Kedatangan Kedua (Kembalinya) Planet X/Nibiru


"Telah kami nyatakan bahwa kembalinya Planet X dilakukan dengan tingkat kecepatan yang lebih tenang, sehingga tak akan tampil membesar di bagian dalam tata surya ini lalu tiba-tiba mengerem. Pada kedatangan yang kedua kalinya ini, Planet X berasal dari titik goyahnya di antara matahari ini dan titik fokus keduanya, binernya matahari ini. Maka, Planet X telah melewati perjalanan yang lebih panjang dari pada saat kembalinya.

Ketika Planet X berada di titik goyahnya, jaraknya sekitar 9,37 kalinya jarak Matahari-Pluto, namun ketika di titik memutar sebelum kembali mendekat (ke bumi--pen.), jaraknya hanya sekitar 3,6 kalinya Matahari-Pluto. Jarak-jarak ini diarungi dalam beberapa tahun yang pendek, dan kecepatannya yang tinggi terjadi pada masa lewatnya yang pertama, yang melebihi apa yang manusia sebut kecepatan cahaya. Tentunya kecepatan cahaya bukanlah kecepatan yang paling cepat yang dapat dilakukan materi fisik, karena gesekan di ruang angkasa sedikit saja. Dan kecepatan ini tak terjadi pada lewatnya yang kedua, perjalanan pulangnya.

Mengapa beberapa pergeseran kutub yang silam, yang terpatri dalam ingatan manusia sebagai Banjir Bah dan Eksodus Yahudi, tak termasuk kehancuran akibat lewatnya yang kedua? Ini karena, dalam perjalanan pulangnya, Planet X tak masuk ke dalam orbit bumi, juga tak berlama-lama dalam lewatnya itu seperti pada lewatnya yang pertama kali, yaitu dengan merambat pelan melewati matahari. Maka planet tersebut tak kehilangan momentum, dan pergi meninggalkan tata surya ini dengan cepat.

Meskipun demikian, kehadirannya selama tahun-tahun yang mengikuti lewatnya yang pertama, selama lewatnya untuk pulang, dan beberapa tahun setelahnya, bukannya tak berdampak pada bumi yang rusak. Namun tarikan minor yang akan terjadi tak akan diperhatikan orang-orang yang selamat, yang akan menghadapi gempa-gempa susulan sejak lewatnya yang pertama--inti bumi magnetik yang berpusar-pusar dalam ujpaya stabil kembali--dan urusan sehari-hari dalam hal memberi makan dan mengurus orang-orang yang selamat. Maka Planet X bukan lagi urusan Anda."