Tentang Nubuat, Pesan dari Alam Gaib: Realita dan Salah Tafsir

Laman ini telah direvisi. 

Nubuat dan Cerita Rakyat Membantu Manusia Awam Menandai Jaman
Terjemahan bebas dari ZetaTalk: Prophecy, written Oct 15, 2000

"Cerita rakyat dan nubuat berbicara tentang perubahan-perubahan yang akan terjadi dengan begitu fasih dan indahnya, dalam setiap budaya dan melalui banyak media. 
Cerita-cerita dan nubuat-nubuat itu, pada utamanya, mempesona rakyat, karena rata-rata orang memahami bahwa agar suatu cerita langgeng, atau agar suatu nubuat dikenal luas, cerita itu harus memiliki dampak hebat pada para pendengarnya, dengan demikian akan dianggap memiliki keabsahan. 
Ini adalah faktor yang dipahami sedikit saja oleh para penguasa, yang begitu sombongnya beranggapan bahwa pernyataan-pernyataan mereka akan dianggap absah oleh rakyat. Maka, cerita rakyat maupun nubuatan diabaikan oleh penguasa, karena dianggap tak penting. Mereka salah.
Nubuatan tentang hewan albino, Bison Putih, atau langit merah yang diringi panas serta kekeringan yang menyengat, atau salju di musim panas, juga merupakan nubuatan-nubuatan yang dapat diverifikasi oleh orang rata-rata. Banyak nubuatan yang telah terbukti pada saat bersamaan, juga memiliki bobot. 
Fakta ini--lebih dari sekedar perdebatan apapun di media massa ataupun pernyataan para pakar ataupun analisa seksama atas perubahan-perubahan geologis--mempengaruhi manusia rata-rata, serta membuatnya mempertimbangkan kemungkinan bahwa masa perubahan global dan spiritual, sebagaimana yang telah diramalkan, akan segera terjadi. 

Nubuat-Nubuat Dari Alam Gaib dan Realita Nanti
Terjemahan bebas dari ZetaTalk: Sylvia Browne, written Dec 21, 2002

Telah kami sebutkan bahwa banyak alien yang menitip pesan kepada para kontak yang absah telah enggan untuk mengumumkan bencana-bencana alam dahsyat yang akan mendatangi. Telah kami jelaskan bahwa alasannya adalah
1. tak ingin menjadi pembawa kabar-kabar buruk, 
2. tak ada manusia yang ingin mendengar kabar-kabar buruk
Grup-grup alien itu yang menarik diri dari (menjelaskan tentang) kejadian total yang sebenarnya tentang apa yang akan dialami manusia punya alasan sendiri dalam menarik diri. 
Pertama-tama, sebagaimana dengan pengabaran berita buruk yang tak mengenakkan, si pembawa beritapun merasa tak enak. Maka si pembawa berita buruk lebih suka tidak mengalami rasa tak enak ini, sehingga menyebut dirinya pengecut atau menyalahkan diri sendiri ataupun kelemahan diri.  
Kedua, ada orang-orang yang merasa bahwa berita yang dikabarkan kepada orang-orang yang tak dapat melakukan apapun atas berita itu--tak dapat bergerak mempersiapkan diri -- hanya akan memperlama penderitaan. Ini sama seperti dokter yang tak memberi tahu pasiennya bahwa mereka sedang sekarat hingga hari sekaratnya tiba. Dalam hal ini, si dokter--sang pembawa kabar--menjustifikasi dirinya dari tuntutan-tuntutan tak enak dari si pasien maupun keluarganya. Tidak adakah cara lain agar si pasien sembuh, apakah dokter sudah melakukan semua yang terbaik, dlsb.  
Demikian pula para alien yang menunjukkan tentang skenario pergeseran kutub tak habisnya ditanyai, melalui para kontak mereka: apakah manusia tak bisa diselamatkan, diangkat, apakah pergeseran itu tak bisa dihindarkan saja, dlsb. 
Grup-grup alien yang memberi gambaran surga, atau pandangan yang dipoles, akan menjelaskan fakta-fakta(yang sesungguh)nya hanya kepada orang-orang yang dianggap dapat menerima dengan baik, atau dianggap dapat mengambil manfaat dari fakta-fakta tersebut. Di sini kedua faktor itu berperan, yaitu si kontak dan si manusia, maka harus ada:
1. sumber informasi dari alien yang bersedia memberi tahu kebenaran yang sejati; 
2. manusia yang bersedia mendengarnya.
Hingga kini, tak ada satupun kecuali Nancy Lieder (penyampai informasi ini) yang mengisi kedua posisi itu, namun waktu berubah (dengan bertambahnya jumlah penyampai - pen.) karena beberapa alasan. 
Meski sumber-sumber informasi telah memberi kisikan tentang perubahan-perubahan mendatang, mereka (para penyampai itu - pen.) berfokus pada masa pasca bencana alam dahsyat sebagai masa yang lebih baik, dan bukannya langkah-langkah yang akan terjadi untuk bisa sampai ke sana. Perubahan-perubahan bumi digambarkan sebagai hal yang ringan, namun dititikberatkan pada masa-masa gemilang setelahnya: kedamaian, kerja sama, kembalinya Kristus, atau apapun itu.
Kalaupun bencana-bencana alam dahsyat dijabarkan, maka akan dijelaskan saja sebagai "banyak kematian", tanpa detil-detil. 
Untuk menyatakan wilayah mana saja di dunia yang akan mengalami gelombang-gelombang laut pasang, mana yang akan segera tenggelam, mana yang akan membeku, mana yang akan tercekik abu vulkanik, dan sebagainya, dianggap terlalu kejam. Para pembaca tulisan-tulisan ringan dapat membayangkan bahwa orang lainlah yang akan kena tapi bukan diri mereka. Hal ini berdampak bahwa pergeseran kutub beserta efek-efeknya hanyalah dianggap teoritis, hal abstrak semata.
Apa yang telah terjadi sehingga ada sumber-sumber yang sekarang mengarah ke pembahasan masa-masa perubahan? 
Sejujurnya, untuk setiap sumber yang bergerak mendekat ke kebenaran, ada yang lain-lainnya yang mundur! 
(Namun) perubahan-perubahan bumi menedesak pada seluruh kesadaran, tak dapat disangkal, dengan demikian kenyamanan dalam penyangkalan akan semakin sulit didapat.
Mereka yang terhubung dengan suara-suara dari alam lain/gaib punya pilihan: mengabaikannya atau mendengarkan. 
Dan jika mereka memilih untuk tetap terhubung, mereka akan harus mengakui bahwa sesuatu akan terjadi tak lama lagi. Seperti Scallion, yang menghadapi rasa tertekan semacam itu namun tetap terhubung (dengan alam gaib yang baik hati--pen.), atau seperti Cayce, yang juga melaporkan kabar tak menyenangkan. 
Jadi ada orang-orang yang menjadi kontak tentang kebenaran. Namun akan ada juga orang-orang yang semakin goyah/rapuh, tak jelas, mengambang, serta menyangkal masa-masa sulit penuh bahaya di masa dekat.
Pertimbangkan, ketika mendengar banyak suara (dari alam lain), manusia sedang menyampaikan informasi dan menempatkannya dalam konteks prilaku manusia sebagaimana yang Anda tahu. Berapa banyak dari rekan Anda yang bisa benar-benar menerima kabar buruk tanpa menyangkalnya dulu? 
Lalu pertimbangkan bahwa ada grup-grup alien yang menyampaikan informasi kepada manusia yang juga lebih suka menyimpan kabar buruknya hingga saat-saat terakhir. 
Kami hanya meminta agar orang-orang yang benar-benar mencari kebenaran mau mempertimbangkan rekam jejak keakuratan ZetaTalk, yang mengesankan sampai-sampai hanya berdiri sendirian sebagai informasi yang diterima dari sumber di luar wadag manusia yang menerimanya. Tidak ada saluran atau sumber gaib lain dengan rekam jejak seperti ini. 

Pesan-Pesan Gaib Sejati Yang Sering Disalahtafsirkan
Terjemahan bebas dari ZetaTalk: Misinterpreted Messages, written Nov 15, 1995

Telah banyak upaya di masa dulu untuk mempersiapkan orang-orang bumi terhadap bencana alam dahsyat yang tengah mendatangi serta Transformasi spiritual yang akan mengikuti. 
Upaya-upaya ini tercermin dalam persepsi umum bahwa milenium yang tengah mendatangi akan membawa perubahan-perubahan besar, mungkin Akhir Dunia, mungkin Terangkat ke Langit (Rapture) ke surga, surga di bumi, mungkin kemunculan Anti Kristus, holocaust nuklir, atau semua kemungkinan itu sekaligus. 
Sebagaimana kebanyakan pesan serius yang diberikan kepada orang-orang yang hanya paham sebagian, pesan-pesannya ada yang sebagian disalahtafsirkan, sebagian dipahami, sebagian disalahpahami, sebagian dilewatkan, dan sebagian lagi dibuat sendiri oleh si pendengar untuk mengisi titik-titik. 

Kebanyakan upaya serius untuk menyampaikan informasi tentang pergeseran kutub yang tengah mendatangi serta Transformasi spiritual yang akan mengikuti adalah tentang, antara lain,
  • Kematian dan kehancuran dengan proporsi besar-besaran dengan seluruh kota benar-benar hancur (Akhir Dunia)
  • Peningkatan pada polaritas orientasi spiritual dengan upaya agresif saat-saat terakhir dari golongan Pelayan-Ego untuk mempengaruhi para konvert potensial (Anti Kristus)
  • Menyelamatkan golongan orang yang berorientasi Pengabdi-Kebaikan untuk sementara waktu yang singkat lalu mengembalikannya ke dunia yang telah dijadwalkan menjadi rumah bagi golongan Pelayan-Kebaikan (Rapture)
  • Tranformasi masyarakat manusia ke komunitas-komunitas Pelayan-Kebaikan oleh karena hanya golongan Pelayan-Kebaikan yang diijinkan berinkarnasi di bumi (Surga di Bumi). 
Walaupun hal-hal di atas selaras dengan pemahaman Kristen tentang milenium mendatang, budaya-budaya serta agama-agama lain juga memiliki mitos dan nubuat yang selaras. Jika orang membacanya dengan wawasan, semuanya hampir masuk akal.