Trend Rumah Menuju Pergeseran Kutub

Trend pengamblesan Lempeng Sunda menuju Pergeseran Kutub dan kenaikan ketinggian muka laut hingga 200an meter dalam waktu 2 tahun Pasca Pergeseran Kutub, rumah kapal di wilayah tinggi menjadi imperatif.

Kelangsungan Hidup Menuju dan Pasca Pergeseran Kutub

Dengan klondisi-kondisi sulit akibat cuaca ekstrim menuju dan pasca Pergeseran Kutub, swadaya dengan cara-cara lama, tanpa listrik dari BBM, melainkan dengan peralatan manual dan sumber-sumber energi angin, dll yang sesuai juga imperatif

Penampakan Nibiru, alias Planet X

Inilah sesungguhnya si Bintang Pari, atau Lintang Kemukus, yang disebut-sebut dalam Jangka Jayabaya.

Penataan-Ulang Pulau-Pulau, Daratan-Daratan, Benua-Benua

Perputaran Kutub-Kutub geografis Bumi sebanyak 90 derajat akan membuat Brazil Kutub Utara baru, India Kutub Selatan Baru, dan Asia Tenggara mendarat di sekitar Kutub Selatan. Persiapkan diri terhadap udara sedingin es/salju.

Jangan Panik. Baca Survival Ekstrim Pergeseran Kutub.

Tentang Angka-Angka Keramat

Berikut para alien Zeta menjelaskan tentang fakta-fakta di balik angka-angka yang dianggap keramat oleh banyak manusia, seperti, misalnya, 666, 7, 11:11, untuk menyebut tiga saja.

Terjemahan bebas ZetaTalk: Magical Numbers, Note: written on Jul 15, 1996

Angka-angka keramat bersifat signifikan hanya di pikiran orang-orang yang mengulang-ulang angka tersebut serta mensakralkannya atau menakutinya.
  • 666 dikaitkan dengan setan, atau iblis, atau anti-Kristus (atau Dajjal--pen.), namun angka itu sendiri tidak bermakna. 666 adalah angka yang mudah diingat, sehingga digunakan sebagai suatu jenis nama yang dikaitkan dengan para entitas yang beroperasi dengan orientasi spiritual Mengabdi-Ego. 
  • 7 tidak lebih menguntungkan dibandingkan angka lain, namun merupakan angka yang jarang dipakai secara numerik dalam praktek-praktek akuntansi primitif manusia, sehingga tampak lebih unik. Angka 1 sering kali dipakai, 2 dipakai dalam pasangan, 3 adalah grup yang kelebihan satu, 4 adalah kelipatan dari dua, 5 mencerminkan jumlah jari tangan, 6 adalah kelipatan dua, lalu barulah ada angka 7. 
  • 11:11 adalah sebuah kombinasi angka yang membuat penasaran manusia karena kemungkinan-kemungkinan numeriknya. Angka itu merupakan pasangan dobel, tapi juga dapat disimpulkan sebagai bahwa grup empat orang terdiri dari individu-individu, dan bahwa setiap pasangan itu dapat beroperasi sendiri-sendiri. 11 juga angka yang tidak biasa, tidak biasanya digunakan dalam praktek-praktek akuntansi primitif, sehingga dapat disimpulkan memiliki properti-properti kramat ketika dipergunakan.
Beberapa angka tampak muncul berulang-ulang dalam matematika manusia atau masyarakat manusia karena angka-angka tersebut memasuki sistem atas dasar alasan yang logis atau alasan sentimental, dan sistem tersebut telah tumbuh di sekeliling mereka sehingga menjadi berkubu (terpatri).
  • Angka 10 atau angka berapapun yang cocok untuk menggenapinya seperti misalnya 2 atau 5 sering kali muncul karena pengadopsian angka 10 ke dalam sistem penomeran digital, yang logis karena manusia paling sering memiliki 10 jari tangan.
  • 12, bahkan lusin, memiliki asal-usul kuno yang terkait dengan "pemberian ukuran yang baik", sehingga, apabila seorang pedagang menguraikan 10 dari sesuatu, maka ia akan memberi tambahan benda per tangan, untuk 'pengukuran yang baik', atau niat baik. Apabila satu benda yang telah dibayar terbukti bermasalah, maka benda ekstra satu tadi akan menggantikannya. 
  • 360, atau 36 turunannya, muncul dalam matematika manusia untuk menggambarkan sebuah lingkaran 360 derajat, dan bukan kebetulan pula. Keputusan untuk memberi angka 360 derajat pada sebuah lingkaran benar-benar keputusan yang sewenang-sewenang, karena angka berapapun dapat digunakan. 
360 itu sendiri berasal dari bahasa Sumer kuno, yaitu kata "shar," sebagaimana yang pernah dijelaskan oleh Sitchin, karena jumlah tahun rata-rata yang diperlukan oleh Planet ke-12 untuk melakukan satu putaran penuh (orbit). Yang lainnya, seperti misalnya angka 90 yang mewakili sebuah sudut yang tepat pun mengikuti.    

All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com



Kartu Tarot dan Papan Jelangkung


Berikut penjelasan para alien Zeta Pengabdi-Kebaikan tentang apa yang sesungguhnya terjadi di balik kegiatan meramal melalui Kartu Tarot dan permainan papan jelangkung (ouija board).

Kartu Tarot
Terjemahan bebas ZetaTalk: Tarot Cards, Note: written on Jun 15, 1996

Para peramal keberuntungan menggunakan banyak kendaraan untuk menempatkan persepsi-persepsi paranormal mereka. Ini karena, jika prediksi dibuat dalam pernyataan terang-terangan yang berlandaskan pada apa-apa yang diungkapkan si penanya kepada si peramal bagaikan buku terbuka, pernyataan-pernyataan itu akan cenderung mengurangi kredibilitas si peramal tersebut, dan sudah pastinya akan merusak sifat mistiknya.

Apakah si peramal menggunakan bola kristal, I Ching, Kartu Tarot, atau daun teh, prosesnya sama saja.
Hati dan pikiran dari manusia yang sedang kesusahan atau yang sangat bersemangat yang duduk di seberang mejanya adalah yang sedang dibaca. Dan nalar serta kewelasasihan si peramal keberuntungan itulah yang menentukan hasilnya.
All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com  


Papan Jelangkung
Terjemahan bebas ZetaTalk: Ouija Boards, Note: written on Jan 15, 1997

Seluruh makhluk cerdas ingin tahu masa depannya, tidak terkecuali manusia.
(Misalnya) ia ingin melihat masa depan tentang apakah seseorang yang menjadi tambatan hatinya akan membalas rasa kasihnya itu, apakah keberuntungannya akan berubah  lebih baik atau berbalik merugi, apakah jalan yang ia tempuh akan terbukti merupakan pilihan yang benar, atau apakah seorang anak yang menjadi harapan mereka akan memenuhi harapan itu saat dewasa. 
Manusiapun membaca horoskop, meramal dengan daun teh, meramal telapak tangan, atau menggunakan metode lain yang bisa mereka lakukan yang dapat menjanjikan, betapapun palsunya, untuk memberi jawaban-jawaban yang mereka cari. Tidaklah mengherankan apabila papan jelangkung dihargai oleh manusia-manusia yang cemas yang ingin mendapat jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang membuat mereka sangat penasaran.
Namun, kesuksesan yang dikaitkan dengan metode-metode papan jelangkung adalah semata-mata karena manusia-manusia yang mana tangan-tangan mereka menggerakkan jawaban-jawaban itu. 
Papan Jelangkung memiliki reputasi dapat mengeja nama dan memberi tanggal kemungkinan, padahal semua itu berada dalam kendali manusia yang tangan-tangannya berada di alat penunjuk itu, apakah matanya tertutup maupun tidak. Hanya butuh waktu sebentar saja untuk mencatat pola huruf-huruf dan angka-angka, serta jarak di antara itu. Bahkan kalau matanya ditutupi kain, tangan manusia masih dapat menelusuri apa yang dapat diingat oleh pikirannya, lalu ketegangan muncul ketika target ini atau itu mendekati. 
Bagi mereka yang mengira ada ruh-ruh yang berada dekat acara (permainan) itu, ketika Papan Jelangkung sedang digunakan, maka hal itu dapat sepenuhnnya terjadi karena niat banyak orang yang menggunakan papan tersebut adalah untuk memanggil ruh-ruh ini.
Ini sesungguhnya merupakan tindakan melakukan Panggilan. Dan, tergantung pola pikir si pemanggil, hasilnya bisa berupa kunjungan dari ruh yang Mengabdi-Ego atau ruh yang Mengabdi-Kebaikan. [Baca: Panggilan Ke Alam Gaib]
Namun penggunaan Papan Jelangkung itu sendiri bukan merupakan tindakan Memanggil, jika si manusia memahami bahwa kegiatan itu sekedar sebuah cara untuk meramalkan keinginan-keinginan bawah sadar mereka atau pengetahuan mereka. Namun, jika si manusia  meyakini bahwa Papan Ouija merupakan alat pasti untuk melakukan koneksi ke dunia ruh lalu menggunakan Papan Ouija, maka ia sungguh sedang melakukan Panggilan.

All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com



Horoskop dan Numerologi

Berikut penjelasan para alien Zeta tentang fakta horoskop dan numerologi.

Horoskop
Terjemahan bebas ZetaTalk: Horoscopes, Note: written on Mar 15, 1996

Dalam upaya menjelaskan mengapa bayi-bayi yang lahir selama bulan-bulan yang berbeda (dalam hal horoskop Barat), atau selama tahun-tahun yang berbeda (dalam hal horoskop Cina), memiliki kepribadian-kepribadian yang berbeda, manusia melihat ke bintang-bintang.
Namun, jawabannya lebih dekat di tangan, dan tidak lebih misterius ketimbang bayangan-bayangan kepribadian yang berbeda yang dikembangkan oleh saudara-saudara kandung berdasarkan urutan kelahiran. 
Horoskop Barat menggambarkan bayi-bayi yang lahir di musim semi sebagai pribadi yang antusias, bayi musim panas tidak bersemangat, bayi musim gugur waspada, dan bayi musim dingin depresif---bukannya tidak seperti musim-musim!
Namun bayi-bayi teramat sangat peka terhadap mood-mood orang-orang yang merawat mereka, serta mengadopsi lebih dari sekedar prilaku dari orang-orang yang mereka anggap sebagai panutan (role model) mereka.
Jika hal ini menjelaskan horoskop-horoskop musiman, lalu hal apa di Bumi yang akan mempengaruhi siklus 12 tahun yang telah dicatat oleh bangsa Cina?
Ada banyak siklus semacam itu, bahkan di dunia Barat. Sebuah pernikahan baru  harus melewati masa rawan tujuh tahun, dan anak kecil mencapai masa akil baliq di usia tujuh tahun, dan fase-fase besar yang dilalui selama masa dewasa telah dicatat masuk ke dalam kategori siklus 12 tahun semacam itu. 
Apakah itu suatu jenis bioritme, suatu ritme masyarakat? Sungguh, memang demikian adanya, karena masyarakat-masyarakat memiliki suatu jenis kehidupan, yang mencerminkan apa adanya kehidupan para anggotanya---misalnya, tahun-tahun suram marketing retraction yang diikuti oleh masa pemberontakan yang sangat berani, tahun-tahun waspada diikuti oleh masa ekstravagansa yang penuh keceriaan. Di dunia Barat, siklus-siklus semacam itu diberi istilah masa-masa economic boom atau economic depression, conservative repression atau high-flying extravagance seperti roaring twenties,
Siklus-siklus Cina dikembangkan ketika faktor-faktor yang mempengaruhi mood-mood masyarakat terbatas, dengan demikian memiliki lebih banyak pengaruh, sementara dunia barat yang lebih bebas menggelinding memiliki lebih banyak faktor yang mempengaruhi siklus-siklusnya. 
Dengan demikian, horoskop-horoskop sangat bersifat membumi.

All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com

Numerologi
Terjemahan bebas ZetaTalk: Numerology, Note: written on Mar 15, 1996

Manusia memiliki rasa tertarik yang sangat kuat terhadap keteraturan dan ritme alam, dan mendapati hal tersebut menenangkan hati karena tubuh mereka sendiri memiliki ritme-ritme semacam itu---dalam detak jantung, bioritme, dan siklus-siklus tidur-dan-bangun.
Tarian, gerakan-gerakan yang berulang-ulang selama olah raga, menggoyang-goyang bayi untuk tidur, dan musik---semua itu mencerminkan manusia yang menemukan ketenangan dalam keteraturan dan ritme.
Pola-pola alam ada dimana-mana, mulai dari kelopak-kelopak bunga yang berjarak sama dalam pusaran-pusaran hingga desain-desain rumit yang seimbang yang membentuk kepingan-kepingan salju.  
Maka, adalah manusia yang sering kali mencari keteraturan dan ritme di tengah-tengah kebingungan, untuk mendapat ketenangan. Orang-orang yang terlalu cemas akan menggoyang-goyang tubuh mereka, mengetuk-ngetukkan pensil, atau menggosok-gosok dagu mereka. 
Jika rasa cemas itu melibatkan masa depan yang tidak menentu, maka mereka akan mencari pola-pola untuk membentuk ramalan-ramalan. Angka keberuntungan 7, angka sial 13, "ia mencintaiku-ia tidak mencintaiku", dan sebagainya.
Tidak ada angka konsisten yang digunakan di alam, juga tidak ada signifikansi spiritual pada angka-angka.
Bahkan kami, para Zeta Pengabdi-Kebaikan, yang sering kali dilaporkan orang muncul dalam grup yang terdiri dari 3 anggota, memilih jumlah itu hanya karena kami sering kali bekerja sebagai para peerdan, tanpa seorang pemimpin, harus ada angka seri yang diatasi ketika ada keputusan yang harus dibuat secara instan di lapangan ketika seluruh vote setara. 
Numerologi berupaya memberi kenyamanan, (dengan cara) mengkategorikan hal-hal yang tidak dikenal, namun numerologi bukannya tanpa basis fakta.
Mereka yang membuat pernyataan yang berlawanan dengan ini, yang menggelar pola-pola agar sesuai dengan ramalan, sedang memindai apa yang mereka rasa akan memenuhi ekspektasi. Mungkin (kegiatan ini akan membuat--pen.) mereka kurang cemas saja. 
All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com

Pasca: Ketika Kekuatan Hukum dan Militer Lenyap

Baca juga: 

Terjemahan bebas ZetaTalk: GodlikeProduction Live, written November 24, 2007

Telah kami nyatakan bahwa mereka yang berkuasa yang mengira bahwa kekuasaan mereka akan berlanjut sedang beranggapan bahwa (mereka akan tetap berada) di posisi yang sama itu, padahal tidak demikian faktanya nanti.
Geng-geng 'Mad Max' akan menjarah mereka hingga tak ada lagi yang dapat dijarah, lalu mereka akan saling menyerang. Para Pengabdi-Ego tidak dapat membuat rencana dengan baik, dan mereka akan berakhir kelaparan, membeku, dan, pada suatu titik, saling memakan (kanibalisme--pen.). 
Komunitas-komunitas Pengabdi-Kebaikan akan dilindungi hingga suatu tingkatan, terutama jika mereka senantiasa berhati-hati dengan menjaga diri untuk tidak terlihat menonjol, serta berlokasi dimana para Pengabdi-Ego tidak akan dapat menemukan mereka.

Para Pengabdi-Ego akan mencari-cari kantong-kantong pemukiman orang kaya untuk menjarah, karena di sanalah barang-barang ada.
Para orang kaya itu mengira bahwa para militia mereka akan melindungi mereka, namun mengapa pula para militia itu harus menghormati para bos mereka di masa lalu ketika tidak ada polisi maupun pengadilan yang akan mengekang mereka?
Maka, para orang kaya akan menggosok toilet-toilet atau menjadi para korban pemerkosaan. Sementara, di kalangan para militia itu, terjadi perkelahian-perkelahian untuk menentukan hirarki komando. 
Pemerintahan tidak akan berfungsi, karena orang-orang yang berada dalam posisi komando akan tercerai-berai mencari-cari orang-orang serta keluarga yang mereka kasihi, sedangkan jalur-jalur komunikasi akan terganggu. 
Unit-unit militer apapun kemungkinan sekali akan terpecah-pecah menjadi grup-grup lokal yang bisa bersifat jahat atau bersifat baik, tergantung pada sifat orang-orang yang mendominasi unit itu.
Mereka yang menjadi jahat akan berakhir seperti grup-grup Mad Max, saling menghancurkan. Mereka yang melakukan kebaikan akan bergabung dengan upaya-upaya penduduk lokal untuk menolong orang-orang luka serta kelaparan, menjadi bagian dari grup-grup survival yang baik hati. 
Tambahkan pada fakta tersebut, jaringan-jaringan listrik yang akan rusak, sumber-sumber minyak dan gas yang tidak dapat disuling maupun dikirim yang akan terbakar, seluruh distribusi makanan yang akan terhenti, dan 43% dari para survivor yang akan menjadi gila hingga suatu tingkatan. 
Lalu bagaimana tepatnya "kekuatan hukum" maupun darurat militer apapun akan mengatasi semua masalah itu?
(Kekuatan) itu saat ini masih mungkin dilakukan hanya karena mereka yang berada di militer memandang bahwa diri mereka masih dapat tertangkap, diadili di pengadilan, serta masih digaji dan dijanjikan uang pensiun. Namun, ketika semua itu hilang, sebagaimana nantinya akan demikian, sebuah kekuatan militer tidak akan berfungsi.
Baca juga:
Pasca Pergeseran Kutub : Keruntuhan Peradaban Modern
Pasca: Ketika Kekuatan Hukum dan Militer Lenyap
Pasca Pergeseran Kutub: Pemerintahan Kolaps
Pasca Pergeseran Kutub: Pemerintahan Yang Berlaku



Keputusan Sendiri: Stok dan Pertahanan Diri

Sehubungan dengan survival pergeseran kutub, banyak yang menanyakan kepada para alien Zeta tentang jenis makanan utama apa yang terbaik untuk stok (misalnya, apakah makanan instan kaleng atau makanan kering) dan stok apa saja yang terbaik, serta model pertahanan diri. Namun para Zeta selalu menekankan bahwa hal-hal semacam itu adalah keputusan masing-masing.
Respon ZetaTalk: Hal itu tergantung pada banyak faktor, maka tidak ada panduan umumnya yang dapat diberikan. Andalah yang memutuskan sendiri, berdasarkan kebutuhan untuk bepergian, jumlah anggota grup, kondisi fisik kesehatan grup Anda, dan ketersediaan suplai. ZetaTalk March 27, 2010
Pertahanan diri terhadap orang-orang jahat sangat krusial dalam setting survival akibat bencana-bencana alam dahsyat, karena masa-masa semacam itu---ketika perlindungan hukum menjadi sulit atau langka (atau tidak ada dalam event pasca Pergeseran Kutub)---akan mengeluarkan para oportunis yang gemar menjarah dan memerkosa dari sarang-sarang mereka.
Masalah-masalah seperti itu tidak perlu menanti hingga Pasca Pergeseran Kutub, sebagaimana yang terjadi sekarang ini telah menunjukkan gejala-gejalanya dengan geng-geng, yang memiliki daerah-daerah kekuasaan, yang semakin keji dan yang memperluas wilayah dalam mencari mangsa. Selain itu, perlu diingat dan disadari bahwa era Transformasi Bumi sekarang dan nanti melibatkan Polarisasi Spiritual yang semakin tajam sampai-sampai ada manusia-manusia yang melakukan perjanjian dengan setan, dengan hasil kejahatan-kejahatan keji. 
Pertanyaan yang sering memenuhi benak orang dalam kondisi di atas adalah "apakah perlu membunuh atau cukup melukai saat menangani para penjarah dan para pemerkosa". Berikut jawaban para alien Zeta Pengabdi-Kebaikan.

Keputusan Sendiri
Terjemahan bebas ZetaTalk March 27, 2010 

Itu semua adalah keputusan yang Anda buat sendiri.
Apa komposisi grup Anda? Akankah Anda berada di tempat yang stabil atau harus terpaksa migrasi? Apa situasi keuangan Anda atau suplai apa saja yang dimiliki oleh grup Anda saat ini? 
Apakah Anda mengantisipasi situasi penjarahan akan menempatkan grup Anda dalam situasi hidup dan mati, ataukah ini masalah tentang memilih untuk berbagi sehingga apa yang Anda miliki berkurang?
Apakah mereka yang mendatangi Anda adalah orang-orang yang sedemikian rupa sehingga mereka akan membunuh Anda, atau merampas makanan terakhir Anda, atau mereka sekedar mencari pertolongan? 
Semua itu adalah faktor yang membebani dalam keputusan-keputusan Anda, dan harus Anda putuskan sendiri."

Pertolongan Dalam Serangan Geng
[Untuk lengkapnya, silahkan baca Agar Dibantu Alien Dari Serangan Geng Pasca Pergeseran Kutub]

Karenanya, yang terbaik bagi komunitas-komunitas ini (Pengabdi-Kebaikan) adalah berfokus pada survival dan kehidupan setelahnya, dengan persiapan minimal untuk pertahanan diri.
Pertahanan diri yang terbaik adalah lokasi yang dipilih dengan baik. Juga disarankan untuk selektif terhadap siapa saja yang boleh masuk dalam komunitas.
Kalau komunitas itu benar-benar Mengabdi-Kebaikan, maka hanya akan ada sesekali pertemuan mendadak dengan orang-orang yang Mengabdi-Ego yang harus diatasi.
Ingatlah, para Pengabdi-Ego tak akan saling berkomunikasi secara berdekatan. (Karena) Kerja sama bukan hal normal bagi orang-orang berorientasi ini. Kalau merasa frustrasi, mereka akan beralih untuk mencari di tempat lain. Mereka akan lebih sering menyerang satu sama lain, karena mereka itu jenis orang-orang yang suka menimbun barang-barang. 
Jikalau komunitas-komunitas Pengabdi-Kebaikan berhati terlalu lembut dengan membiarkan masuk sejumlah besar manusia yang belum memilih orientasi spiritual mereka, maka mereka akan membawa masalah besar ke tengah-tengah komunitas ini.
Yang berhati terlalu lembut sebaiknya berbagi pengetahuan tentang teknik-teknik mereka dalam menumbuhkan tanaman pangan, sedangkan mereka yang kurang dewasa secara spiritual dikirim untuk hidup di kalangan mereka sendiri. 
Dengan demikian, komunitas-komunitas Pengabdi-Kebaikan itu tak dihancurkan (dari dalam - pen.), dan pemisahan (orientasi spiritual) akan dipercepat (oleh alam--pen.) dalam perjalanannya, yang mana tak terelakkan dalam hal apapun.



Apa Yang Harus Dihindari
[Untuk lengkapnya, silahkan baca Apa Yang Harus Dihindari]

Di dalam sebuah kota kecil atau kota besar, para Pengabdi-Ego akan terus memanfaatkan orang lain, sebagaimana sekarang ini.
Karena itulah kami sarankan untuk tidak berada di kota, karena permainan ini akan terjadi untuk beberapa lama hingga para Pengabdi-Ego itu temui diri mereka sial, dan pada saat bersamaan Pengabdi-Kebaikan juga tak selamat. 
Maka, pendekatan terbaik adalah pindah ke daerah-daerah terpencil, dimana para Pengabdi-Ego kecil sekali kemungkinannya akan ke sana karena tak ada yang bisa diambil.
Para Pengabdi-Ego lebih suka, pertama-tama, kantong-katong pengungsian orang kaya, lalu kota-kota dimana ada banyak keluarga dan toko-toko untuk dijarah, dan barulah yang paling sedikit kemungkinannya, area-area terpencil, terutama karena perjalanan harus dengan berjalan kaki. 
Mereka yang terjebak di kota-kota, dengan para Pengabdi-Ego, sebaiknya bersikap low profile, dan kemudian bersekutu dengan para Pengabadi-Kebaikan untuk memancing dan menggunakan strategi "berpura-pura pindah orientasi".
Maksud kami di sini adalah untuk menjebak para orang Pengabdi-Ego, dengan membuat mereka percaya bahwa mereka (orang-orang yang terjebak di kota yang ingin lepas dari kalangan para Pengabdi-Ego--pen.) akan menyerang para Pengabdi-Kebaikan untuk menjarah dan mempermainkan. Namun, yang akan terjadi nanti sebaliknya, para orang Pengabdi-Ego itulah yang malahan terjebak di bawah tanah tanpa jalan keluar. 
Tolong camkan bahwa menjebak seorang penjarah, yang tak berniat memberi pelayanan yang baik serta berencana memberi apa yang ia tadinya niatkan kepada Anda, bukanlah tindakan kejam, melainkan keadilan Karma.

SKENARIO KEMUNGKINAN SETTING MASYARAKAT
Terjemahan bebas Scenarios (oleh Nancy L.)

Ukuran dan Struktur Masyarakat
Lone Wolf (Sendirian Saja): Satu orang individu yang telah bertekad untuk berjalan sendirian bilamana perlu. Ia telah mendapat pelatihan survival dan percaya diri di arena ini. Ia sudah mengekspektasi tempat-tempat untuk makan, menjaga tubuh hangat, dan mempertahankan diri, serta telah mengumpulkan peralatan untuk memfasilitasi semua itu.  
Keluarga Besar: Anggota keluarga, para tetangga, dan teman-teman dekat yang mungkin akan memulai upaya kerja sama dalam hal survival sebagai dampak dari pertumbuhan alami bersama-sama karea kedekatan lokasi mereka. Keluarga Besar ini kemungkinan sekali akan menjadi grup paling umum Pasca pergeseran. Keluarga Besar akan cenderung memiliki set-set keahlian yang sudah ada dalam grup tersebut, sehingga ada kecenderungan untuk membentuk sebuah Cluster ketika ada kesempatan untuk itu.
Cluster: Pertumbuhan alami dari grup-grup Keluarga Besar adalah Cluster---grup-grup kecil yang bertemu secara terpusat, baik secara resmi maupun tidak, untuk saling bertukar ide-ide dan produk serta peralatan. Grup-grup ini tinggal dan berfungsi secara terpisah, namun saling mengenal dan sangat saling mendukung, berbagi benih tanaman pangan dan obat-obatan, saling meminjamkan peralatan, dan saling melatih teknik-teknik survival. 
Setiap grup dalam cluster ini beroperasi secara otonomi, dan memiliki kepemimpinan mereka sendiri. Cluster tersebut mungkin akan ada karena grup-grup keluarga individu maupun keluarga besar saling belajar, dan mulai berinteraksi. Interaksi ini mungkin sekali akan tejadi sebelum bencana-bencana alam dahysat. Dengan demikian, Cluster akan terbentuk jauh sebelum bencana-bencana alam dahysat.
Komunitas: Sebuah grup yang terdiri dari 100 hingga 1000 individu akan memiliki bentuk Komunitas, dengan organisasi sosial resmi yang memiliki, misalnya, Wali Kota atau Dewan dan pemilihan-pemilihan. Spesialisasi keahlian bisa jadi ada, dan produksi makanan serta pabrikasi kemungkinan sekali akan diatur. Komunitas ini mungkin akan ada karena banyak orang yang tinggal di sebuah tempat terpencil atau bahkan wilayah urban semakin mengkhawatirkan perubahan-perubahan bumi yang terus terjadi, maka mereka bekerja sama, saling belajar. 
Komunitas-komunitas semacam ini mungkin akan tumbuh karena orang-orang pindah ke tempat yang mereka rasa akan menjadi wilayah aman, dan saling bertemu. Cluster mungkin akan tumbuh menjadi komunitas, jika ada kepemimpinan yang kuat dan manfaat-manfaatnya melebihi kemandirian yang dinikmati oleh Keluarga Besar.
Karakteristik Teknologi
Primitive: Hilangnya tenaga listrik serta kerusakan pada seluruh peralatan elektronik membuat grup memasuki kondisi primitif. Kehidupan mundur sepenuhnya ke abad kuno, dengan orang-orang tua dalam grup itu bersusah-payah mengingat teknik-teknik lama untuk membantu orang-orang muda membangun kembali gaya hidup itu. Apakah kotoran harus dikubur atau dibuang begitu saja. Mereka yang sakit serius akan menangis. Apapun yang dapat dimakan harus dimasak dengan api, kalau orang bisa membuat api, atau dimakan mentah saja.
Masa Interim: Jika tenaga listrik dan teknologi hilang namun ada pengetahuan tentang itu, maka keberadaan interim dapat berkembang. Listrik dapat diperoleh dengan memanfaatkan generator yang menggunakan roda-roda atau sepeda untuk menggerakkan air dengan pedal kayuh, dengan lampu yang menyala sebentar, dan ada banyak waktu tidur untuk menghabiskan hari. 
Makanan bisa jadi tak lezat, namun dimasak dan bebas parasit, meskipun yang mendominasi adalah makanan untuk cuaca suram seperti misalnya jamur dan cacing. [Baca: Makan Apa Ketika Semuanya Habis]
Beberapa anggota menjelajahi wilayah untuk mencari orang-orang yang telah selamat untuk berbagi pengetahuan atau apapun yang mungkin tersedia. 
High Tech: Telah merencanakan dengan baik, beberapa grup mungkin akan mendapati komputer-komputer mereka dapat selamat dari lonjakan-lonjakan gempa, serta memiliki lampu-lampu karena ada kincir angin dan turbin air. Spare part juga tersedia karena telah menjadi bagian dari rencana, dan bahkan pabrikasinya telah dipertimbangkan, maka teknologinya temasuk bagian-bagian sederhana dan mudah diganti. 
Hidroponik dan tangki-tangki pemeliharaan ikan, demikian pula tanaman pangan yang tidak memerlukan sinar, telah diproduksi jauh sebelum bencana-bencana alam dahsyat yang sesungguhnya, dan berjalan mulus. Pendidikan tersedia dalam bentuk buku-buku, juga di komputer, dan kelas-kelas pendidikan bagi semua masih berlanjut sebagai bagian dari pengalihan perhatian dari cuaca suram dan kurangnya komunikasi dengan dunia luar. 
Networked: Grup-grup high tech yang telah berencana untuk tetap saling kontak, melalui parabola satelit yang diletakkan di tempat-tempat tinggi dan saling terhubung, akan menjadi jaringan. Dapat dilakukan, jaringan ini dapat meluas ke seluruh dunia, dan menyampaikan pesan antarkeluarga yang terpisah secara fisik. Sudah pastinya akan ada berbagi informasi, dan prosedur-prosedur medis dapat dilakukan via video. Pada akhirnya, perjalanan fisik menjadi mungkin, dan grup-grup networked akan saling mengontak, yang mana mereka sudah saling tahu lokasi masing-masing jauh sebelum bencana.
Pertahanan Diri
Hukum Rimba: Setelah pergeseran kutub, ketiadaan hukum akan terjadi. Bagaimana orang dapat menelepon polisi kalau telepon mati, dan bagaimana tangan-tangan hukum dapat menjangkau kalau perjalanan hampir tidak mungkin. 
Orang-orang yang baik hati akan melanjutkan hidup dengan rasa keadilan dan perhatian terhadap orang-orang lain sebagaimana selama ini mereka menjalani hidup. Sementara, mereka yang tadinya diawasi hukum atau pada dasarnya malas atau terfokus pada diri sendiri akan berupaya membuat hukum sendiri sesuka hati mereka. Mereka yang telah membuat persiapan mungkin akan berhadapan dengan orang-orang yang hanya ingin menjarah.
Banjir Orang Tanpa Persiapan: Mereka yang telah mempersiapkan diri terhadap bencana-bencana alam dahsyat mendatang, yang mana di antara mereka juga terdapat orang-orang yang masih sangat muda dan orang-oang sakit, harus mengantisipasi untuk menjaga orang-orang ini dari kebanjiran orang-orang yang tidak mempersiapkan diri. 
Orang memang seharusnya memikirkan tentang menolong orang lain, namun ini  layaknya kapal boat yang hanya bisa menampung satu orang lagi dari sekian banyak orang yang harus diselamatkan. Maka, grup-grup yang berencana untuk bertahan hidup harus mempertahankan inti kekuatan dan kesehatan jika mereka ingin tetap dapat menolong yang lainnya. 
Orang-orang yang dapat mengulurkan stok benih tanaman pangan serta berbagi teknik-teknik survival akan memberi pelayanan terbesar kepada orang-orang yang tidak mempersiapkan diri. Namun jika mereka membiarkan diri kepayahan atau diambilalih, layanan itu tidak akan dapat dilaksanakan. Karenanya, pertahanan diri harus diterapkan.    
Lokasi Yang Baik: Pertahanan terbaik adalah lokasi yang baik. Keluarga-keluarga besar yang diketahui telah mempersiapkan diri akan mendapati, di saat-saat terakhir (menuju Jam Pergeseran Kutub), diri mereka akan dibanjiri tamu-tamu tak diundang maupun tak diinginkan.
Maka ada baiknya menggunakan taktik memberi-umpan-untuk-mengalihkan. Misalnya, buatlah sebuah lokasi yang tampak seperti lokasi survival, sementara lokasi survival sesungguhnya (dimana grup sesungguhnya berkumpul) berada di tempat lain yang rahasia. Opsi lain adalah memboyong peralatan portable dan suplai ke lokasi survival rahasia di saat-saat terakhir. 
Ada begitu banyak yang akan hancur selama Pergeseran Kutub sehingga bangunan-bangunan permanen paling baik didirikan setelah pergeseran, dengan grup untuk sementara waktu tinggal di tenda-tenda atau di bawah atap metal yang disokong dengan tanah selama menuju Pergeseran Kutub yang sesungguhnya. Beberapa lokasi pertanian atau lokasi terpencil menjadi lokasi rahasia karena situasi alamnya.
Gaya Hidup Tidak Menonjol: Hal kedua dalam pertahanan adalah menjaga diri untuk tidak menonjol dalam hal gaya hidup maupun urusan sehari-hari selama hari-hari awal pasca pergeseran kutub. Cara ini bisa jadi muncul dengan sendirinya karena kebingungan akan menguasai. 
Transportasi mendekati tidak mungkin akibat jembatan-jembatan runtuh, jalanan robek, dan masalah kekurangan bensin. Geng-geng yang berkeliaran untuk menjarah juga akan berjalan kaki. Kompas akan membuat bingung orang-orang yang menggunakannya karena kutub-kutub bumi telah berubah, dan penyebaran magnetik yang ekstrim masih terjadi beberapa waktu setelah pergeseran kutub. Udara berkabut yang membuat suasana seperti subuh atau magrib akan mewarnai hari, dengan hujan yang hampir terus-menerus. Jarak pandang ke depan sangat pendek. 
Jaringan telepon rusak, layanan pemerintah tidak ada. Otomatis tidak ada pengiriman surat, telepon, maupun pencarian alamat via dokumen-dokumen. Para survivor pada dasarnya tidak terlihat. Mereka yang saling berkomunikasi jarak jauh via parabol di ketinggian akan melakukannya di waktu-waktu yang sudah mereka rencanakan terlebih dulu, agar traffic elektronik tidak membocorkan keberadaan mereka. 
Orang-Orang Yang Keleleran dan Geng-Geng: Orang-orang yang keleleran lalu muncul di lokasi survival yang sudah berkembang bisa saja masuk dalam kategori sifat berikut:
  • baik hati dan bersedia bekerja serta melayani (kategori 1)
  • tidak berbahaya tapi malas atau terfokus pada diri sendiri (kategori 2) 
  • suka mencari-cari kesempatan untuk mengendalikan sumber-sumber daya serta memanfaatkan orang lain.  
Mereka yang masuk kategori pertama akan bagus untuk dijadikan anggota. Mereka yang masuk kategori kedua akan harus disuruh dahulu dalam hal bekerja dan berbagi, namun bila hal ini menjadi eyel-eyelan dengan mereka, mereka harus pergi. Mereka dalam kategori ketiga harus langsung disuruh pergi.
Tempat-tempat survival yang sudah berkembang yang telah mengantisipasi kedatangan-kedatangan semacam itu harus berencana untuk memiliki paket-paket benih, sehingga mereka yang disuruh pergi dapat dibekali perangkat untuk membangun tempat survival mereka sendiri. Semua yang mereka butuhkan adalah berusaha, dengan demikian hidup mereka berada di tangan mereka sendiri.
Geng-geng yang berkeliaran untuk menyerang dan menjarah dapat diekspektasi akan terlebih dulu menuju kantong-kantong pemukiman kaya (memiliki perbekalan banyak), atau ke pusat-pusat perbelanjaan atau toko-toko grosir. 
Tidak suka kalau harus meninggalkan tempat yang berlimpah dengan suplai, dan bukan jenis orang yang mempersiapkan diri atau berencana jauh ke depan, mereka cenderung menyerang untuk menjarah ketimbang bekerja, namun akan dapati diri mereka pada akhirnya berada di luar dalam cuaca suram, dengan perbekalan yang tinggal sedikit.  
Mereka kemungkinan sekali tidak akan  menemukan lokasi survival rahasia milik orang-orang yang tidak menonjolkan diri selama momen menuju Pergeseran Kutub, beberapa bulan pertama setelahnya, maupun masa-masa setelahnya.