is thus described in the old records, few of which remain. It is said that when it appears in the Heavens above, Earth splits open from the heat, like a nut roasted before the fire. Then flames shoot up through the surface and leap about. … The Doomshape .. covers about a fifth part of the sky and sends writhing, snakelike finger down to Earth. Midday is no brighter than night.  Come, the day surely will, and in accordance with his nature man will be unprepared. http://thekolbrin.com/kolbrin_b5c5.html
The Book of Manuscripts, Chapter Six: The Dark Days: The Earth turned over, as clay spun upon a potter's wheel. The craftsman left his task undone, the potter abandoned his wheel and the carpenter his tools. Men lost their senses and became mad. On the great night of the Destroyer's wrath, when its terror was at its height, there was a hail of rocks. The habitations of men collapsed upon those inside. The temples and palaces of the nobles were thrown down from their foundations. Even the great one, the first born of Pharaoh, died with the highborn in the midst of the terror and falling stones. There were nine days of darkness and upheaval, while a tempest raged such as never had been known before. http://thekolbrin.com/kolbrin_b5c6.html
[Ukuran Planet X di Minggu-Minggu Terakhir (Tahap 9) dan Dampak Pada Bumi]
Perhatikan bahwa Kitab Kolbrin melaporkan segalanya hingga ke titik posisi Planet X di jarak terdekat dengan bumi, yaitu Jam Pergeseran Kutub itu sendiri, ketika "sang Penghancur" meliuk-liuk di langit dan menghalangi sinar matahari.
Prediksi ZetaTalk 15 Juli 1995: "Selama minggu (minggu terakhir) itu, ukuran Planet X akan membuat ngeri orang-orang yang berada di belahan bumi yang mengalami siang berkepanjangan. 
Pada mulanya, bongkah cahaya kemerahan itu hanya sepersekian ukuran Bulan, lalu ukurannya bertambah, dan tampak meliuk-liuk serta berputar seperti naga di langit. Orang-orang kuno mencatat hal ini sebagai seekor naga api di langit, karena ekornya yang terdiri dari bulan-bulan yang berpusar-pusar memberi penampakan itu.
Ketika mendekati masa jarak terdekat Planet X dengan bumi, pergeseran kutub akan terjadi dengan tiba-tiba, dan ini terjadi sebelum titik  sesungguhnya dimana Planet X berada di antara Bumi dan Matahari. Setelah jarak terdekat itu, Planet X akan keluar secepat gerakan mendekatnya."    
Laporan Kitab Kolbrin masih sangat berlaku karena Mesir berada dalam zona yang terpapar matahari selama terhentinya rotasi bumi, karena berada di sepanjang Atlantic Rift.

Atlantic Rift (Mid-Atlantic Ridge) 
credit: wikipedia

Prediksi ZetaTalk  2/15/2002"Dasar-dasar laut tempat lava di Atlantik, yang sedang dicengkeram (oleh Planet X--pen.), menghadap ke matahari, menghadap ke Planet X yang mendekat dari arah Selatan di sepanjang robekan (lempeng) itu. 
Ini menyebabkan Eropa, Amerika, dan Afrika berada di sisi bumi yang mengalami siang yang kelamaan. Rotasi bumi terhenti dengan Atlantic Rift menghadap ke planet yang sedang mendekat itu, yang datang hampir (dengan kata lain, tidak langsung) dari bawah matahari, sehingga Afrika dan Eropa sedikit terputar ke arah matahari ketimbang benua Amerika Utara. 
Demikanlah terjadinya Siang Yang Lama yang digambarkan oleh Yoshua serta Malam Yang Panjang yang digambarkan oleh rakyat India di Pantai Barat.
Sudah jelas, mereka yang tinggal di sisi yang terpapar sinar matahari harus tetap terhidrasi, menghindari aktifitas-aktifitas yang menguras tenaga, tetap melindungi diri dari sinar, dan menggunakan apapun yang praktis untuk tetap sejuk. Panas akibat terhentinya rotasi bumi ini akan berlalu."

[Dapatkah tubuh manusia menahan suhu udara 50 Celcius?]
Menurut WHO, suhu udara optimal untuk diterima tubuh manusia adalah antara 18C dan 24C. Suhu-suhu di atas itu akan membawa resiko lebih besar. Semakin panas dan semakin lembab suhunya, tubuh akan semakin berkeringat, yang meningkatkan resiko dehidrasi. Suhu udara yang panas ekstrim membuat tubuh harus berjuang mati-matian untuk mendinginkan diri. Suhu panas semacam itu mendatngkan resiko kram, kelelahan luar biasa atau, bahkan, heatstroke, yang juga disebut suntroke.
Can the Body Cope with 50C? January 9, 2013 The body works best within a narrow range of body temperature and gets rid of heat mainly by weating, although breathing and an increased heart rate can also expel heat. The hotter and more humid it gets the more the body has to sweat, increasing the risk of dehydration. In extreme heat the body starts to struggle to cool itself down, which can then lead to heat cramps, heat exhaustion or even heatstroke - also known as sunstroke. The World Health Organization says the optimum air temperature for the body is between 18C and 24C. Any hotter and the risks rise. http://www.bbc.co.uk/news/world-asia-20956421